EdBell

EdBell
Bab 31 - EdBell



Seluruh keluarga sudah berkumpul. Suasana di ruangan sangat bahagia, senyuman lebar terpapar di wajah mereka.


"Jadi selama ini Alvaro hanya di peralat?" Tanya Ayah


"Iya. Alvaro adalah anak yatim piatu. Ia di ambil Aurora dari panti asuhan karena sedikit mirip dengan Edbert dan sesuai dengan selera nya. Selama ini dia menuruti kemauan Aurora. Kalau Alvaro melanggar satu kata, maka dia akan di hukum"


"Kamu bilang Aurora itu adalah Kylie. Bukan nya Kylie sudah di penjara?" Tanya Papi


"Iya kemarin dia sudah masuk penjara, tapi ada orang yang membebaskan dia. Aku tidak tahu siapa orang itu, mungkin dia akan kembali untuk membalaskan dendam Kylie atau hal lain nya"


"Sekarang?" Tanya Ayah


"Menurut perkiraan Bella mungkin dalam jangka waktu yang lama. Untuk saat ini kita bebas melakukan apa saja, tidak akan ada yang mengganggu" Jawab Bella


"Jadi bagaimana dengan Alvaro?" Tanya Bunda


"Aku dan Edbert berencana untuk merawat dan menyekolahkan dia"


"Apa keputusan kalian sudah bulat?" Tanya Mami


"Ya, kami tidak akan menyesali keputusan kami. Tapi kami punya syarat untuk itu" Jawab Bella


"Apa syarat nya?" Tanya Ayah


"Alvaro harus menikahi salah satu putri kami nanti"


"Ha?" Para orangtua terkejut


"Wah nanti Alvaro akan menikahi putri kaya raya. Alvaro harus bisa dong lebih kaya dari mereka, nanti jadi di rendahkan lho" Ucap Mami


"Iya Nek, Alvaro akan berusaha" Jawab nya


"Nah gitu dong sayang" Ucap Bella


Alvaro tersenyum. Ia bahagia bisa di terima di keluarga terkenal. Padahal dia hanya anak yang biasa saja. Ia sangat bersyukur atas apa yang di berikan Tuhan kepada diri nya.


Keesokan harinya


Para wartawan mulai lagi datang ke rumah Edbert dan Bella. Bukan mereka yang menyuruh Edbert dan Bella untuk keluar, melainkan Bella dan Edbert lah yang keluar sendiri.


"Kenapa anda diam saja Aurora masuk penjara? Apa dia seorang penipu?"


"Lalu siapa Alvaro? Apakah benar dia adalah anak tuan?"


"Kami butuh penjelasan, kami butuh penjelasan!" Ucap mereka


"Semua mohon tenang ya. Disini saya akan menjelaskan semuanya" Jawab Bella


"Satu lagi, dia bukan Aurora, melainkan Kylie! Kylie dulu sudah pernah masuk penjara, tapi dia di bebaskan oleh seseorang dan menyamar sebagai Aurora. Sekarang dia sudah mendapatkan karma nya. Dan siapa yang bekerja sama dengan Aurora atau Kylie, sebentar lagi nasib nya akan sial! Ia akan menyesali perbuatannya! Bertobatlah segera!" Tegas Bella


"Lalu bagaimana dengan orang yang membebaskan Kylie dari penjara?"


"Belum diketahui asal-usulnya. Cepat atau lambat semua akan terungkap" Jawab Edbert


"Bukan nya Aurora mempunyai orang tua? Dimana orang tua nya?"


"Masalah itu kami tidak mengetahui nya" Jawab Bella


"Apa mereka tidak masuk penjara?"


"Mereka tidak bersalah" Jawab Bella


"Bella ayo" Ajak Edbert


Edbert membawa Bella masuk ke dalam rumah.


"Tuan, Nyonya!!" Panggil mereka


"Semua sudah! Bubar, bubar!" Asisten mengusir para wartawan dari halaman rumah Edbert dan Bella.


"Paman, bibi" Sapa Alvaro


"Hai sayang. Maaf ya lama. Mari sarapan" Ucap Bella


"Oke bi"


"Bert emang Varo harus manggil kita paman dan bibi ya? Gadak panggilan lain gitu?"


"Kamu mau di panggil apa?"


"Gimana kalau Varo manggil Ayah dan Bunda saja? Atau Papi, Mami? Soalnya dia calon menantu kita"


"Papa, Mama saja" Jawab Edbert


"Oke. Mulai sekarang Varo manggil kami dengan sebutan Papa dan Mama. Mengerti?"


"Baik Ma" Jawab Varo


Entah kenapa, Varo merasa sangat bahagia nanti dia besar menikahi Putri dari Mama dan Papa nya. Dia akan berusaha sekuat tenaga agar calon istri nya nanti bisa menerima dan mencintai nya dengan tulus. Ia tidak mau calon istrinya nanti menikahi dia karena terpaksa.


...〜(꒪꒳꒪)〜...


Jangan lupa dukungannya. Jangan ragu untuk kasih saran, tapi sarannya yang mendukung, bukan menjatuhkan.