EdBell

EdBell
Bab 65



Keesokan pagi, Varo dan kedua orangtua Elena sampai di kediaman Jackson. Elena menyambut kedatangan mereka.


"Kamu kenapa kesini sindiran?" Tanya Edbert dengan sedikit marah.


"Aduh Papa, jangan marah-marah dong. Sudah sana, cepetan liat keadaan Jackson" Jawab Elena dengan canda nya.


"Kamu baik-baik saja kan sayang?" Tanya Bella kepada putri kesayangannya.


"Elena baik-baik saja Ma" Jawab Elena dengan senyum lebar nya.


"Bagus. Kamu udah sarapan?"


"Belum sii, tapi Elena sama pelayan lain nya lagi nyiapin sarapan"


"Mau Mama bantu?"


"Tidak usah Ma, udah siap kok. Kalian liat keadaan Jackson aja sana"


"Yasudah, nanti panggil untuk sarapan ya"


"Baik Ma"


Varo dan kedua orangtua Elena masuk ke dalam kamar Jackson.


"Kalian sudah datang?" Ucap Jackson yang sedang meminum susu.


"Iya Pa. Bagaimana keadaan Anda?" Jawab Varo sambil duduk di samping Jackson.


"Sudah lumayan membaik. Ini semua berkat kerja keras Elena" Jawab Jackson yang meletakkan gelas susu nya ke atas meja.


"Baguslah. Apa Anda sudah sarapan Tuan Jackson?" Tanya Edbert.


"Putri Anda sudah memberi saya sarapan" Jawab Jackson dengan senyuman nya.


"Varo bisa keluar sebentar? Saya dan mereka mau berbicara sebentar" Tanya Jackson kepada anak nya.


"Oh baik, saya pamit dulu" Jawab Varo lalu keluar dari kamar Jackson.


Karena Varo tidak tau mau kemana, ia menghampiri Elena ke dapur.


Saat berjalan ke dapur, Varo mendengar Elena tertawa dengan sangat puas. Varo ikut tersenyum dari kejauhan sana.


"Hahaha kamu apaan sih, tepung nya jangan di gituin. Hahaha lucu banget" Ucap Elena.


"Nona dari tadi ketawa mulu deh. Ga capek? Hahaha" Ucap pelayan itu sambil bercanda.


"Habisnya kamu buat lucu-lucu dari tadi" Jawab Elena.


Pelayan itu melihat Varo berdiri tak jauh dari mereka. Ia memberi salam kepada Varo lalu meninggalkan mereka berdua di dapur.


Varo? Dia napain? Batin Elena.


Varo berjalan mendekati Elena yang sedang bingung. Ia memegang pinggang Elena lalu mendekatkan wajah nya ke wajah Elena.


"Kenapa? Aku sangat tampan ya?" Ucap Varo.


Elena kembali tersadar. "Tidak, aku masih kesal pada mu" Jawab Elena yang mengalihkan pandangannya dari Varo.


"Aku minta maaf"


Varo mengangkat satu tangan nya, kemudian menarik wajah Elena dengan pelan ke hadapan nya.


"Jangan marah lagi" Ucap Varo sambil mencium bibir Elena.


Elena tidak menolak ciuman Varo, ia sangat menikmati nya.


"Hei apa yang sedang kalian lakukan?" Ucap Jackson yang tiba-tiba saja datang ke dapur.


Varo dan Elena tidak terkejut. Mereka melepaskan ciuman mereka dengan perlahan.


"Kenapa Anda bertanya? Padahal Anda melihat nya" Jawab Varo.


"Uhuk maaf menganggu kalian, saya hanya mau memberitahu kalau nanti jam 10 pagi tunangan Varo akan datang" Ucap Jackson lalu kembali lagi ke kamar nya.


Varo kembali lagi melihat Elena.


"Hei tidak apa-apa, semua akan baik-baik saja" Ucap Elena yang menepuk pipi Varo.


"Baik" Jawab Varo dengan suara lemas.


Ah akhirnya yang di tunggu-tunggu datang juga. Aku sangat penasaran bagaimana wajah tunangan Varo. Hm dia akan menikmati hasil perbuatan nya selama ini. Batin Elena.


Beberapa saat kemudian.


"Sarapan sudah siap. Ayo semua makan dulu" Panggil Elena kepada keluarga nya.


Edbert dan Bella tersenyum melihat putri mereka. Tidak terasa Elena sebentar lagi akan menjadi milik orang. Walaupun orang itu adalah keluarga mereka sendiri, tapi rasanya tidak tega untuk memberikan putri mereka kepada orang lain.


"Tuan Jackson makan lagi?" Tanya Elena.


"Sudah lah" Jawab Jackson singkat.


Bilang aja tertarik sama masakan Elena. Batin Elena.


"Selamat makan" Ucap Elena dengan bahagia.


Mereka berlima sarapan dengan penuh tawa dan canda. Sudah lama Jackson tidak merasakan sensasi ini, ia benar-benar menikmati nya.