
Terik matahari menembus jendela kamar Varo dan Elena. Varo membuka kedua matanya, lalu melepaskan pelukan nya dari Elena. Ia duduk di atas ranjang, kemudian melihat jam. Ia melihat ada notifikasi dari handphone nya, ia membuka handphone nya lalu membaca pesan itu.
"Tuan jangan lupa pukul 08.00 kita ada rapat. Rapat ini sangat penting, tolong jangan di tunda atau jangan datang terlambat. Terimakasih Tuan."
Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 07.00, Varo turun dari ranjang lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya.
10 menit kemudian, Varo keluar dari kamar mandi dan mengambil pakaian nya dari lemari. Ia memakai pakaian nya dengan cepat, tapi rapi, kemudian turun ke bawah untuk sarapan.
Tepat pukul 07.35, Varo masuk ke dalam mobil dan menyalakan mobilnya, lalu pergi ke perusahaan. Ia tidak berpamitan kepada Elena karena Elena masih tertidur nyenyak. Ia hanya mengirim pesan singkat supaya Elena tidak khawatir dimana dia berada.
Pukul 07.55, Varo sampai di perusahaan. Varo berjalan dengan cepat untuk masuk ke dalam lift. 2 menit kemudian, Varo keluar dari lift dan berlari ke ruangan rapat. Tepat pukul 08.00, Varo memasuki ruangan rapat, kemudian duduk di kursi nya.
"Maaf atas keterlambatan saya" Ucap Varo.
"Anda tepat waktu Tuan" Jawab mereka.
"Saya terlambat 20 detik, itu tidak tepat waktu" Ucap Varo.
"Baiklah, kalau begitu mari kita mulai rapatnya" Ucap Varo.
Mereka memulai rapat.
Di rumah.
Elena bangun dari tidur nya. Ia melihat di samping nya tidak ada Varo. Ia melihat jam, lalu teringat kalau Varo sudah pergi ke perusahaan untuk rapat. Elena duduk di atas ranjang, lalu mengambil handphone nya dan membaca pesan dari Varo.
"Saya ada rapat, nanti kamu jangan lupa sarapan. Mungkin saya pulang nya agak larut, tidak perlu khawatir."
"Ah sendiri lagi" Ucap Elena.
Elena meletakkan handphone nya lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. 20 menit kemudian, Elena keluar dari kamar mandi, lalu mengambil pakaian nya dari lemari. Setelah selesai berpakaian, Elena keluar dari kamar dan berjalan menuju ruang makan. Ia mengambil sarapan sederhana yang di buat Varo dari lemari.
"Padahal dia sibuk, masih sempat saja membuat sarapan" Ucap Elena.
Elena duduk, lalu memakan sarapan yang dibuat Varo.
"Halo?" Ucap Elena.
"Dokter, ada keadaan darurat, kami membutuhkan mu. Segera lah datang"
"Baik, saya segera datang" Ucap Elena lalu mengakhiri percakapan.
Elena mengunci semua pintu rumah nya. Ia mengambil kunci motor, lalu mengeluarkan motor nya dari garasi. Ia menutup pintu garasi, lalu menutup gerbang.
Elena menyalakan motor nya, kemudian menjalankan dengan sangat cepat. Elena sengaja tidak pakai mobil karena di jam segitu jalanan sangat macat.
9 menit kemudian Elena sampai di rumah sakit. Ia memarkirkan motornya, lalu berlari masuk ke dalam rumah sakit. Salah satu perawat mengarahkan Elena untuk segera ke ruangan operasi.
Elena memakai waktu 2 menit untuk mengganti pakaian nya. Setelah itu dia langsung masuk ke ruang operasi dan membantu mereka melakukan operasi.
"Maaf aku terlambat" Ucap Elena.
"Anda tepat waktu dokter" Jawab mereka.
Mereka mulai melakukan operasi.
Di perusahaan, akhirnya rapat selesai. Varo mengecek ponsel nya dan mendapat pesan dari Elena.
"Aku ada urusan di rumah sakit"
Setelah selesai membaca pesan, Varo mematikan ponsel nya dan menyimpan nya kembali. Varo di ajak asisten nya untuk mengecek cara kerja karyawan mereka.
"Baiklah, kita cek sekarang" Ucap Varo.
"Baik Tuan"
Hari ini Varo dan Elena benar-benar sibuk. Mereka kembali ke kehidupan semula. Kalau ada waktu luang, mereka akan menghabiskan waktu bersama.