Lady Devil

Lady Devil
BAB 34 LADY DEVIL



Kayla terdiam memikirkan permintaan Pangeran.


"Apa kau tidak bersedia melakukannya, Putri Leona?" Pangeran yang menyadari keterdiaman Kayla langsung membuka suara.


"Pangeran, aku.. Aku takut,'' lirih Kayla.


Pangeran tertawa pelan. "Apa yang kau takutkan Permaisuri ku? Aku tidak akan memakan mu."


Kayla tertunduk. " Baiklah, aku akan menuruti permintaan mu." jawab Kayla pasti.


Pangeran berbinar karena sudah mendapatkan lampu hijau. "Benarkah?"


Kayla menunduk malu.


Pangeran menagkup wajah Kayla dan dengan memejamkan mata Pangeran mulai mencium bibir Kayla dengan lembut.


'Aku harus siap menjadi istri seutuhnya untuk Pangeran. Jika nanti aku kembali ke tubuh asliku, aku tidak tau bisaa melupakan Pangeran atau tidak. Tetapi aku meminta agar aku berada di dalam tubuh Putri Leona selamanya, Mama.. Papa.. Maafkan aku, aku sudah memilih jalan hidupku sendiri.' batin Kayla seraya memejamkan mata dan menikmati kecupan lembut dari Pangeran.


Pangeran membuka matanya begitupun dengan Kayla.


"Apa kita sudah bisa memulainya? Aku ingin kita melakukan pemanasan terlebih dahulu,"


Kayla hanya mengangguk.


Pangeran mendaratkan satu kecupan lagi dibibir mungil itu.


Kecupan lama kelamaan berubah menjadi lum*t*n dan menginginkan lebih, nafas keduanya pun sudah memburu. Meskipun sama-sama masih kaku dalam melakukan hal dewasa itu, tetapi Pangeran maupun Kayla berusaha untuk membiasakan kegiatan tersebut.


Pangeran merasa nafas Kayla hampir habis dan dia langsung melepaskan tautan bibir itu.


"Maaf," lirih Pangeran menyatukan dahinya dan dahi Kayla.


"Tidak masalah, aku yakin kau pasti sangat menikmatinya." Kayla tersenyum tipis dengan mengatur nafasnya.


"Kita lanjutkan?"


Kayla mengangguk.


Pangeran mulai menggerayangi tubuh Putri Leona yang sangat mulus tanpa cacat itu. Dia mengecup bibir Kayla dan perlahan kecupan turun ke leher bersih milik Putri Leona, tak lupa Pangeran meninggalkan jejak kepemilikan di sana.


"Ssh.." de*ah Kayla kala lidah Pangeran bermain di belakang daun telinganya.


Pangeran semakin melancarkan aksi mengecap seluruh inci tubuh Putri Leona.


Krek!


Pangeran merobek pakaian yang Kayla pakai dan itu sontak membuat mata Kayla terbelalak.


"Pangeran apa yang kau lakukan?" pekik Kayla tertahan.


"Aku hanya ingin mempersingkat waktu, menurutku terlalu lama jika kau harus membuka pakaianmu terlebih dahulu." ucap Pangeran lembut dari atas tubuh Kayla karena saat ini Pangeran tengah mengungkung tubuh mungil milik Putri Leona.


Cup!


Pangeran mengecup bagian dada Kayla yang masih terbungkus oleh kemben.


Pangeran juga langsung membuka penutup dada itu dengan tidak sabaran, setelah kemben terbuka matanya terbelalak melihat pemandangan indah nan menggoda itu.


Berulang kali Pangeran meneguk Saliva nya sendiri, matanya tidak berkedip menatap dua gundukan yang mempesona dan menantang itu.


Pangeran bermain terlebih dahulu di dua gundukan yang ukurannya lumayan besar tersebut, dia menghis*p nya bagaikan bayi kecil yang tengah meny*su.


Pangeran menghentikan aksi bermain di dua gundukan itu dan berpindah mengecup bagian perut terbuka milik Putri Leona.


Perut yang rata dan ramping itu membuat gelora dalam diri Pangeran semakin menggebu.


Pangeran menegakkan tubuhnya dan segera membuka handuk lalu pembungkus belut listriknya.


Kayla memejamkan mata ketika belut listrik nan besar dan panjang itu terpampang jelas di depan matanya.


"Hei, kenapa kau menutup matamu? Bukalah dan lihatlah apa yang ingin kau lihat." bisik Pangeran dengan suara beratnya tepat di samping telinga Kayla.


Perlahan mata Kayla terbuka sempurna dan Kayla menatap tubuh tegap dengan dada bidang milik Pangeran dari atas sampai bawah.


Dada bidang itu yang di penuhi dengan bulu-bulu halus, juga perut kotak-kotak yang sangat sispack mampu membuat Kayla terpesona, mata Kayla turun ke bawah dan dia memalingkan wajahnya malu.


"Apa yang kau pikirkan?" Pangeran menyelipkan anak rambut Kayla di samping telinga.


"Aku takut, apa belut milikmu akan muat di goa rahasia milikku?" sahut Kayla polos.


"Entahlah, kita coba saja. Jika tidak muat maka kita tidak perlu meneruskannya, tetapi nanti mungkin akan terasa sakit dan itu hanya sebentar."


Kayla mengangguk paham.


Pangeran membungkukkan badan, dia memegang belut miliknya dan menuntun agar masuk ke dalam goa rahasia milik Kayla.


"Aw.." ringis Kayla sembari mencengkram erat lengan berotot milik Pangeran.


Pangeran menghentikan laju belutnya dan ******* bibir Kayla sejenak. Setelah dirasa Kayla sudah rileks, barulah Pangeran memulai aksinya kembali dengan me' maju-mundurkan bo*ong nya.


Nafas mereka berdua terengah dan kenikmatan menjalar di tubuh keduanya, pagi ini mereka awali dengan bercampurnya keringat satu sama lain.





PANGERAN ERIC 😍



**PUTRI LEONA 😘




TBC


HAPPY READING


SEE YOU NEXT PART TOMORROW


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGANNYA, TERIMAKASIH 😘😘


🍎🍎🍎🍎🍎


MAMPIR KE KARYA TEMAN OTHOR YUK 💋**