Lady Devil

Lady Devil
Bab 29 LADY DEVIL



Kayla dan Pangeran telah sampai di mansion, mereka turun dari kereta dengan Pangeran yang duduk di kursi roda dibantu oleh Jack. Jack memegang kursi roda dan ingin mendorong kursi itu masuk ke dalam mansion tetapi Kayla mencegahnya.


"Jack! Biar aku saja yang mengantar Pangeran ke kamar." Kayla mendekat.


"Baiklah, Tuan Putri." Jack langsung menyingkir.


Mereka bersama-sama masuk ke dalam mansion.


Beberapa saat kemudian Kayla dan Pangeran telah sampai di kamar yang berada di lantai bawah.


"Hati-hati," ucap Kayla lembut kala ingin merebahkan tubuh Pangeran di ranjang.


Pangeran hanya diam saja dan langsung berbaring di atas ranjang.


"Terimakasih," Pangeran membuka suara kala Kayla ingin pergi.


Kayla menghentikan langkah dan menoleh. "Kau mengatakan apa, Pangeran?"


"Terimakasih," ucap Pangeran lagi.


Senyuman terbit di bibir Kayla. "Baru kali ini aku mendengar kau mengucapkan kata terimakasih," Kayla duduk di tepi ranjang dengan menghadap ke arah Pangeran.


"Aku sadar jika semua perbuatan ku selama ini salah, Leona." ucap Pangeran tulus.


"Pangeran, semua orang pasti akan berubah jadi lebih baik seiring berjalannya waktu. Aku percaya akan semua itu dan di balik sifat kejam mu ada sifat baik yang tersembunyi di dalam sana," Kayla menunjuk dada Pangeran.


"Leona, aku merasa bahwa kau sangat sempurna untukku. Kau tau keadaanku 'kan? Aku hanyalah pria dengan banyak kekurangan dan tidak bisa melindungi mu. Aku tidak pantas untuk dicintai'' Pangeran menatap kurus ke depan.


Kayla menatap wajah bertopeng itu. "Setiap orang mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing, kau tidak perlu merendah seperti itu Pangeran."


Pangeran menoleh ke arah Kayla. "Aku juga sepertinya merasakan hal yang sama dengan dirimu, entah mengapa ketika kau jauh aku sangat merindukanmu dan aku ingin kau selalu ada di samping ku. Aku tidak tau kenapa perasaan itu datang, dan aku merasa itulah cinta."


"Kau benar pangeran, semua terjadi seiring berjalannya waktu. Cinta, kesedihan, kebencian, semua itu jadi satu dan akan berubah menjadi kebahagiaan. Aku mencintaimu bukan karena kasihan, aku menikah denganmu karena aku ingin membuat Ayah bahagia, tetapi aku tidak menyangka jika lama-kelamaan ada rasa cinta yang tumbuh di hati ini,"


Pangeran menggenggam tangan Leona dengan tangan sebelahnya menangkup wajah Kayla, Pangeran menyatukan dahinya dengan dahi Kayla. Degup jantung keduanya bertalu begitu cepat hingga tidak beraturan. Nafas keduanya saling berhembus dan menyapu kulit wajah masing-masing, mata mereka terpejam dan bibir pun tertutup rapat-rapat.


"Berjanjilah untuk tidak mengkhianati ku," ucap Pangeran dengan suara khas yang sangat bariton.


Kayla mengangguk. "Aku berjanji,"


Mata keduanya terbuka hingga saling menatap satu sama lain, manik mata abu dan biru itu saling memandang penuh cinta. Pangeran mencoba percaya pada Kayla tentang cinta, meskipun dia kejam tetapi dia juga masih punya hati. Pangeran memajukan wajahnya mendekat pada wajah Kayla, mata mereka kembali terpejam hingga.


TOK! TOK!


Sontak kedatangan Jack membuat Pangeran dan Kayla terkejut sehingga mereka menegakkan tubuh masing-masing dengan posisi yang berjaga jarak.


"Jack! Apa kau sedang tidak ada kerjaan lain?" Pangeran bertanya.


"M—maaf, Pangeran, Tuan Putri, saya menganggu kalian berdua. Kalau begitu lanjutkan saja dan saya permisi," Jack ingin melangkah tetapi suara Kayla berhasil menghentikannya.


"Jack tunggu! Kau tidak perlu pergi, akulah yang akan pergi karena aku yakin kau ingin menyampaikan sesuatu yang penting kepada Pangeran." Kayla beranjak dari duduknya dan langsung pergi dari kamar Pangeran.


Sementara Jack masuk ke dalam kamar dengan was-was.


"Maafkan saya, Pangeran." Jack menunduk hormat.


"Kau datang di waktu yang tidak tepat, Jack." Pangeran menyandarkan tubuh di kepala ranjang. "Ada apa?"


"Saya ingin membicarakan soal bom di aula tahun lalu,"


Pangeran langsung menegakkan tubuh dan memasang pendengaran dengan benar. "Katakan informasi apa yang kau dapat.''


Jack mulai memberitahu informasi yang dia dapat tempo lalu.





TBC


**HAPPY READING


SEE YOU NEXT PART


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGAN, TERIMAKASIH 😘


🍎🍎🍎🍎🍎


MAMPIR KE KARYA TEMEN OTHOR JUGA YUK 💋**