
Ledakan terjadi dimana-mana di suatu tempat yang jauh, orang-orang yang berada di gurun hanya bisa menatap langit melihat Wyvern terbang.
Wyvern adalah makhluk legenda yang kekuatannya mirip dengan naga, pasti bukan orang biasa jika mereka bisa menjinakkan Wyvern.
"Apakah ada sesuatu disana? Atau sedang perang? Mengapa tidak ada pemberitahuan sebelumnya?"
Cecilia melihat ke arah terjadinya ledakan, dia merasakan ada sesuatu yang benar-benar berbahaya.
Sudah satu minggu para Wyvern dan juga ledakan-ledakan itu terbang di suatu tempat, sejujurnya orang-orang bahkan tidak bisa menemukan tempat itu dimana, walaupun bisa melihat Wyvern di langit.
Bahkan suku gurun yang biasanya berperang tampak sangat fokus dengan kegiatannya masing-masing untuk mencari dimana tempat yang di kelilingi makhluk legenda itu!
Para monster gurun yang ganas juga entah pergi kemana seolah hilang tertelan bumi, mungkin karena energi Wyvern yang sangat kuat membuat monster lain menciut.
"Tekanan mana hitam yang sangat pekat." Gumam Cecilia, putra mahkota Christhoper yang mendengar gumaman Cecilia hanya mengernyit, namun tidak mengatakan apa-apa.
Sementara di markas pasukan Tiger, mereka sama sekali tidak peduli dengan Wyvern atau ledakan apapun itu, mereka hanya fokus mecari Sean dan juga Liona yang tiba-tiba menghilang.
Seminggu yang lalu, Sean dan Liona berniat melawan monster hanya berdua saja, dan teman-teman Liona hanya mengiyakan saja karena mereka tahu kalau ada Sean yang sangat kuat!
"Apakah ledakan itu adalah perbuatan pemimpin dan tunangannya?" Seorang bawahan Sean tiba-tiba saja berbicara, yang lainnya juga memikirkan ini, mungkin saja itu perbuatan pemimpin dan tunangannya.
Sudah menjadi rahasia umum, kalau mereka berdua tukang cari masalah, jadi tidak akan aneh jika ada sesuatu!
"Tidak mungkin, pemimpin tidak punya musuh pengendara Wyvern dan tampaknya tunangannya sangat naif dan tidak tahu apa-apa." Ujar pria tua yang bertugas sebagai penjaga kuda.
Sebenarnya ada dua kemungkinan, Sean dan Liona hilang karena mereka terjebak di situasi rumit atau Sean dan Liona menyebabkan masalah yang sangat berat!
Kemungkinan paling besar adalah Sean dan Liona terjebak di situasi yang sangat sulit dan mereka juga memikirkan ini.
"Apakah kita harus mengirim orang juga untuk mengetahui lokasi ledakan dan tempat yang di kelilingi oleh Wyvern itu? Siapa tahu mereka ada disana?" Marquees Leandro mengusulkan.
"Ku pikir juga begitu, entah kenapa aku merasakan firasat buruk." Yang lain juga setuju, jadi sudah di putuskan kalau mereka akan mencari lokasi ledakan misterius itu terlebih dahulu.
Namun akan ada beberapa orang yang mencari Sean dan Liona di tempat lain, tidak mungkin mereka berdua begitu bodoh sehingga tidak meninggalkan jejak sihir!
***
Entah sudah berapa lama aku dan Sean terjebak di ruang bawah tanah, kami benar-benar tidak tahu situasi di dunia luar!
Saat aku pingsan, ternyata Genikos white memberitahu Sean dengan telepati agar pergi ke ruang bawah tanah dan di harapkan untuk tidak keluar!
Genikos White tahu kalau pria yang berniat mengantarkan kami mati meledak dengan mantra terlarang!
Di ruang bawah tanah ini tidak ada apa-apa kecuali sebuah patung dewi Athena, sebuah lukisan tua yang tidak begitu jelas, sebuah buku usang dan persediaan makanan.
"Aku akan melihat situasi di luar terlebih dahulu, jangan kemana-mana dan tunggu aku! Aku akan kembali dengan cepat dan hati-hati." Ujar Sean, aku mengangguk.
Karena bosan, aku mencoba membersihkan lukisan buram dengan sihir airku, sihir disini bisa di gunakan, namun untuk teleportasi tidak!
Ada sesuatu yang menjadi penghambat, entah itu aku atau Sean, kami sama-sama tidak bisa menggunakan sihir teleportasi.
Waw
Ternyata lukisan buram itu adalah seorang wanita cantik dengan rambut perak dan mata hitam legam, penampilan itu benar-benar kontras dan juga sangat menarik.
Wanita ini sangat mirip dengan Genikos White, mungkin mereka saudara atau anak, aku tidak tahu.
Saat menatap lukisan ini, aku merasa sesak! Aku bahkan tidak mengerti, namun sepertinya ada perasaan yang tertinggal dalam lukisan ini, seperti jejak menyesal atau sesuatu yang menyakitkan.
526 Evegenez
Aku menyesal karena baru pertama kali menulis di buku harian, yah namun tidak apa-apa karena aku akan menuangkannya mulai sekarang.
Di mulai dari beberapa hari yang lalu, aku bertemu dengan seorang pria tampan dan juga kuat, dia tampak dingin dan tak tersentuh.
Meskipun pria itu terluka parah, tidak ada raut mengeluh atau kesakitan, dia juga sangat sopan walaupun sikapnya sangat dingin.
538 Evegenez
Untuk pertama kalinya dia berbicara padaku, aku tahu kalau aku tidak boleh berbicara dengan pria atau ayah akan memarahiku, namun pria ini benar-benar membuatku tertarik.
Mata elangnya, menatapku dengan tajam seolah bisa menembus jantung dan hatiku, tatapannya benar-benar membuatku gugup sampai bisa membuatku jatuh ke jurang paling dalam.
Dia bertanya, mengapa aku terus menatapnya? Ternyata dia menyadari kalau aku sering diam-diam memperhatikannya, entahlah tapi sepertinya wajahku merah padam, aku sangat malu!
550 Evegenez
Sudah lama rasanya aku tidak menulis, maafkan aku! Aku sangat sibuk makanya tidak menulis lagi, ngomong-ngomong hubunganku dengan pria itu menjadi jauh lebih baik.
Kami bercengkrama bersama, membuat obor bersama, dan wajahnya menjadi sangat hitam karena arang, ternyata pria dingin itu sangat hangat dan humoris, aku bahkan tertawa beberapa kali melihatnya sangat konyol.
Aku terus membaca buku harian lucu ini, banyak ekspresi yang ku keluarkan entah itu sedih, lucu, marah dan menggemaskan, aku seperti membaca novel romance, komedi.
601 Evegenez
Sudah saatnya dia pulang ke negaranya, jujur aku sangat sedih, aku sangat mencintainya namun aku tidak bisa mengatakan itu karena larangan.
Semoga aku bertemu kembali denganmu, dan semoga kamu juga mencintaiku seperti aku mencintaimu.
610 Evegenez
Aku kecewa dengan kakak dan ayahku, ternyata mereka yang mengusir 'dia' ayah dan kakakku tahu kalau aku sering menemuinya.
Kami harus menikah dengan wanita atau pria pilihan takdir dari pendeta tinggi, tapi aku mencintainya dan aku tidak bisa menikah dengan orang lain!
Aku sangat kecewa, namun aku tidak berdaya. Apa yang harus ku lakukan?
Ah ternyata wanita ini sangat sedih, karena tidak bisa bersama dengan orang yang dia cintai!
617 Evegenez
Aku senang sekali, ternyata perasaanku terbalas, dan tadi 'dia' juga menciumku, dia mengatakan kalau dia mencintaiku dan akan melindungiku jika aku pergi bersamanya!
Aku sudah bertekad akan pergi dengannya, ikut dengannya dan menjadi satu-satunya tempat bersandar untuknya, aku akan menjalani kehidupan yang aku mau tanpa terkekang aturan!
637 Evegenez
Ini adalah kebahagiaan yang tidak bisa ku sembunyikan lagi, dia memberikanku cincin dan mengajakku untuk menikah dengannya.
Dia pria yang lucu, ternyata dia sangat gugup saat akan melamarku, pria yang tak kenal takut saat melawan Monster ternyata adalah pria yang sangat takut di tolak wanita.
Ah jadi pria itu sudah melamarnya, dari tulisannya sepertinya wanita ini sangat bahagia.
"Liona." Saat aku akan melanjutkan membaca buku harian itu, Sean kembali dengan luka di lengannya, aku menghampirinya menatapnya dengan khawatir.
"Kau kenapa?"