I'M Lord Vampire

I'M Lord Vampire
67



'Sejak kapan aku bisa mengendalikan cuaca' pikir Alex.


Alex kemudian membuat sebuah portal dimensi menuju ke rumah Giana. Alex masuk sambil menarik tangan anak kecil yang terus menunduk itu, dan diikuti oleh Rean, dan Mofsi yang membawa adik-adik Rean di punggungnya.


Giana terkejut karena tiba-tiba ada sebuah portal yang muncul di hadapannya.


Alex dan yang lainnya terlihat keluar dari portal itu.


"Giana, kita harus pergi sekarang" ucap Alex.


"Eh, tapi Ibuku…"


"Bawa saja" ucap Alex, kemudian membuat sebuah kursi roda yang terbuat dari kayu.


Setelah itu Alex memberikan kursi roda itu kepada Giana, dan Giana mendorong kursi roda itu ke kamar Ibunya, dan kembali dengan Ibunya yang sudah berada di atas kursi roda.


"Apa kalian teman Giana?" tanya Ibu Giana.


Ibu Giana bernama Leana Anatha, nama belakang Giana diambil dari nama belakang Ibunya.


"Itu benar Bibi" ucap Alex sambil tersenyum.


"Kau anak yang baik" ucap Leana.


"Aku bukan orang baik" gumam Alex.


"Apa yang kamu katakan?" tanya Leana.


"Aku bukan orang yang baik" ucap Alex.


"Kenapa kamu mengatakan hal seperti itu?" tanya Leana.


"Aku pernah membunuh beberapa orang dengan tanganku" ucap Alex sambil mengangkat dan melihat tangannya sendiri.


Leana terdiam mendengar kata-kata Alex karena terkejut, dan langsung batuk darah.


"Ibu, apa Ibu baik-baik saja" ucap Giana khawatir.


"Ibu baik-baik saja" ucap Leana.


"Nak, apa kamu tidak berbohong?" tanya Leana kepada Alex.


"Aku tidak pernah berbohong kepada siapapun" ucap Alex.


Alex membuka kembali portal yang tadi tertutup secara otomatis, mereka semua langsung masuk, walaupun Leana terlihat ragu untuk memasuki portal itu.


Tapi Leana tidak bisa berbuat apapun karena dia sedang duduk di kursi roda yang didorong oleh Giana.


Portal yang dibuat oleh Alex langsung terhubung dengan ruang bawah tanah keluarga Valcon.


Dan di ruang bawah tanah itu terlihat Anellia yang sedang berlatih pedang bersama Yuna.


"Aku baru meninggalkan mu beberapa jam, tapi kau sudah cukup mahir menggunakan pedang" ucap Alex.


"Tentu saja, aku akan menjadi sekuat dirimu" ucap Anellia.


"Baiklah, kau harus memegang kata-katamu" ucap Alex, dan Anellia hanya tersenyum kemudian kembali berlatih pedang.


"Giana, aku akan membawa Ibumu, kau bisa berlatih di sini dengan yang lainnya" ucap Alex, kemudian mengambil alih dorongan kursi roda, dan membawa Leana ke sebuah ruangan yang masih menyatu dengan ruang bawah tanah.


Ruangan itu adalah tempat Alex memulihkan dirinya dulu.


Alex langsung menidurkan Leana di atas kasur, dan mulai mengalirkan energinya ke dalam tubuh Leana.


'Tidak ada masalah apapun di dalam tubuhnya, tapi energinya tidak teratur dan melampaui kapasitas' pikir Alex.


'Alex, dia kelebihan energi. Tapi sangat jarang bagi manusia memiliki energi sebesar itu' ucap Gazardiel.


'Kau benar, tapi aku melihat aliran energinya berwarna kuning keemasan' ucap Alex.


'Kuning keemasan?' tanya Gazardiel.


'Ya, itu mirip dengan Ratu Elf' ucap Alex.


"Bibi Lea, aku bisa memanggil begitu kan?" tanya Alex kepada Leana, dan Leana hanya mengangguk.


"Bibi Lea, apa kamu memiliki hubungan darah dengan Ratu Elf?" tanya Alex.


'Sepertinya dugaan ku benar' pikir Alex.


"Bibi, kamu bisa memberitahuku apapun, aku tidak akan memberi tau Giana" ucap Alex.


"Baiklah, tapi kau tidak boleh mengucapkan apapun, aku sendiri yang akan mengatakan kebenarannya kepada Giana nanti, saat ini aku belum siap untuk kehilangannya" ucap Leana, dan Alex mengangguk.


"Nama asliku adalah Leana Viorance, Ratu Elf Liana Viorance adalah kembaran ku, dia adalah Kakak ku" ucap Leana.


"Kenapa kalian berpisah?" tanya Alex.


"Saat aku di dunia manusia, aku jatuh cinta kepada Ayah Giana. Ayah Giana adalah Dean Roln, Putra kedua keluarga Roln, dan keluarga Roln adalah keluarga terkaya ke sembilan di negara ini" ucap Leana.


"Yang aku tau jika Dean Roln menikah dengan seorang Aktris terkenal" ucap Alex.


"Kau benar, Dia menceraikan ku lalu menikah dengan wanita itu, lalu meninggalkan ku dan Giana yang saat itu masih berusia 3 tahun" ucap Leana.


"Apa Bibi tidak pernah mengatakan jika Bibi adalah seorang Elf?" tanya Alex.


"Tidak, aku tidak pernah mengatakannya" ucap Leana.


"Baguslah, jika Bibi mau, aku bisa membalaskan dendam Bibi padanya" ucap Alex.


"Bagaimana caranya?" tanya Leana.


"Sebelum itu, kita harus menyembuhkan Bibi terlebih dahulu" ucap Alex kemudian menyerap energi berlebih yang ada di dalam tubuh Leana.


Butuh 3 jam lebih untuk mengembalikan energi Leana seperti semula karena Alex harus melakukannya secara perlahan, semua itu diberitahu oleh Gazardiel.


Setelah selesai, Leana terlihat lebih segar dan wajahnya tidak pucat lagi.


"Apa kamu bisa langsung memberitahuku cara membalas dendam padanya?" tanya Leana, yang duduk di atas kasur dan menyandarkan punggungnya di dinding ruangan.


"Pertama-tama Bibi harus terlihat bahagia walaupun Bibi hanya tinggal berdua dengan Giana" ucap Alex.


"Bagaimana caranya?" tanya Leana.


"Bibi memiliki wajah yang cantik, jika memiliki akun Live Streaming maka Bibi akan cepat terkenal" ucap Alex. Dan Leana hanya tersenyum.


"Setelah Bibi terkenal, Bibi bisa membawa Giana ikut Streaming dengan Bibi, dan perlihatkan pada dunia jika Bibi sangat bahagia, dan juga perlihatkan rumah megah milik Bibi" ucap Alex, sifat jahatnya muncul.


"Aku tidak memiliki rumah yang mewah" ucap Leana.


"Tidak masalah, Bibi bisa memakai Mansion milikku atau meminta bantuan kepada Ratu Elf. Setelah Bibi memiliki jutaan pengikut, Bibi bisa menceritakan masa kelam Bibi Kepada mereka, dan mungkin Dean Roln itu akan kesal dengan semua komentar yang mengutuk suami Bibi nanti" ucap Alex.


"Bukankah itu terlalu kejam?" tanya Leana.


"Dia bisa melakukan hal kejam kepada Bibi, kenapa Bibi tidak bisa?" ucap Alex sambil tersenyum.


"Kau benar"


"Bibi, pria itu hanya ingin ketenaran dan harta, jika Bibi memperlihatkan harta yang Bibi punya mungkin dia ingin meminta Bibi untuk menikah lagi dengannya, dan saat itu Bibi bisa mengatakan jika Bibi sudah bertunangan dengan seorang pria yang lebih tampan dan kaya darinya" ucap Alex.


"Bagaimana jika dia ingin melihat pria yang bertunangan dengan ku itu?" tanya Leana.


"Tenang saja, aku mengenal banyak pria tampan!" ucap Alex sambil menyeringai.


Leana yang mendengar itu merasa kesal, tapi dia juga membutuhkan korban dalam rencananya itu.


"Gazardiel" ucap Alex, dan Gazardiel langsung muncul di belakang Alex.


"Aku tidak akan terlibat dengan semua rencana itu" ucap Gazardiel.


"Aku belum mengatakan apapun" ucap Alex kesal.


"Tapi aku sudah mendengar semuanya, jika kau ingin melakukan itu kau bisa melakukannya dengan Alpha dari Black Moon Pack atau salah satu Penjaga Dimensi, atau kau sendiri yang melakukannya" ucap Gazardiel dan langsung kembali ke dalam dimensi milik Alex.


'Jika aku mengancam Vyno, mungkin dia akan melakukanya' pikir Alex sambil menyeringai.


"Bibi, kamu beristirahatlah, jika sudah baikan Bibi bisa memanggil yang lain untuk menanyakan kamar Bibi nanti, aku juga harus pergi membawa seorang lagi" ucap Alex, kemudian menghilang menggunakan teleportasi untuk menemui Cecyl.


_________________________________________


Cocoknya pake kata apa nih, kalo Bibi atau Bibi Lea agak aneh pas nulis sama bacanya…