
Kehidupan ini sangat menyenangkan. Bella menelepon kedua orangtuanya dan orangtua Edbert untuk berkumpul. Ia memasak makanan mewah untuk makan nanti. Bella tidak kerja sendiri, ia dibantu oleh Tyler, Viktor, serta Edbert.
Malam hari kemudian akhirnya orang yang di undang sudah sampai di tempat tujuan. Bella memeluk dan mencium kedua orangtuanya dan orangtua Edbert, Edbert juga mencium dan memeluk orangtuanya dan Bella.
Bella dan Edbert membawa kedua orangtua mereka ke ruang makan untuk makan malam terlebih dahulu. Mereka sudah melakukan perjalanan jauh, pasti melelahkan.
Setelah selesai makan, mereka semua berbincang-bincang di ruang tamu bersama dengan Varo dan adik-adiknya. Kedua orangtua Edbert dan Bella sangat senang, akhirnya mereka memiliki cucu dan sebentar lagi akan di panggil kakek dan nenek.
"Sebentar lagi cucu Bunda sudah besar" Ucap Bunda sambil menggendong Alex.
"Elena juga, sebentar lagi sudah besar" Ucap Papi sambil menggendong Elena.
"Semoga Alex dan Elena menjadi anak yang baik. Tidak melawan orang tua, rajin belajar, mendengarkan omongan baik dari Kakak Varo, mencontoh sikap-sikap yang baik" Ucap Ayah.
"Baik-baik sama Nenek dan Kakek, dengarkan nasehat kami, jangan sering bermalas-malasan" Tambah Mami.
"Tyler dan Viktor, jaga lah anak kalian dengan baik, sebentar lagi Layria akan besar, semoga dia menjadi anak yang baik" Ucap Ayah.
"Iya Yah, kami akan jaga dia dengan baik" Jawab Tyler.
"Wah karena ini moment yang langka, bagaimana kalau kita berfoto terlebih dahulu? Soalnya jarang-jarang bisa ngumpul lengkap kayak begini" Ucap Bella.
"Boleh"
"Ya setuju"
"Iya boleh"
Mereka semua setuju dengan ucapan Bella.
Bella memanggil asisten dan menyuruh dia untuk memfotokan mereka dengan bagus.
"Senyum, 1,2,3"
"Cisss"
Mereka menikmati malam itu bersama-sama. Suatu saat mereka pasti merindukan momen yang seperti ini lagi. Keluarga ini sangat bahagia, semoga tidak ada yang merusak nya.
...Tamat...
Cerita tentang Bella dan Edbert sudah berakhir. Di bab selanjutnya kita akan membahas tentang anak-anak mereka.
Sebelumnya author minta maaf kalau ada kata yang tidak menyenangkan. Kalau mau kasih saran silahkan, tapi yang mendukung, bukan menjatuhkan.
Jangan lupa di follow, nanti bakal di follback kok.
#Bonus episode
"Elena Kakak saran kan jangan dekat-dekat dengan orang itu!" Tegas Alex.
"Huhu Kakak jahat! Kakak selalu memarahi Elena. Lihat saja, kalau Kak Varo sudah pulang, aku akan melaporkan mu!"
"Elena!"
"Hum! Aku akan melaporkan mu pada Kak Varo"
Tin, tin
"Kak Varo" Ucap Elena sambil memeluk Alvaro.
"Hei"
"Kakak, Kak Alex jahat! Dia selalu memarahi Elena"
Varo melihat Alex.
Alex memutar kedua bola matanya dan mengangkat bahu nya.
Varo mengedipkan matanya kepada Alex.
"Alex, sudah berapa kali Kakak bilang sama kamu?"
"Maaf Kak"
"Kamu seharusnya minta maaf sama Elena, bukan sama Kakak"
"Kak, Elena tidak mau, dia jahat" Ucap Elena yang masih memeluk Varo.
"Elena kamu sudah besar, kamu harus"
Elena memotong pembicaraan Varo.
"Iya, iya, aku harus bersikap dewasa. Hum!"
"Maaf Elena" Ucap Alex untuk mengakhiri masalah sepele mereka.
"Elena yang minta maaf, bukan Kakak" Jawab Elena.
Varo menghela nafas, hampir setiap hari Elena dan Alex melakukan hal yang sama. Mulai dari mereka kecil sampai sekarang.
"Sudah berbaikan. Ayo masuk ke rumah" Ucap Varo.
"Kak Varo mau ketemu sama Mamah dan Papah?" Tanya Elena.
"Iya"
"Tadi pagi Mamah dan Papah sudah berangkat"
"Kemana?"
"Kakak tidak di beritahu ya? Kasihan banget deh. Katanya mereka ke Jepang liburan"
"Oh ya sudah tidak apa-apa. Masih ada Kakak yang menjaga kalian"
Untung saja kedua adik Varo menerima dia apa adanya. Elena dan Alex sama sekali tidak peduli kalau Varo berbeda dari mereka. Mereka sudah menganggap Varo sebagai Kakak sendiri. Varo juga begitu, ia sangat baik kepada adik-adik nya.
Elena sudah tau kalau nanti Varo akan menikahi dia. Ia sangat setuju dan merasa senang. Tapi Elena minta tunggu dia selesai kuliah baru mereka menikah. Kalau tentang pekerjaan, itu sudah di atur, tinggal tenang saja.
#End
...〜(꒪꒳꒪)〜...
Ini hanya bonus episode, bukan cerita bab selanjutnya. Terimakasih.