BARSHA

BARSHA
#25



Melihat adiknya yang sedang dititah masuk ke dalam oleh oleh Alex, Ardian segera turun dari tangga buru-buru.


" lho apain adek gue Lex " tanya Ardian ketika dia mendapati tubuh adiknya lesu dan sangat pucat, dia takut Arsha kenapa kenapa.


" tadi habis pingsan bang " jelas Alex singkat.


" bandel si jadi adek kan pingsan kan, belum juga sembuh " omel Ardian yang mengambil alih posisi Alex untuk menitah Arsha masuk ke dalam kamar.


Alex diam saja saat sudah berada di depan pintu kamar Arsha, dia bingung antara turun dan menunggu di bawah saja atau ikut masuk ke dalam. Tapi rasanya sedikit tidak tahu diri jika dia tiba tiba saja masuk ke dalam tanpa persetujuan seseorang mengingat bahwa Alex bukanlah anggota keluarga itu.


Walaupun Alex adalah pacar Arsha tapi dia sedikit punya sopan santun agar tidak sembarang keluar masuk ke dalam kamar orang. Alhasil dia diam saja ketika Ardian membawa Arsha masuk.


Belum sampai di dalam kamar, Ardian berhenti ketika mendapatkan Alex berhenti di depan pintu.


" masuk aja gapapa kok ada gue tenang aja " ucap Ardian yang seolah mengerti kenapa Alex berhenti.


Tanpa ba bi bu lagi Alex akhirnya ikut masuk ketika di perbolehkan oleh kakak pacarnya itu yang tak lain adalah Ardian.


Sebenarnya Arsha tidak pingsan, dia masih sadar tapi dia enggan berbicara karena dia benar benar merasa pusing, lemas sekali rasanya hanya untuk sekedar mengatakan iya.


" ya udah tidur aja ya " ucap Ardian kembali. Kali ini Arsha menjawab ucapan Ardian tapi tidak ditujukan pada Ardian melainkan pada Alex yang sedari tadi diam sama melihat kedua insan yang kini ada di hadapannya.


" Alex sini naik keranjang temenin Arsha tidur " ucap Arsha kepada Alex yang langsung membuat Alex kaget dan langsung melirik Ardian, Ardian hanya mengangguk tanda mengiyakan perkataan Arsha barusan. Bukan apa tapi dia tahu bahwa niat Arsha hanyalah sekedar di temani, toh juga Ardian tidak akan meninggalkan mereka berdua di dalam kamar.


" gapapa, dia emang suka gitu kalo lagi sakit, di peluk pas lagi keadaan gitu pasti buat dia tenang banget " jelas Ardian yang masih menangkap keraguan di dalam wajahnya.


Setelah mendapatkan izin dari Ardian akhirnya Alex naik ke atas ranjang Arsha kemudian memeluknya untuk menemani dia tidur. Tak berselang lama Arsha sudah berada di alam mimpi membuat Alex terheran heran. Kenapa bisa tidur secepat itu dengan keadaan sakit.


Karna menurut Alex biasanya orang sakit cenderung susah tidur karna badannya terasa panas dan itu pasti sangat tidak nyaman apalagi walaupun badan panas tapi badan berasa dingin, itu pasti sangat sangat tidak nyaman.


" dia emang suka digu Lex, nanati kalo tiba tiba dia bangun terus nangis jangan kaget soalnya udah biasa kayak gitu kalo lagi sakit. Peluk aja yang kuat tapi harus dengan rasa cinta juga jangan asal peluk erat aja bisa mati adek gue nanti " jelas Ardian.


" apa nanti gapapa kalo ada yang lihat bang, takut pada salah paham " ucap Ardian sedikit takut karna hal tersebut, dirinya tidak pernah melakukan hal semacam ini terhadap pacar pacarnya dulu, paling cuma menemaninya tidur di rumah sakit, itupun dengan posisi duduk di sebelah ranjang. Tidak seperti sekarang.


Ardian menggeleng dan berkata. " gapapa kan ada gua "