BARSHA

BARSHA
#8



Kejadian tadi siang membuat gelisah Alex, bagaimana tidak belum apa apa saja Caira dan Selvia sudah berulah. Dia takut sampai terjadi apa apa sama Arsha. Karna kegelisahannya itu, dia memutuskan untuk menelfon Arsha


* tut.....tut.....tut.....tut suara getar dari telfon Alex. Cukup lama sampai akhirnya Arsha mengangkat telfon darinya.


' hallo Sha '


' lho baik baik aja kan '


' gue cuma khawatir sama lho, takut ada apa apa '


' kalo gitu gue tutup dulu telfonnya ya, gue cuma mau mastiin itu aja. Sorry udah ganggu waktu lho '


Setelah memastikan Arsha aman, dia segera menutup telfonnya dan bergegas tidur karna jam sudah menunjukan pukul 22.35


Pantas saja Arsha lama mengangkat telfon dari Alex, rupanya dia sudah berada di alam bawah sadarnya.


* skip sekolah


Hari ini adalah hari terakhir masuk sekolah, karna besok sudah lusa.


Arsha, Caera, Faizah dan Inggrid terlihat sudah berada di dalam kelas. Mereka berempat sedang sibuk dengan dunianya sendiri. Caera yang sedang berduaan bersama Balin, Inggrid dan Faizah yang sedang mengobrol sedangkan Arsha memilih untuk.melanjutkan tidurnya. Karna semalam setelah selesai telfon bersama Alex dia tidak bisa menyambung kembali tidurnya.


Bel masuk pembelajaran pertama akhirnya berbunyi, Arsha yang masih sangat sangat mengantuk akhirnya mencoba membuka matanya dengan sekuat tenaga.


Pak Jamal, guru yang paling Arsha benci. Karna gara gara pak Jamal Arsha selalu di hukum.


" Arsha...... "


Nah belum apa apa Arsha sudah di panggil oleh pak Jamal, pasti hari ini dia akan di hukum untuk membersihkan toilet, oh ayolah hari ini dia sangat sangat mengantuk. Dengan malas dia berdiri dan berjalan kedepan.


" kenapa si pak, masih pagi jangan marah marah nanti cepet tua. Mana bapak belum nikah lagi " ucap Arsha yang masih setengah sadar.


Apa yang sudah Arsha duga benar benar terjadi. Dia di hukum oleh pak Jamal untuk membersihkan toilet. Padahal hari ini dia tidak melakukan kesalahan apapun, mencela? Yang benar saja dirinya tidak mencela, mengolok olok, tpi memang seperti itu kenyataannya.


" oke " jawab Arsha dengan entengnya. Tanpa basa basi dia segera berjalan keluar menuju toilet guru. Sekarang yang ada di pikirannya adalah tidur, dan ini adalah kesempatan terbaiknya karna dia bisa tidur di dalam toilet tanpa harus mengikuti pembelajaran.


Bel istirahat sudah berbunyi namun Arsha belum juga kembali ke dalam kelasnya.


" Arsha berihin toiletnya kok lama banget ya "


" ini sih udab fiks ada yang nggak bener, yok samperin ke toilet guru takut ada apa apa sama dia "


Akhirnya Caera, Faizah dan Inggrid bergegas menyusul Arsha di toilet guru. Dan betapa terkejutnya mereka mendapati Arsha sedang terbarinh di lantai di dalam toilet guru. Bukannya merasa panik mereka malah tertawa terbahak bahak melihat Arsha yang sedang berbaring disana. Mereka tahu bahwa Arsha pasti tidak sedang pingsan akibat terluka, tapi dia sedang tertidur. Mereka tahu karna suara dengkuran Arsha yang begitu keras.


" gila ni anak malah tidur,,,,,, hahaha " ucap Faizah yang terus tertawa sampai perutnya terasa sangat sakit.


" udah sana bangunin nanti ketahuan guru malah kita juga yang kena hukum "


Setelah Arsha terbangun, mereka berempat bergegas pergi menuju kantin. Sesampainya di kantin seperti biasa Inggrid memesan makanan, kali ini mereka memilih bergabung bersama Alex End The Geng.


" Sha lho habis dari mana kok penampilan lho berantakan gitu "


" habis di hukum sama pak Jamal buat bersihin toilet guru " jawab Arsha yang masih setengh sadar.


" pak Jamal lagi pak Jamal lagi. Nggak ada bosen bosennya lho di hukum sama dia, heran gue " protes Daffa.


" udah lah gue laper mana si Inggrid lama bener pesen makannya "


" jangan ngomel mulu nanti cantiknya ilang, tu Inggrid udah dateng "


Akhirnya mereka menyantap makanan mereka bersama sama.