
Alex sudah berada di Ibukota Kerajaan Vloren seminggu pas, dan saat hari ketujuh Alex memutuskan untuk menutup restoran miliknya dan memilih untuk berkeliling.
Alex menyuruh Gazardiel, Nithael, Xeran, Rin dan Mofsi kembali ke dimensi milik Alex.
Saat Alex sedang berjalan-jalan, ada seorang Ksatria dari Kerajaan yang menghampiri Alex.
"Tuan Alexander, Putri Zilan mengundang anda untuk makan siang bersama anggota Kerajaan" ucap Ksatria itu.
"Baiklah, tunjukan jalannya" ucap Alex.
Ksatria itu kemudian menuntun jalan menuju Kerajaan.
~•~
Setelah beberapa saat kemudian, Alex sudah sampai di gerbang Kerajaan.
Ksatria itu memanggil pelayan pria yang sedang membersihkan halaman depan Istana, dan menyuruh pelayan pria itu untuk mengantar Alex menemui Putri Zilan.
Ksatria itupun pamit kepada Alex untuk kembali bekerja.
Setelah itu, Alex mengikuti pelayan yang tadi dipanggil oleh Ksatria.
"Tuan, Putri Zilan ada di dalam, saya pamit untuk kembali bekerja" ucap pelayan itu kemudian pergi meninggalkan Alex.
Tok! Tok! Tok!
Alex mengetuk pintu kamar Zilan.
Zilan kemudian membuka pintu kamarnya, dan melihat Alex berdiri di depan pintu kamarnya.
"A-ah, kau sudah datang" ucap Zilan gugup.
"Apa aku datang terlalu cepat?" tanya Alex.
"Tidak! Tunggu aku sebentar, aku akan mengganti pakaianku!" Zilan kemudian menutup pintu kamarnya, dan mengganti pakaian miliknya.
Zilan sekarang memakai sebuah gaun berwarna biru muda selutut, setengah rambutnya diikat dan setengahnya lagi digerai, poni miliknya sedikit menutupi mata kirinya.
Zilan kemudian membuka pintu kamarnya, dan Alex masih berada di depan pintu kamar Zilan.
Alex yang melihat poni milik Zilan menutupi mata kirinya langsung membenarkan poni itu, dan mengaitkannya di telinga kiri Zilan.
Zilan terkejut dengan tindakan yang dilakukan oleh Alex.
"Alex…" gumam Zilan, tapi masih bisa didengar oleh Alex.
"Hmm" Alex menaikkan satu alisnya.
"Ti-tidak jadi… a-ayo kita pergi ke ruang makan, keluargaku pasti sudah menunggu" ucap Zilan kemudian berjalan ke arah ruang makan.
Alex hanya mengekor di belakang Zilan karena dia tidak tahu letak ruang makan Kerajaan.
Selama perjalanan ke ruang makan, hanya ada keheningan diantara mereka, tidak ada yang memulai pembicaraan.
Setelah beberapa saat, Alex dan Zilan sampai di depan pintu yang cukup besar.
Penjaga kemudian membuka pintu itu.
"PUTRI ZILAN MEMASUKI RUANGAN!" teriak salah satu penjaga pintu.
"Putriku, kau terlambat" Alex dapat mendengar suara seorang wanita dari dalam ruangan, dia adalah Ratu Kerajaan Vloren. Shina Sie Vloren.
Ratu Kerajaan Vloren adalah seorang rakyat biasa, dia bernama Shina, tapi karena kecantikan dan kebaikan hatinya Raja Vloren yang waktu itu masih menjadi Pangeran Mahkota jatuh cinta kepada Shina, dan meminta izin kepada Raja terdahulu untuk menikahi Shina yang hanya seorang rakyat biasa.
Dan Raja terdahulu menyetujuinya untuk kebahagiaan putranya sendiri, dan akhirnya mereka berdua menikah.
Tapi, baru beberapa bulan mereka menikah, Raja terdahulu jatuh sakit, dan terpaksa Pangeran Mahkota diangkat sebagai Raja, menggantikan Raja terdahulu, dan Shina diangkat menjadi Ratu.
…
Alex dan Zilan kemudian masuk ke dalam ruangan itu.
Di ruangan itu terdapat meja makan yang panjang dan kursi berjajar rapi.
"Zil, apa pemuda di belakangmu itu adalah Alexander, pemilik restoran Dimension?" tanya seorang pria, dia adalah raja Kerajaan Vloren. Chrise Bi Vloren.
"Itu benar ayah, dia adalah Alexander" ucap Zilan.
Alex hanya terdiam dan melihat ke sekitar.
Masing-masing di sudut ruangan ada penjaga bayangan.
"Yang Mulia, apa anda juga memerintahkan penjaga bayangan untuk bersembunyi di atas?" tanya Alex pelan, tapi masih dapat terdengar oleh Raja Chrise.
"Aku tidak pernah memerintahkan mereka, apa mungkin ada penyusup?" tanya Raja Chrise.
Alex dengan cepat menggunakan teleportasinya dan langsung menangkap anak panah itu.
Semua orang yang ada di ruangan itu, termasuk para penjaga bayangan dan penyusup yang ada di atap terkejut melihat kecepatan Alex,
""Sangat cepat!"" gumam mereka semua.
Para penjaga bayangan tersadar dari lamunannya dan langsung menangkap penyusup.
"Bawa penyusup itu ke penjara dan interogasi dia!" ucap Raja Chrise tegas.
"Alexander, terimakasih telah menyelamatkanku" ucap Raja Chrise.
"Tidak masalah, dan panggil saja aku Alex" ucap Alex.
Raja Chrise kemudian mempersilakan Alex dan Zilan duduk, dan mereka mulai makan.
"Alex, di usia muda mu, kau sudah bisa mengelola sebuah restoran dengan sangat baik" ucap Raja Chrise di sela makannya.
"Yang Mulia, langsung ke intinya saja" ucap Alex.
Raja Chrise kemudian menghela napasnya.
"Aku ingin berinvestasi dengan restoran milikmu" ucap Raja Chrise.
"Yang Mulia, sebenarnya aku sedang mencari seseorang untuk mengelola restoran ku" ucap Alex.
"Apa kau akan berhenti?" tanya Ratu Shina.
"Tidak Yang Mulia, tapi aku harus kembali ke kampung halamanku" ucap Alex.
"Apa ada masalah?" tanya Ratu Shina.
"Yang Mulia, beberapa hari lalu tunangan ku marah karena aku tiba-tiba pergi tanpa bilang padanya terlebih dahulu, jadi aku harus kembali secepatnya" ucap Alex.
Zilan yang mendengar Alex sudah memiliki tunangan langsung sedih dan menghentikan makannya.
"Zilan, ada apa?" tanya Ratu Shina yang melihat wajah sedih putrinya.
Zilan kemudian menarik napasnya.
"Aku menyukai Alex!" teriak Zilan, membuat Alex terkejut dan tersedak sampai terbatuk.
Sedangkan keluarganya terkejut mendengar perkataan Zilan itu.
"Aku tidak bisa menerima pernyataan cintamu" ucap Alex.
"Ke-kenapa?" tanya Zilan sedih.
"Ini soal perasaan, aku tidak bisa menerima pernyataan cintamu, tapi sebenarnya aku juga terpaksa untuk bertunangan" ucap Alex.
"Kau dipaksa untuk bertunangan?" tanya Raja Chrise.
Alex menganggukkan kepalanya.
"Aku bisa menyuruhnya untuk membatalkan pertunangan denganmu, karena aku Putri Kerajaan" ucap Zilan.
"Itu tidak mungkin, karena dia juga seorang Putri Kerajaan" ucap Alex.
"Tunggu Alex, bukankah kau… apa dia juga sama sepertimu?" tanya Gillae.
Alex menganggukkan kepalanya.
"Dia sama sepertiku, jadi tidak mungkin untuk melawannya" ucap Alex.
Zilan yang mengetahui bahwa tunangan Alex juga seorang Vampire, bahkan dia adalah Putri Lord Vampire langsung kehilangan keseimbangannya, dan hampir terjatuh dari kursi, tapi untung saja Gillae yang ada di samping Zilan langsung menangkap Zilan.
"Apa yang kalian bicarakan?" tanya Ratu Shina.
"Ibu… Alex adalah seorang Vampire, dia berasal dari keluarga bangsawan Zennan, Keluarga bangsawan Vampire terkuat" ucap Gillae.
Lagi-lagi mereka semua terkejut mengetahui identitas Alex yang seorang Vampire.
"Jadi, tunanganmu adalah Putri dari Lord Vampire?" tanya Raja Chrise.
"Ya, itu benar" ucap Alex.
"Pantas saja putriku tidak memiliki kesempatan" ucap Ratu Shina, membuat Alex dan Raja Chrise tersedak.
"Istriku, apa yang kau katakan…" ucap Raja Chrise.
"Aku sangat berharap memiliki cucu dari Alex dan Zilan" ucap Ratu Shina sambil tersenyum.
'Itu tidak akan terjadi, lagi pula aku berasal dari masa depan, bagaimana mungkin aku bisa menikah dengannya, dan juga aku tidak mungkin memiliki kesempatan untuk pergi ke zaman ini lagi' pikir Alex.