
[Alex! Regmus bukanlah tandinganmu!] -Yang.
'Aku tahu, aku hanya mencoba mengendalikan kekuatanku!' jawab Alex bertelepati dengan Yang.
Alex kehilangan kendali kekuatannya karena kekuatan Lord Regmus.
"Zennan? Apa kau mencoba membohongiku?" tanya Lord Regmus dengan nada yang dingin.
"Tidak..." jawab Alex.
"Benarkah?"
" Ya, aku bisa menunjukkan padamu bahwa aku benar-benar berasal dari keluarga Zennan"
"Tunjukkanlah jika itu memang benar!" Lord Regmus berbicara dengan nada menantang.
Dalam suatu kasus, Alex mengetahui jenis kekuatan yang dimiliki keluarga Zennan.
Keluarga Zennan adalah bangsawan Vampire yang memiliki aura pembunuh paling pekat di antara yang lain. Mereka diajarkan cara membunuh secara diam-diam, membuat racun, dan menggunakan racun yang telah mereka buat kepada hewan untuk sebuah percobaan 'apakah racun yang di buat sangat mematikan? Atau harus menambah dosisnya?'.
Dalam hal ini, Alex belajar membuat racun beserta penawarnya selama seminggu penuh.
Di bantu oleh Yin dan Yang, Alex berhasil menguasai cara membuat racun dengan cepat. Dan juga bantuan dari Sean, Fero, dan Yuna membuat Alex tidak terlalu lelah mencari bahan untuk membuat racunnya itu.
Jika dalam kasus keluarga Zennan, mereka menggunakan hewan sebagai objek percobaan… sedangkan Alex menggunakan dirinya sendiri sebagai bahan percobaan, dan karena banyaknya racun di dalam tubuh Alex, membuat Alex kebal terhadap semua racun.
Selain ahli dalam membuat racun, keluarga Zennan ahli dalam berpedang. Mungkin Alex tidak terlalu ahli dalam membuat racun, tetapi jika dalam berpedang, dia tidak bisa dianggap remeh.
"Baiklah aku akan menunjukkan jika aku benar berasal dari keluarga Zennan… jadi, apa yang harus pertama kali aku tunjukkan?" tanya Alex kepada Lord Regmus.
"Tunjukkan racun yang pernah kau buat, untuk objek percobaan, kau bisa menggunakan semua Vampire yang ada di sekitarmu!"
'Aku saat ini tidak membawa racunku! Dan lagi semuanya sudah habis aku pakai! Apa yang harus ku lakukan sekarang? Apakah darahku bisa digunakan?' -batin Alex.
'Hei! Apa aku bisa menggunakan darahku sebagai racun' tanya Alex bertelepati kepada Yin dan Yang.
[Darahmu memang sudah beracun bocah! Kau bisa menggunakan darahmu kapanpun untuk meracuni orang, ataupun makhluk lain!] -Yin.
"Begitu ya…" Alex bergumam.
"Kenapa kau diam saja daritadi? Aku menyuruhmu untuk memperlihatkan racun yang sudah kau buat!" ucap Lord Regmus.
"Aku hanya sedang berpikir, racun apa yang akan aku gunakan!"
"Jika sudah menemukannya, cepat lakukan! Aku tidak suka menunggu!" ucap Lord Regmus kesal karena menunggu Alex.
"Baiklah, baiklah… akan aku mulai sekarang" ucap Alex tersenyum, lebih tepatnya menyeringai.
Alex menyiapkan posisinya, dia berdiri tegak dan mendekatkan lengannya ke mulutnya.
Alex menggigit pergelangan tangannya dan seketika darah keluar dan menetes ke tanah.
"Racun darah, menyebarlah!"
Setelah mengatakan itu, di bawah kaki Alex terlihat sebuah lingkaran berwarna merah darah, dan seketika menyebar mengelilingi para Vampire.
Para Vampire yang masih terlihat bersujud langsung terkejut karena tanah yang mereka pijak saat ini berubah menjadi seperti warna darah. Beberapa mencoba bangkit tetapi tidak ada hasil, tubuh mereka tidak bisa digerakkan.
Setelah Alex melihat semua racunnya sudah menyebar, dia kemudian memulai aksinya.
"Mulailah dan… racuni!" Alex merentangkan tangan kanannya ke depan. Walau Alex terlihat seperti baik-baik saja, tetapi sebenarnya tubuh Alex sedang gemetar.
[Alex, tenangkan dirimu! Jika kau tidak bisa mengendalikan racunnya, kau benar-benar bisa membunuh mereka semua!] -Yang.
[Dia benar, kendalikanlah dirimu bocah! Jika kau tidak ingin membunuh, maka kendalikanlah kekuatanmu itu!] -Yin.
'Kalian benar, aku harus mengendalikan racun darah dengan baik, jangan sampai lepas kendali'
Alex memfokuskan pikirannya, dia memberhentikan racun darah agar tidak masuk ke dalam tubuh mereka lebih banyak.
Alex kembali meneteskan darahnya kembali, tanah yang semula berwarna merah darah berubah menjadi warna putih, dan warna putih itu perlahan menyala.
Dalam kasus racun milik Alex, setiap penawar racunnya pasti berwarna putih, itu karena energi dari Yang yang Alex masukkan ke dalam setiap penawar racunnya. Dan saat ini, Alex sedang menawarkan racun yang ada di dalam tubuh para Vampire disekitarnya.
Alex memasukkan energi milik Yang, karena energinya bersifat menyembuhkan. Jadi karena itukah Alex memasukkan energi milik Yang.
"Apa yang sedang kau lakukan?" tanya Lord Regmus.
"Menawarkan racun yang ada di dalam tubuh mereka" jawab Alex.
"Kenapa kau melakukan itu? Kau bisa membiarkan mereka mati karena mereka semua lemah, bukan?" tanya kembali Lord Regmus.
"Racunku bukanlah racun biasa Lord, racun ini jika sudah masuk ke dalam tubuh maka racun itu akan perlahan-lahan bereaksi… dan juga, aku tidak ingin menjadi seorang pembunuh" Alex hanya bergumam di kalimat terakhir yang dia ucapkan.
"Kenapa bereaksi secara perlahan?"
"Racun ini walau bekerja secara perlahan, tetapi racun ini sangat menyakitkan, siapapun yang sudah diracuni dengan racun darah, maka perlahan darahnya akan keluar dari tubuh secara paksa, dan dia akan mati kehabisan darah. Kau juga melihatnya kan Lord, beberapa dari mereka sudah mengeluarkan darah, lihatlah mereka yang saat ini bersujud padamu Lord!" ucap Alex tegas.
Lord Regmus melihat sekeliling, dia sedikit terkejut, memang benar, di antara mereka ada yang muntah darah dan beberapa dari mereka bahkan ada yang tidak sadarkan diri.
"Lord, aku memberikan penawar racunnya pada mereka, aku melakukannya karena jika aku tidak memberikan penawar maka tempat ini mungkin sudah menjadi lautan darah"
Walaupun dalam setiap katanya tegas, Alex masih merasakan tubuhnya gemetar, dia juga tidak tahu kenapa tubuhnya gemetaran.
"Racun yang menarik, tetapi jika itu saja maka aku tetap tidak mempercayaimu. Bagaimana jika pertarungan pedang?" tanya Lord Regmus.
"Baiklah, aku terima tantanganmu apapun itu!"
"Baiklah, karena kau sudah menyetujuinya, kau akan melawan salah satu putriku!"
"Putrimu?" tanya Alex.
"Ya, apa kau tidak tahu aku memiliki 3 orang putri?"
"Aku tahu hanya saja… apa tidak apa-apa melawan salah satu putrimu? Bagaimana jika dia terluka?"
"Itu tidak akan terjadi, seharusnya kau yang harus mengkhawatirkan dirimu… Alexander!"
'Mungkin yang dia katakan memang benar, semoga saja aku tidak bertarung dengan putri pertamanya!' -batin Alex.
'Yin, Yang, aku takut jika kekuatanku lepas kendali' ucap Alex bertelepati dengan Yin dan Yang.
[Itu tidak akan terjadi, Alex. Kau hanya harus fokus mengendalikan kekuatanmu] -Yang.
'Bukan itu masalahnya, perubahan wujudku masih belum bisa dikendalikan. Bagaimana jika aku tiba-tiba berubah menjadi Werewolf?' tanya Alex bertelepati.
[Kalau begitu… tolak saja tantangannya, atau menyerah di pertengahan pertarungan!] -Yin.
'Itu tidak mungkin, Lord Regmus akan mengetahui jika aku tidak mengerahkan seluruh kemampuanku!'
Alex hanya terdiam, dan tidak terasa jika pertarungannya akan segera di mulai.