
Alex hanya diam menunggu keputusan dari pemimpin Hunter, salah satu dari mereka memang tiba-tiba menyerang, tapi itu adalah keinginannya sendiri bukan dari pemimpin Hunter itu.
"Baiklah, aku mungkin lebih baik jika tidak ada perang" ucap Pemimpin Hunter.
"Tapi Ketua, bagaimana dengan para Hunter lain yang dulu mati?" tanya seorang wanita di samping Pemimpin Hunter.
"Aku memilih ini agar tidak ada lagi yang gugur" ucap Pemimpin Hunter.
Saat mendengar perkataan dari Pemimpin Hunter, para Hunter terdiam, tapi detik berikutnya mereka protes karena tidak setuju.
"Jika kalian tidak terima, maka lakukan apa yang kalian inginkan, tapi yang setuju denganku, keluar dari barisan!" teriak Pemimpin Hunter sambil keluar dari barisan tempatnya berdiri.
Terlihat sebagian Hunter juga keluar dari barisan dan mengikuti Pemimpin Hunter yang menuju Alex.
"Kami akan mendengarkan apapun jika itu untuk menghentikan perang, tapi saya hanya melakukan ini untuk yang mengikuti saya saja, yang lainnya terserah ingin Anda apakan" ucap Pemimpin Hunter sambil melihat Hunter-Hunter yang mengikutinya dari belakang.
Masih banyak Hunter yang bertahan, mungkin yang ikut dengan Pemimpin Hunter hanya sekitar 20% saja dari keseluruhan Hunter yang ada.
Alex hanya mengangguk menanggapi perkataan Pemimpin Hunter itu, Alex kemudian membuat pembatas menggunakan rantai yang dia miliki mengelilingi para Hunter yang ada di dalamnya.
Alex kemudian menyuruh para Pemimpin ras untuk keluar dan menyerahkan pertarungan kepada mereka.
Alex masih terlihat masih bugar, tapi tidak dengan mentalnya, walaupun sudah mati ribuan kali, dia baru saja kembali tapi sekarang malah harus menghadapi perang dengan para Hunter jadi Alex serahkan semuanya kepada para pemimpin ras.
Alex melihat ke arah Laxer, dan kemudian langsung menaiki punggung Laxer.
"Laxer, terbang menjauh dari sini" ucap Alex.
Laxer hanya mengangguk kemudian terbang menjauh.
Setelah Laxer terbang, terdengar bentrokan senjata tajam dan ledakan di tempat tadi mereka berdiri.
Untung saja Alex membuat penghalang untuk melindungi para Hunter yang tidak ingin bertarung.
"Rin keluarlah"
Rin muncul dalam wujud manusianya tepat di samping Alex, lebih tepatnya terbang di samping Alex.
"Waaaaah~, akhirnya aku dipanggil oleh Master!" teriak Rin.
Alex hanya menutup telinganya ketika mendengar teriakan Rin.
"Apa Master akan menggunakan ku?" tanya Rin sambil tersenyum senang.
"Tidak, aku hanya ingin kau menggunakan elemen cahaya mu untuk menyembuhkan para pemimpin ras yang terluka, untuk Raja Iblis kau sembuhkan menggunakan elemen kegelapan mu" ucap Alex, Rin yang mendengar itu hanya menghela napasnya.
"Setelah ini Master harus memberi ku hadiah ya" ucap Rin, kemudian turun mendekati pertarungan yang saat ini terlihat hampir setengah Hunter terbaring di tanah.
Rin tidak terlalu dekat dari pertarungan, dan setelah itu menyembuhkan luka yang ada di tubuh para pemimpin ras, walaupun mereka hanya mengalami luka ringan.
Seperti apa yang Alex perintahkan kepada mereka, para Hunter hanya dibuat tidak sadarkan diri.
'Rin, jika ada Hunter yang terluka parah atau sekarat, langsung sembuhkan mereka, jangan sampai ada yang mati' ucap Alex bertelepati kepada Rin, dan Rin hanya mengangguk.
Rin langsung menyembuhkan para Hunter yang terluka parah, dan sekarat.
Para Hunter benar-benar tersudutkan, Bahkan mereka tidak bisa membuat luka parah kepada para pemimpin ras karena ada sebuah rantai yang terus menangkis serangan yang mereka lancarkan.
Karena rantai itu juga membuat para pemimpin ras sangat leluasa untuk menyerang walaupun tidak bisa membunuh para Hunter, tapi mereka cukup puas karena bisa mengeluarkan kekuatan yang mereka miliki.
Sekarang Hunter yang tersisa hanya sekitar 100 orang, dan mereka terlihat ketakutan karena para Hunter yang kuat sudah tergeletak di tanah.
Pemimpin ras kucing dan pemimpin ras Harimau langsung melesat dengan cepat, dan langsung memukul tengkuk para Hunter, membuat Hunter yang tersisa langsung pingsan.
"Kau benar, bagaimana jika kita bertarung karena aku belum cukup puas dengan semua ini" ucap pemimpin ras Harimau.
"Baiklah, ayo bertarung" ucap pemimpin ras kucing.
Mereka berdua langsung berlari menjauhi tempat tadi mereka berdiri, dan langsung menyerang satu sama lain, cakaran, pukulan, dan tendangan saling mereka lancarkan, bahkan mereka terus bertarung walaupun mereka terluka parah.
pemimpin ras lain yang melihat kelakuan mereka berdua hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Mereka tidak berubah walaupun sudah berumur" ucap Raja Naga.
"Kau benar, dan lagi dari awal aku terkejut karena Raja Iblis menuruti semua perkataan dari Kaisar Vampire itu" ucap Raja Phoenix sambil melihat ke arah Raja Iblis.
"Aku memiliki perjanjian dengannya" ucap Raja Iblis.
"Perjanjian?" tanya Raja Phoenix bingung.
"Ya, perjanjian tiga ras, aku tidak bisa menyerang ras Vampire dan Werewolf, tapi aku masih bisa menyerang ras lain termasuk ras kalian" ucap Raja Iblis menyeringai.
Raja Naga dan Raja Phoenix terdiam ketika mendengar perkataan Raja Iblis.
Di sisi lain, Alex yang melihat para pemimpin ras itu sedang berbicara satu sama lain hanya melihat, kemudian menyuruh Laxer untuk turun.
Setelah mendarat di tanah, Alex langsung mendekati para pemimpin ras, dan membiarkan pemimpin ras kucing dan pemimpin ras Harimau bertarung.
"Kalian baik-baik saja?" tanya Alex.
"Ya, kami baik-baik saja, Alex" ucap Sean.
"Master!" Teriak Rin sambil terbang mendekati Alex.
"Kerja bagus, Rin" ucap Alex.
Rin hanya mengangguk dan tersenyum mendengar perkataan Alex.
Alex kemudian mengangkat para Hunter yang tidak sadarkan diri dengan kekuatannya, dan memindahkan mereka semua agar bersandar di pohon.
Alex menyuruh Rin untuk membuat para Hunter sadarkan diri.
Rin langsung menggunakan kekuatannya, para Hunter terlihat diselimuti oleh cahaya, dan ketika cahaya itu menghilang, para Hunter langsung bangun.
Saat Alex melihat para Hunter, para Hunter terlihat lega, kecewa, kesal, marah. Lega karena mereka masih hidup, dan kecewa, kesal, marah karena mereka tidak bisa membunuh salah satu pemimpin ras, bahkan mereka tidak bisa membuat para pemimpin ras terluka parah.
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
...________________________________________...
Maafkeun baru update, soalnya aku gak bisa mikir ceritanya gimana, entah kenapa aku gak bisa beimajinasi karena kalo buat cerita kayak gini butuh imajinasi tinggi untuk buat plot ceritanya (・∀・). Maaf kalo banyak typo.