I'M Lord Vampire

I'M Lord Vampire
78



"Kau!" Luke marah dan memukul Alex, tapi Alex bisa menghentikannya.


"Luke, apa yang kau lakukan!" teriak Anna.


'Anna sudahlah, jika kau juga marah, itu tidak akan menyelesaikan apapun' ucap Alex bertelepati kepada Anna.


'Alex…' Anna memandang Alex.


"Ayah…" panggil Nivia.


Alex yang mendengar itu langsung melihat ke arah Nivia.


"Kenapa Ayah waktu itu tiba-tiba menghilang?" tanya Nivia kepada Alex.


Alex yang mendengar pertanyaan dari Nivia terdiam, dan melepaskan tangan Luke, Alex kemudian duduk di samping Anna.


Alex tersenyum sebentar, kemudian menceritakan semuanya, dari dia dipanggil oleh Dewa sampai pelatihan kematian yang dia lakukan.


Alex menceritakan tanpa ada yang dia tutupi.


Anna yang mendengar semua itu menatap Alex sedih, sedangkan Nivia, Zach, dan Luke yang mendengar itu terkejut karena Ayah mereka sudah mengalami kematian ribuan kali.


Mereka juga merasa bersalah kepada Alex karena berpikir yang tidak-tidak kepada Ayah mereka sendiri.


"Alex, Dewa benar-benar menyuruhmu untuk menyatukan semua ras?" tanya Anna.


"Ya, dia ingin aku melakukan itu, jika tidak, mungkin akan terjadi perang antar dimensi lagi" ucap Alex.


"Mungkin para manusia akan menyatakan perang dalam waktu dekat" ucap Anna.


"Apa maksudmu, Anna?"


"Selama kau tidak ada, aku sudah mengirim beberapa Vampire untuk memata-matai para Hunter, dan mereka mengatakan jika para Hunter dari berbagai tempat memilih untuk saling bekerjasama, dan juga Vampire yang aku kirim itu mengatakan jika mereka akan menyerang satu bulan lagi" ucap Anna.


"Berarti aku harus mulai bergerak sekarang" gumam Alex.


"Alex, kau akan langsung pergi lagi?" tanya Anna dengan wajah sedih.


"Mungkin besok saja, aku ingin istirahat untuk sekarang" ucap Alex.


Anna yang mendengar itu langsung senang dan tanpa sadar langsung memeluk Alex.


Nivia yang melihat itu langsung menarik Zach dan Luke keluar kamar, karena dia tahu jika Ibunya ingin berdua saja dengan Ayahnya.


"Ayo berlatih!" ucap Nivia semangat, yang terus menarik tangan kedua Kakaknya itu. Yang ditarik hanya menghela napas pasrah.


Di dalam kamar, Anna tidak melepaskan pelukannya, bahkan dia lebih erat memeluk Alex.


"Alex, apa selama ini kau merindukanku?" tanya Anna.


"Ya, lagipula siapa yang tidak akan merindukan istrinya jika dia pergi selama dua ribu tahun" ucap Alex.


(Author : Bentar, napa ini jadi genre romance? ಥ‿ಥ)


"Aku tidak tau apa yang akan aku lakukan jika diposisi mu, Alex…" ucap Anna.


Ya, walaupun Alex menikahi Anna karena keinginan Anna, tapi karena jiwa mereka terikat, ketika salah satu pergi, maka mereka seperti kehilangan sebagian jiwa mereka.


Begitu pula dengan yang Alex dan Anna rasakan, walaupun mereka tidak dekat, tapi karena ikatan pernikahan yang mengikat jiwa mereka.


Tanpa sepengetahuan Alex, Anna bergerak semakin dekat kepada Alex, dan Anna langsung mencium Alex, membuat Alex terkejut dan langsung terdiam.


'Dia menjadi sangat agresif' ucap Nithael di dalam pikiran Alex.


'Sepertinya kau akan dimakan oleh Anna' ucap Xeran.


Alex memblokir dimensinya agar para senjatanya itu tidak melihat apapun yang Alex lakukan.


'Ayo kita membuat anak!' Rin berteriak di dalam pikiran Alex, membuat Alex terkejut, dan menjauh dari Anna.


'Rin! Kita hanya senjata, bagaimana mungkin kita bisa memiliki anak!' teriak Xeran yang membuat Alex kesal.


'Berbicaralah tanpa bertelepati padaku!' teriak Alex dalam pikirannya, membuat Nithael, Xeran, dan yang lainnya terdiam.


Dan Mofsi hanya tertidur pulas tanpa terganggu dengan teriakan mereka.


Alex yang mendengar Anna memanggilnya langsung melihat ke arah Anna.


"Ada apa?" tanya Anna.


"Tidak, aku hanya memikirkan sesuatu" ucap Alex.


"Memikirkan sesuatu?"


"Ya"


Anna kemudian menyentuh wajah Alex, dan menyatukan dahinya ke dahi Alex.


"Alex, kau tidak berubah" ucap Anna.


"Aku memang tidak berubah, tapi kau cukup berubah dari awal kita bertemu" ucap Alex, membuat Anna terdiam dan sedikit menjauh dari Alex.


"Dulu kau hanya seorang anak manja yang selalu menyuruhku untuk berubah menjadi anak kecil hanya untuk memelukku, tapi sekarang kau adalah seorang wanita yang bertanggungjawab, tegas dan dingin kepada orang lain, dan kau masih manja seperti saat ini" ucap Alex, dan perkataan terakhir Alex membuat Anna memerah.


Anna sangat malu, memang benar jika Anna bersama Alex, Anna ingin Alex selalu memperhatikannya.


Anna hanya bisa menundukkan kepalanya dengan kedua tangannya menutupi wajahnya yang merah karena malu.


Alex yang melihat Anna hanya tersenyum, Alex kemudian menyingkirkan salah satu tangan Anna, dan mencium pipi Anna, membuat Anna diam mematung.


"Maaf karena aku tiba-tiba pergi, tapi sekarang aku tidak akan kemana-mana" ucap Alex, Anna tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


Alex kemudian menggendong Anna (bridal style) dan langsung pergi ke kamar Anna yang ada di Kastil Kaisar Vampire.


Dan seharian itu mereka habiskan untuk mengisi kekosongan diri mereka, dan melakukan hubungan suami-istri.


(N/A : tahukan apa artinya 🌚)


...~★~...


Keesokan harinya, Alex bangun dan melihat Anna masih tertidur.


Alex kemudian bangkit, dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Setelah selesai, Alex langsung memakai pakaian yang biasa dia pakai.


Alex bercermin dan melihat dirinya di cermin itu, Alex kemudian menyentuh rambutnya.


'Selama ini aku tidak pernah memperhatikan tubuhku, aku masih tidak percaya karena aku memiliki wajah yang tegas, apalagi mataku sangat tajam' pikir Alex.


Alex kemudian merubah wujud dan tampilannya menjadi Alex yang dulu, yang belum berubah menjadi Kaisar Vampire.


Sekarang terlihat seorang remaja dengan wajah polosnya.


(N/A : kalau pada lupa sama wajah Alex sebelum jadi Kaisar Vampire, fotonya ada di chapter 70, soalnya aku malas nyarinya di hp, karena banyak foto-foto karakter lainnya + buat karakter di novelku yang lain)


Alex hanya terdiam menatap dirinya di cermin.


'Aku baru tau sekarang jika wajahku terlihat sangat polos seperti ini' pikir Alex.


Alex tetap di wujud itu, dan Alex hanya akan berubah ke wujud Kaisar Vampire ketika keadaan mendesak saja. Karena ketika Alex berubah ke wujudnya dulu, Alex menyegel kekuatan Kaisar Vampire dan kekuatan Demigod miliknya yang hampir setara dengan kekuatan Dewa Semesta.


Alex kemudian berjalan ke arah kasur tempat Anna tidur, dan langsung membangunkan Anna.


"Alex?" panggil Anna yang masih setengah tidur.


"Bangunlah Anna, ini sudah pagi" ucap Alex.


Anna hanya menggeliat di kasurnya, dia malas untuk bangun, dan ingin tidur seharian.


Saat Anna melihat Alex, Anna hanya terdiam.


"Alex, kenapa kau merubah tampilan mu?" tanya Anna.


"Entahlah, aku hanya ingin merubahnya saja" ucap Alex.


"Itu tidak cocok untukmu sekarang, apalagi umurmu sudah sangat tua" ucap Anna, membuat Alex seperti merasakan sesuatu yang menusuk tepat di jantungnya, alias tertohok.


Usia Alex itu 2.000 tahun lebih, 2.000 tahun latihan dengan Dewa Semesta + usia Alex saat dia dipanggil oleh Dewa Semesta yaitu 18 tahun, jadi usia Alex saat ini 2018 tahun, sangat tua kan?