
Alex Pov
Disinilah aku sekarang, duduk di atas sebuah kasur berukuran King Size di dalam kamar yang luas di Kastil.
"Yin, sekarang aku sudah memikirkan sebuah nama untukmu..."
[Apa itu! Cepat katakan!] -Yin.
"Yin, aku menamaimu Nithael Paschar. Dan untuk Yang, aku menamaimu Gazardiel Paschar"
[Oi, kenapa nama belakangku dengannya sama?] -Nithael (Yin).
"Entahlah, aku tidak tahu. Yang pasti aku hanya memikirkan walau kekuatan kalian bertolak belakang, tapi kalian saling melengkapi, dan juga aku akan mencoba untuk keluar dari kastil ini!"
[Kau benar-benar akan melarikan diri?] -Gazardiel.
"Ya, dan juga… apa kalian bisa berubah jadi manusia?" tanya Alex.
[Tentu saja, kami adalah senjata yang berasal dari hawa dan aura Yin dan Yang, kami berasal dari unsur positif dan negatif yang ada di alam semesta, jadi kami memiliki cukup kekuatan untuk berubah menjadi manusia walaupun sebentar] -Gazardiel.
"Begitu ya, baiklah, aku akan bersiap terlebih dahulu" ucap Alex.
Alex POV end
~•~
Malam sudah menampakkan kegelapannya.
Alex terlihat menggunakan baju yang diberikan oleh Yuna.
Dia memakainya untuk menyembunyikan identitasnya, dan agar dirinya tidak terlihat di malam hari karena warna gelap dari bajunya.
Alex kemudian melompat dari jendela kamarnya yang berada di lantai 2.
Setelah Alex berhasil mendarat dengan sempurna, dia langsung pergi ke arah hutan.
'Hei, apakah kita harus ke daerah terdekat atau ke arah kota?' Alex bertanya kepada Nithael dan Gazardiel lewat telepati.
[Aku menyarankanmu untuk pergi ke arah kota, jika kita pergi ke daerah terdekat mungkin kita akan cepat ketahuan] -Gazardiel.
'Baiklah, kita akan ke arah kota'
Alex menambah kecepatan larinya, semakin cepat dia berlari, maka akan semakin baik.
Setelah lama berlari, Alex melihat jalan besar di depannya.
"Apa ini jalan yang benar? Kenapa seperti ada sesuatu yang aneh?" Alex bergumam.
Alex terus berlari, tetapi saat akan sampai di jalan besar tiba-tiba ada sebuah portal di depannya.
"Apa!" Alex terkejut, dan berusaha menghindar tetapi terlambat.
Bwoossshh!
Alex memasuki portal itu.
~•~
Bruukh!
"Aduduh..." Alex meringis kesakitan karena dia seperti terjatuh dari ketinggian.
"Dimana ini!" Alex melihat sekeliling.
[Oi, kenapa aura sekitar jadi berubah!] -Nithael.
[Alex, apa yang terjadi?] -Gazardiel.
"Aku tidak tahu!"
Swoossshh!
Alex terkejut karena tiba-tiba ada angin kencang yang menerpa tubuhnya.
Dari kejauhan, Alex melihat seekor Serigala Bulan.
"Seekor serigala? Tapi memiliki 12 ekor?" Alex bingung melihat serigala itu.
[Ah! Serigala bulan!] -Nithael.
"Serigala bulan?"
[Serigala bulan, memiliki bulu bewarna perak dan akan bersinar saat terkena cahaya bulan, serigala itu memiliki 12 ekor] -Gazardiel.
"Apa bisa ditaklukan?" tanya Alex.
[Bisa, kau hanya harus mengeluarkan Pedang pertamamu] -Gazardiel.
"Pedang pertama?"
Setelah Alex mengingatnya, Alex langsung mengeluarkan Pedang pertamanya.
"Apa benar bisa?" tanya Alex.
[Apa kau tidak pernah mencari tahu tentang padangmu itu?!] -Nithael.
[Ha~, kau ini! Setelah ini kau harus mencari tahu sendiri, kami tidak akan memberi tahu padamu tentang pedang itu!] -Nithael kesal.
"Terserahlah… aku akan mencoba menjinakkannya!" Alex berjalan ke arah serigala bulan.
Serigala bulan yang merasakan aura milik Alex langsung berdiri dan siaga.
Serigala bulan itu melihat Alex, dia langsung terkejut melihat pedang yang Alex pegang. Serigala bulan langsung terdiam dan gemetar.
Pasalnya, pedang yang Alex pegang bukanlah pedang biasa, serigala bulan bisa merasakannya.
"Kau akan menjadi milikku!" Alex berhenti tepat dihadapannya.
Serigala bulan yang mendengar itu langsung duduk dan menundukkan kepalanya.
"Apa yang terjadi?" Alex bingung dengan apa yang dilakukan serigala itu.
[Alex, dia tunduk padamu, dia menundukkan kepalanya kepada orang yang sudah dia anggap sebagai tuannya, dan pedang yang kau pegang bukanlah pedang biasa] -Gazardiel.
[Bagi serigala bulan, orang yang memegang pedang yang saat ini kau pegang adalah tuan mereka, bisa dibilang Alpha mereka] -Nithael.
"Begitu ya..." Alex berpikir sejenak.
"Tapi, bukankah serigala bulan sudah punah di zamanku?" tanya Alex bingung.
[Ah, Benar juga! Tapi kenapa sekarang kita menemukan satu?] -Nithael kebingungan.
[Alex, apa kau tadi memasuki sebuah portal?] -tanya Gazardiel.
"Ya, tadi aku melihat sebuah cahaya berwarna ungu gelap, dan aku tidak sempat menghindar, kemudian akhirnya aku memasuki portal itu" jawab Alex.
[Portal ungu ya? Berarti kau memasuki portal waktu, dan saat ini kau berada di masa lalu] -Gazardiel.
"Masa…lalu?" tanya Alex bingung.
[Ya, masa lalu… tapi, aku tidak tahu kita berada di tahun keberapa sekarang!] -Gazardiel.
[Alex lebih baik kau cepat buat kontrak dengan serigala bulan itu, dan cepat kembali!] -Nithael.
"Kau benar"
Alex kemudian merentangkan tangan kanannya dan mengalirkan energi ketangannya, dia mengarahkannya kepada serigala bulan itu.
Serigala bulan itu terlihat memancarkan cahaya keemasan, dan sebuah tanda Phoenix terukir di dada serigala bulan itu.
Dan di lengan kanan Alex terukir tanda serigala.
"Sekarang namamu adalah Mofsi Xerzan"
Serigala bulan yang dinamai Mofsi itu langsung bersujud kepada Alex dan setelah itu berdiri dengan kokoh.
"Apa itu tanda Phoenix?" seorang wanita berambut hitam dengan pupil mata berwarna merah tiba-tiba muncul di samping Alex.
Alex yang mendengar suara itu langsung mundur beberapa langkah.
"Kau siapa?" Alex bertanya kepada wanita itu.
Tak!
Wanita itu melesat ke arah Alex dan menjitak kepala Alex.
"Aw!" Alex berteriak kesakitan.
"Kau tidak mengenali suaraku, bocah?!" wanita itu terlihat kesal.
"Eh? Nithael?!" teriak Alex kebingungan.
"Ya, ini aku!" jawab wanita itu yang ternyata adalah Nithael.
"Bagaimana bisa?" Alex terkejut melihat Nithael yang berubah menjadi manusia.
"Energi alam di sini sangat besar, jadi aku menyerapnya dan langsung mengubah wujudku menjadi manusia" jawab Nithael.
"Dia benar, lagipula sebelumnya kami sudah memberitahumu bahwa kami bisa berubah menjadi manusia" seorang pria berambut putih juga tiba-tiba muncul di belakang Alex.
"Gazardiel!" teriak Alex.
"Ya, ini aku" Gazardiel tersenyum kepada Alex.
Alex terlihat terkejut dengan paras yang dimiliki oleh Nithael dan Gazardiel.
Nithael memiliki fisik seorang gadis berusia 18 tahun, sifatnya sedikit kekanakan. Dia memiliki rambut panjang sepinggang berwarna hitam dan pupil mata berwarna merah, wajahnya terlihat cantik, apalagi kulitnya berwarna putih bersih, tingginya 169 cm.
Gazardiel, usianya 18 tahun, sifatnya lebih dewasa. Dia memiliki rambut berwarna putih, pupil matanya berwarna ungu, tingginya 181 cm.
"Wah Gazardiel, ternyata kau lebih pendek dariku" ucap Alex jujur.
Alex memiliki tinggi 184 cm, dia memiliki tinggi di atas rata-rata, dan saat berubah menjadi Vampire dengan darah keluarga Zennan, tinggi Alex menjadi 192 cm.
"Apa?!"
Gazardiel kesal dengan ucapan Alex dan memukulnya. Walaupun Gazardiel memukul Alex tidak terlalu keras, namun Alex masih meringis kesakitan akibat pukulan Gazardiel.