Immortal Reingcarnation

Immortal Reingcarnation
Terbongkar



"Kata siapa aku tidak bisa menemukan adikku" ujar seseorang dingin.


...»---♡---«...


Pria berjubah itu menoleh dengan seringai mengerikan yang tercetak jelas di bibirnya.


"Aku kira kau tidak akan bisa menemukan tempat ini. Ikatan kalian sebagai kakak adik sungguh luar biasa, Rafael Beckham Devender" ujarnya, Rafael hanya memandangnya datar.


Rafael kengarahkan kedua tangannya kearah Naira berada dan dalam sekejap Naira sudah berada di gendongannya.


"kali ini aku memaafkanmu karena kau tidak menyentuhnya" kata Rafael dingin.


Naira yang baru saja terbangun dari keterkejutannya langsung memeluk Rafael erat.


Naira terkejut bagaimana bisa dia berada digendongan kakaknya itu?!. Apa benar makhluk semacam itu benar adanya? Dan salah satunya adalah kakaknya sendiri! batin Naira.


Naira sudah lupa jika Kenzie juga bagian dari makhluk mitos itu. Karena Kenzie sudah menghapus ingatannya setelah terakhir pertemuan mereka. Yang dia ingat hanyalah Kenzie sebagai manusia.


"Apa yang kau katakan padanya!" seru Rafael geram setelah membaca pikiran Naira.


"Aku tidak mengatakan apa apa" jawabnya santai.


"Si*lan" geram Rafael mendengar ucapan santai pria itu.


Sebelum Rafael naik pitam, dia harus segera pergi membawa Naira pulang. "Terimakasih karena kau sudah memudahkan kami untuk menjelaskan pada adikku, jika makhluk seperti kita itu memang ada, Vano" ujar Rafael dingin.


Vano maupun Naira mengernyitkan keningnya bingung.


Tanpa suara lagi Rafael menghilang dengan membawa Naira. Rafael sudah tidak masalah lagi saat ia menggunakan kekuatannya. Toh Naira sudah tahu.


"Saat bulan purnama nanti aku akan membunuhmu, Queen!" katanya menatap tempat dimana Rafael membawa Naira pergi dengan penuh kebencian.


...»---♡---«...


Sheila dan Louis menunggu Rafael dengan cemas.


Tadi sebelum Rafael menghilang, dia mengatakan kalau ia merasakan keberadaan Naira setelah namanya di sebut Naira.


Rafael akan tahu di mana keberadaan Naira jika Naira memanggil namanya saat membutuhkan Rafael.


Wush...


Angin sejuk tiba tiba menerpa di ruang keluarga lalu muncul lah Rafael dengan Naira di gendongannya.


"Naira... Sayang" ujar Sheila langsung memeluk Naira penuh kerinduan setelah Rafael menurunkan Naira dari gendongannya.


Bukan hanya Sheila yang memeluknya Louis sebagai ayah kedua Naira ikut memeluk Naira yang di peluk Sheila.


"Kami sangat merindukanmu, sayang" ujar Louis sembari mengelus kepala Naira sayang.


Rafael yang melihat itu lantas tersenyum. Adiknya benar benar beruntung karena memiki orang tua baru yang sangat menyayanginya.


"Apa dia yang menculiknya?" tanya Kean yang menuruni anak tangga.


Rafael menatap Kean datar "Ya" jawabnya lalu menatap kembali keluarga kecil yang masih saling berpelukan.


"Maaf aku tidak bisa membantumu mencari nya" sesal Kean. "Tidak masalah, toh aku dan dia tidak bertarung sama sekali" sahut Rafael tanpa melihat Kean.


...»---♡---«...


*Naira pov*


Ayah dan bunda langsung saja memelukku dengan sangat erat seperti takut kehilangan aku lagi.


Mengingat kembali saat aku di culik, waktu itu...


Setelah keluar dari kantor, aku melewati lorong yang sangat sepi karena waktunya pelajaran dimulai.


Sekelebat bayangan yang entah dari mana karena cepat sekali, bayangan itu membawaku pergi sambil membekap mulutku agar aku tidak teriak.


Dan dalam beberapa menit, aku sudah berada di tempat yang uh... Baunya sangat tidak sedap. Bau amis tercium tajam di hidungku. Darah! Ini bau darah! Apa dia akan membunuhku?!


Tap tap tap


Suara seseorang yang berjalan terdengar menggema di... Sepertinya ini ruang tahanan! Langkah kaki itu semakin lama semakin keras dan dia berdiri tepat di depan sel yang aku tempati.


Aku mulai merasa tidak enak dengan pria berjubah hitam dengan topeng yang ada di wajahnya.


Bulu kuduk ku berdiri dan aku mulai ketakutan dengan aura yang terpancar dari pria itu.


Dia memutar badannya dan menatapku dengan wajah datar dengan seringai di bibir merahnya dan tatapan tajam penuh kebencian.


Aku merasa seringaian itu aku kenal. Tapi siapa?


"Sulit juga untuk bisa membawamu pergi dari para pengawalmu itu Queen" ucapnya datar. Aku tidak mengerti dengan yang ia katakan, 'Pengawal? Queen? Apa yang dia bicarakan.


"Tapi sekarang kau sudah berada di hadapanku hahahahaha..."


Aku semakin ketakutan saat mendengar tawanya.


"Kali ini aku tidak akan langsung membunuhmu sebelum Red Full Moon datang dan itu terjadi enam hari lagi." katanya langsung membuatku membeku seketika.


"Apa salah saya tuan? Saya bahkan tidak mengenal anda, kenapa anda ingin membunuh saya" ucapku dengan nada bergetar.


"Mungkin kau tidak mengenalku sekarang, tapi setelah kau ingat semua, kau akan tahu siapa aku Queen!. Setelah kau mengingatku aku akan membunuhmu!. Kau memang tidak bersalah Queen tapi suamimu yang sudah membunuh mate ku. Nyawa di balas dengan nyawa!" katanya panjang lebar di akhiri dengan seringai kejam.


"Suamiku? Tapi saya belum pernah menikah tuan"


"Sudah ku katakan kau akan mengingat semuanya nanti." katanya.


"Kau ingin tahu siapa suami mu?" lanjutnya bertanya padaku. Aku hanya diam tidak menanggapi pertanyaannya.


"Kau dulu pernah hidup di kehidupanmu sebelumnya dan sekarang kau terlahir kembali" lanjutnya lagi membuatku terkejut. Aku pernah hidup sebelumnya? Tapi aku tidak percaya jika aku pernah hidup dulu karena aku tidak percaya yang namanya reingkarnasi.


"Terserah kalau kau tidak percaya. Aku beritahu siapa suami mu di kehidupanmu sebelumnya. Dia seorang Raja. Penguasa dunia immortal yang kejam dan tak berperasaan, dia sangat keji, tak mau di bantah. Dan dia adalah orang yang pernah dekat denganmu dan yang sudah menghilang setahun ini, Kenzie!"


Deg


Apa maksud dari perkataannya? Pria itu sudah gila! Aku tidak akan percaya dengan kata katanya. Batinku menolak.


Dia menyeringai lalu "Sudah ku katakan Queen. Kau boleh percaya atau tidak dengan apa yang ku katakan tadi. Tapi yang jelas Raja bodoh itu sekarang sedang sekarat karena dia masih menunggumu untuk mengingat ingatan kehidupanmu sebelumnya untuk melakukan pengikatan dengan mu!" jelasnya setelah itu ia pergi meninggalkan aku yang berdiri mematung.


...»---♡---«...


...T.B.C...


...Jangan lupa Like and follow ...


...Terimakasih ...