I'M Lord Vampire

I'M Lord Vampire
08. Pertarungan



Tempat yang sebelumnya Alex pijak berguncang dan terlihat naik ke atas sekitar 2 meter.


Jika di lihat, terlihat seperti sebuah Arena Pertarungan berbentuk persegi, cukup luas, mungkin arena ini cukup jika 1000 orang berdiri di atasnya.


"Alexander, aku akan mengujimu dengan tes kedua!" dari tempat Alex berdiri, dia melihat jika Lord Regmus seperti menyeringai.


"Aku akan menerima siapapun yang akan menjadi lawanku!" Alex masih sedikit khawatir jika dia akan berhadapan dengan Putri pertama Lord Regmus.


Putri pertama Lord Regmus, Zyerin Vogun (Zennan). Dia memiliki sebuah pedang terkutuk, pedang itu dulunya adalah milik seorang Putri dari bangsa Mermaid. Zyerin melawan Putri tersebut dan berhasil membunuhnya, dan mengambil pedang itu. Tetapi pedang itu memiliki efek yang mengerikan pada tubuh Zyerin… tubuhnya tidak akan pernah merasakan yang namanya hangat atau panas, dan hanya akan merasakan tubuhnya yang dingin.


Putri kedua Lord Regmus, Verin Vogun (Zennan) seorang ahli membuat racun. Salah satu terbaik dari ahli racun Kerajaan.


Putri ketiga Lord Regmus, Anna Xerin Vogun (Zennan). Tidak banyak yang tahu tentangnya karena tidak pernah terlihat keluar dari wilayah Kerajaan, hanya orang Kerajaan yang tahu dia anak yang seperti apa.


"Kalau begitu, kau akan melawan Putri ketiga-ku saja!" ucap Lord Regmus.


'Sial! Aku tidak tahu keahlian apa yang dia miliki' -batin Alex.


Semua yang tadinya ada di Arena turun dan melihat dari sisi arena.


Seseorang terlihat datang dan naik ke Arena.


"Hei! Aku lawanmu! Anna Xerin"


Alex melihat ke bawah, ke arah sumber suara.


Terlihat seorang anak perempuan, usianya sekitar 14 tahun, dan tingginya sekitar 155 cm.


"Oh, kau yang akan jadi lawanku!" ucap Alex.


"Ya! Jangan memandangku lemah karena tubuhku pendek!" teriak Anna.


"Aku tidak akan pernah memandang rendah lawanku!" ucap Alex tegas


"Jika kalian sudah siap, kita mulai saja!" Lord Regmus berkata sambil menjentikkan jarinya, dan kemudian sebuah barrier berwarna hijau transparan muncul.


Sesaat setelah barrier itu muncul, Alex menghilang.


Alex sebenarnya tidak menghilang, dia hanya mengubah tubuhnya menjadi anak kecil berusia sekitar 4 tahun dan berwujud setengah werewolf, dengan mata berwarna merah darah, dan memiliki taring.


Alex berlari mengitari arena, dan sesekali dia akan mengurangi kecepatannya untuk memukul Anna. Alex terus berlari dan memukul Anna yang menyebabkan bekas pukulan tersebut meninggalkan lebam pada tubuh Anna.


"Tangkap aku jika kau bisa!" Alex berbisik kepada Anna.


Anna memegang pedangnya yang terikat di pinggangnya, lalu menariknya keluar. Dia mencoba menebas Alex tapi selalu tidak berhasil, sampai...


Bugh!


Anna berhasil memukul Alex dengan gagang pedangnya, Alex yang terkejut langsung memunculkan pedangnya dan menancapkannya ke Arena untuk mengurangi kecepatan karena pukulan Anna tersebut.


Pedang yang Alex gunakan berhenti dan menancap kuat di arena tersebut, menampilkan sebuah garis vertikal dari bekas pedang milik Alex. Alex langsung berdiri di atas Pedang itu masih dalam wujud kecilnya.


"Ugh! Itu benar-benar sakit, walaupun tubuh ini memiliki kecepatan yang tinggi, tetap saja ini adalah tubuh anak kecil! Sungguh rapuh!" Alex bergumam pelan.


"Ukh!" Anna Xerin terlihat menatap Alex dengan wajah memerah.


Anna melesat ke arah Alex dan memeluk Alex yang masih dalam wujud anak kecil.


"Sangat imut! Kyaaahhhhh!" Anna Xerin memeluk Alex dengan sangat erat.


Alex memberontak karena Anna memeluknya terlalu erat sampai Alex kesulitan bernapas.


"Aku menyerah!" teriak Anna.


Anna mengacungkan tangannya dan mengaku kalah.


Alex memenangkan pertandingannya, tetapi dia masih dalam pelukan Anna.


Anna turun dari Arena dengan memeluk Alex layaknya boneka, dia menembus barrier yang menjadi pembatas.


Alex mencoba mengarahkan tangannya ke arah Arena dan langsung menghilangkan Pedangnya.


"Hei! Lepaskan aku! Aku kesulitan bernapas tahu!" Alex memberontak dan berteriak.


"Tidak! Aku tidak akan melepaskanmu! Kau milikku sekarang!" teriak Anna senang.


Walaupun Alex membenci Ayahnya, tetapi Roland tetaplah Ayahnya.


"Benarkah? kalau begitu, aku akan jadi istrimu dari sekarang!" Anna Xerin berjalan menuju tempat Ayahnya.


Lord Regmus terlihat tidak senang dengan keputusan Putri ketiganya itu.


Anna sekarang sudah berada di hadapan Ayahnya.


"Ayaaahh! Aku ingin menjadi istrinya!" Anna menurukan Alex dan duduk di hadapan Ayahnya sambil memeluk Alex.


"Sigh! Apa yang kau katakan Anna!" Lord Regmus memegang kepalanya, dia terlihat sakit kepala karena kata-kata Putrinya sendiri.


"Ayah, aku bilang aku ingin menikahinya dan menjadi istrinya!" Anna berbicara kembali, sambil mendorong Alex ke depan.


Lord Regmus menatap Alex, dan membuat Alex ketakutan.


"Aku tidak melakukan apapun!" Alex menggelengkan kepalanya dan menyilangkan tangan kecilnya di depan dadanya.


"Tidak melakukan apapun? Lalu apa yang terjadi pada Putriku sekarang?!" Lord Regmus menatap tajam ke arah Alex.


"Aku tidak tahu!" Alex sedikit berteriak dan mengubah tubuhnya kembali kebentuk asal.


"Kau tidak boleh kemanapun!" Anna menarik kaki Alex yang menyebabkan Alex tersungkur ke depan.


Alex refleks memegang kedua sisi kursi, dan saat membuka mata, matanya bertemu dengan mata Lord Regmus yang tajam, seketika Alex terkejut.


Dia mencoba menenangkan diri.


"Lord Regmus aku tidak pernah melakukan apapun pada Putrimu, apa kau bisa membiarkanku pergi, jika kau membiarkanku pergi, aku tidak akan pernah menampakkan diri dihadapanmu lagi!" Alex memaksakan senyumnya.


"Benarkah?… Segel!"


Setelah Lord Regmus mengatakan segel, Alex merasakan tubuhnya seperti terbakar.


"Ugh!" Alex berdiri dan menumpu tubuhnya dengan lututnya agar tidak sampai terjatuh.


'Apa ini sebenarnya? Argh! Ini...sangat panas!' -batin Alex.


'Yin, Yang, apa yang harus kulakukan? Tubuhku terasa sangat panas dan sakit!'


[Alex, gunakan energi tubuhmu untuk menekan kekuatannya!] -Yang.


[Dan lepaskan energimu secara perlahan jika kau merasakan seperti tertusuk jarum!] -Yin


'Baiklah, akan kulakukan sekarang'


Alex menekan rasa sakit dan panas yang dia rasakan dengan energi tubuhnya. Perlahan-lahan, dia merasakan tubuhnya seperti tertusuk ribuan jarum.


Alex melepaskan energinya perlahan, perlahan energinya keluar, secara perlahan pula rasa sakitnya mulai menghilang.


Alex sudah tidak merasakan rasa sakit dan panas, Alex langsung berdiri dan langsung menyelimuti tubuhnya dengan aura putih milik Yang untuk memulihkan energinya.


"Kau bisa melepaskan diri dari segelku, kau memang keluarga Bangsawan Zennan!" ucap Lord Regmus.


'Jika memang bisa di tes dengan cara ini, kanapa tidak melakukannya dari awal?!' -batin Alex kesal.


"Dari awal aku sudah mengatakannya kan? Kenapa kau tidak percaya?!" Alex benar-benar kesal dan marah, membuatnya berteriak dihadapan Lord Regmus.


'Sial, kenapa aku berteriak padanya?'


[Kau bodoh, Alex… hahahahaha!] -Yin.


'Diam!' Alex bertelepati dengan Yin dan berteriak padanya.


"Kamarmu sudah di siapkan, kau bisa langsung istirahat. Anna, antarkan Alex ke kamarnya!"


Lord Regmus langsung pergi meninggalkan Alex dan Anna.


"Baik! Ayo Alex!"


Anna menarik tangan Alex dan masuk ke dalam Kastil.