Lady Devil

Lady Devil
Bab 55. LADY DEVIL



Di bawah alam sadarnya, Kayla seperti tengah berjalan di sebuah lorong yang sangat gelap dengan sinar cahaya yang berada di ujung lorong itu sangat menyilaukan matanya.


"Cahaya apa itu?" gumam Kayla pelan sembari terus berjalan menuju cahaya.


Seperti tertarik oleh magnet, tubuh Kayla langsung keluar dari lorong tersebut.


"Tempat apa ini?" gumam Kayla melihat sekeliling tempat yang saat ini dia pijak'i.


Kayla terkejut sebab melihat rumah kedua orang tuanya. "Itu'kan, rumah Papa dan Mama."


Kayla berjalan menuju ke rumah orang tuanya. 'Apa ini semua akhir dari cerita ku dan Pangeran Eric? Apa aku akan kembali ke dunia nyata dan Putri Leona yang saat ini mendampingi Pangeran Eric? Tuhan, mengapa hatiku tidak rela jika melihat pria yang aku cintai harus bersama wanita lain?' batin Kayla dengan terus berjalan.


Setelah berada di ambang pintu, Kayla kaget karena melihat yang ada bersama dengan orang tuanya itu bukan dia melainkan perempuan lain.


"Siapa dia?" Kayla terus memperhatikan gadis itu dengan seksama. "Mengapa wajahnya sangat mirip denganku? Tapi aku yakin itu bukan aku, karena aku berada disini." lanjutnya.


"Papa! Mama!" pekik Kayla kuat tetapi kedua orang tuanya tidak mendengar dan malah asyik bergurau dengan gadis itu.


"Mereka tidak mendengarkan suaraku? Apa yang terjadi, apa aku sudah berada di alam baka?" Kayla melihat sekujur tubuhnya sendiri.


Tubuh Kayla seperti tertarik magnet kembali dan saat ini dia sudah berada di sebuah pemakaman.


"Pemakaman? Kenapa aku bisa ada disini?" Kayla berjalan menyusuri pemakaman itu.


Langkahnya terhenti kala melihat sebuah batu nisan yang bertuliskan namanya yaitu MIKHAYLA WILLIAM. Kayla membekap mulutnya karena terkejut.


"I—ini tidak benarkan? Apa itu nama ku?" Kayla menoleh ketika mendengar suara deru mobil.


"Papa.. Mama.. Dan gadis itu?" ucap Kayla ketika melihat kedua orang tuanya yang turun dari mobil dan berjalan masuk ke pemakaman.


Kayla menggeser tubuh kala sang Mama lewat di depannya.


"Sarah.. Ini adalah makam anak Tante yang bernama Mikhayla," Mama Kayla meneteskan air mata. "Sejak kejadian kecelakaan yang mengalaminya kehilangan nyawa, Tante benar-benar terpuruk dan tidak mempunyai semangat lagi untuk hidup.." Mama mengelus pusara milik Kayla.


Kayla membuka mulutnya lebar-lebar dan air mata menetes tanpa permisi. "Ma.." lirih Kayla dengan tersedu-sedu.


"Ini semua kesalahan Papa.." Papa Kayla pun angkat suara. "Papa mengatakan bahwa akan mengirim Kayla ke Selandia Baru agar dia bisa merubah sifat nakalnya itu. Tetapi lihatlah... Kayla bahkan pergi selama-lamanya.." Papa mencium batu nisan Kayla dengan air mata yang menetes di pipi.


Kayla tidak sanggup mendengar segala ucapan kedua orang tuanya, dia menangis histeris dan tubuhnya luruh ke tanah.


"Pa, Ma, Kay disini.." Kayla ingin memeluk orang tuanya tetapi tidak bisa.


"Om, Tante, Sarah ikut bersedih dan berduka cita atas meninggalnya Kayla anak kalian berdua. Jika boleh, Sarah ingin menggantikan Kayla agar menjadi anak kalian. " ucap Sarah tulus dan lembut.


"Benarkah? Kamu tidak bercanda 'kan nak?" Mama Kayla menghapus air mata.


Sarah mengangguk yakin, kedua orang tua Kayla tersenyum senang lalu memeluk tubuh Sarah bersama-sama.


"Semoga kamu tidak bernasib buruk seperti Kayla, meskipun Kayla adalah anak yang nakal dan suka membuat orang tuanya naik tensi, tetapi dia adalah anak kesayangan kami.." ucap Papa Kayla dengan jujur.


"Sarah akan menjadi anak yang baik, Tante.." ucap Sarah tulus.


"Apa kamu mau memanggil kami dengan sebutan Papa dan Mama?" Papa Kayla bertanya dengan nada lembut.


Sarah mengangguk sembari tersenyum tipis.


Mereka kembali berpelukan dan berdiri dari jongkok lalu bersama-sama menuju mobil untuk pulang ke rumah.


"Maaf karena selama ini Kay hanya menjadi beban kalian berdua, saat ini Papa dan Mama sudah bahagia bersama dengan Sarah. Kay juga akan bahagia karena melihat Papa dan Mama tidak lagi menangis, maafin kesalahan Kay selama ini Pa, Ma.. Kay sayang kalian," ungkapan hati Kayla yang tidak bisa di dengar oleh siapapun selain Yang Maha Kuasa.


Sarah adalah gadis yang berusi 24tahun sama seperti Kayla, kedua orang tua Sarah meninggal karena sakit yang mereka derita. Sementara Sarah, dia anak satu-satunya dan sebatang kara sebab tidak memiliki saudara satupun. Sarah juga gadis yang lemah lembut, pekerja keras, baik, dan anggun.


Papa dan Mama Kayla bertemu Sarah sewaktu mereka makan di cafe tempat Sarah bekerja, kedua orang tua Kayla kaget karena melihat seorang gadis yang wajahnya sangat mirip dengan anak mereka. Kedua orang tua Kayla berinisiatif menyelidiki latar belakang gadis itu, dan terbukti dia adalah anak yatim-piatu serta tinggal di sebuah kontrakan kecil.


Sifat Sarah sangat berbanding terbalik dengan Kayla!


Suara seseorang menggema ditelinga Kayla dan ucapan orang itu mampu membuat Kayla diam tak berkutik dan akhirnya jatuh pingsan.




**Sarah




TBC


HAPPY READING AND HAPPY WEEKEND..


SEMOGA TERHIBUR, JANGAN LUPA DUKUNGAN DAN JEJAKNYA. TERIMAKASIH ❤**