
Bagaimana keadaan Leon ?
dia masih sama Kak, enggan membuka matanya. Aku dan Maggie bahkan hampir putus asa, Kak Leon tak pernah menunjukkan tanda tanda apapun.
ini Kak Minumlah!
Elsa meletakan secangkir kopi di hadapan Maxim, Maxim meraihnya dan menyeruputnya sedikit demi sedikit.
Maxim menatap ke arah Leon, Maxim meletakan cangkir di tangannya asal. Maxim melangkah mendekat pada ranjang pasien Leon.
Bangunlah Leon, Sampai kapan kau akan terus menjadi parasit untuk adikmu!
Perusahaan mu akan bangkrut jika kau terlalu lama bermalas -malasan seperti ini.
Elsa juga lelah melakukan semua tugasmu, Hei bangunlah!
Aku ingin kembali beradu mulut denganmu,Leon apa kau tahu?
Aku akan menikah !
Apa kau tidak ingin menghadiri pernikahanku?
Maxim tersenyum kecut, Maxim tidak bisa berbohong. ia juga merindukan sahabatnya ini, Maxim yang terlalu sibuk tidak tahu pasti kabar Leon.
Maxim berpikir jika Leon telah membaik, namun kali ini dia melihat keadaan sahabatnya. Tidak berdaya, dan tampak seperti Mayat hidup.
Maxim melihat Jam di ponselnya 3 dini hari, dia menoleh ke arah Elsa yang telah tertidur di sofa.
Maxim mendekat ke arah Elsa ,dua tahun sudah aku tidak melihatmu El.Kau mengejutkan ku ,Kau berubah menjadi gadis mandiri .Kau juga menjaga Leon dengan sangat baik .
Maxim membenarkan posisi Elsa,dia memasangkan selimut di tubuh Elsa.Maxim meletakan secarik kertas ,setelah itu Maxim keluar dari Rumah Sakit .
🔥🔥🔥
Maggie mengernyit saat melihat Elsa masih terlelap.
Elsa, bangunlah!
Elsa menguap ,dia sedikit membuka matanya. Maggie aku masih sangat mengantuk, jangan menggangguku.
Maggie mengernyit saat mendengar racauan Elsa yang tidak jelas.
Elsa ini hampir jam 9 .
Apa kau tidak akan ke kantor? Maggie sedikit menaikkan nada bicaranya.
Elsa membulatkan matanya, kau bercanda kan Maggie. "keluhnya saat telah nyawanya telah berkumpul ".
Aku tidak bercanda El, Mengapa kau terlihat begitu mengantuk. Apa semalam Kau meminum Kopi dan tidak bisa tidur?
Elsa menggeleng, Elsa melihat kertas yang terletak di nakas. Elsa meraih dan meletakkannya di dalam tas, dengan tergesa Elsa berhamburan ke kamar mandi.
Maggie yang sibuk menata kertas gambar yang dibawanya, menoleh saat mendapat sapaan dari Dr. Sarah.
Apa kau sedang sibuk Maggie? Dr. Sarah mendekat dan membawakan sarapan kedua gadis itu.
Sama sekali tidak Dr.Sarah ,Kau bisa bergabung bila kau mau.
Dr. Sarah meletakan nampan berisi makanan di meja,Maggie membereskan kertas Desain bajunya.
Wah indah sekali! apa kau yang membuatnya.
Maggie mengangguk ,ini hanya gambar iseng saja! elaknya.
Ini rancangan gaun yang sangat indah!
Aku bahkan belum pernah melihat gaun seindah ini. Dr Sarah tiada henti memberikan sanjungan pada Maggie.
Selamat pagi Dr. Sarah!
Elsa yang keluar dari kamar mandi menyapa Dokter muda itu.
Selamat pagi El, Dr. Sarah tersenyum manis.
El Kemari lah!
Dr. Sarah membawa makanan untuk kita, Maggie memberi isyarat dengan matanya.
Elsa menelan kasar ludahnya dia melirik ke arah jam dinding, dia bangun kesiangan dan sekarang harus melewati sesi sarapan.
Elsa kini mengunyah roti di mulutnya, sembari matanya terus melihat ke arah Jam dinding.
Elsa dan Maggie tidak bisa menolak sarapan pagi yang selalu dibawa Dr. Sarah. kedua wanita itu, melihat ketulusan dimata Dr.Sarah setiap kali mengantarkan makanan itu.
🔥🔥🔥
Maxim yang sudah kembali ke New York,telah kembali sibuk dengan tugasnya yang menggunung.
Morning Honey!.
Maxim menyambut pelukan wanita yang paling dia hormati dan kasihi.
Morning Mom, jawab Maxim.
Maxim apa Anna ikut bersama mu kemari?
Jasmine mengedarkan pandangannya di ruang kerja putranya ini.
C'mon Mom ...Anna masih sibuk dengan semua jadwal pemotretannya.
Astaga!
Maxim seharusnya Kau dan Anna mengambil cuti untuk mengurusi pernikahan kalian!
Jasmine melipat kedua tangannya di depan dada.
Maxim menghentikan tangannya yang sibuk menandatangani berkas. dia melangkah mendekati Mommy nya.
Kenapa Mom begitu ingin aku cepat menikah? Maxim duduk di sebelah Jasmine dengan memegang tangan ibunya.
Mom hanya ingin segera menimang cucu, aku Jasmine dengan tertunduk.
Maxim menghembuskan napasnya kasar, it's ok Mom.! aku akan memajukan tanggal pernikahannya.
Jasmine mendongak, dia tersenyum sumringah pada putra pertamanya ini.
Sebenarnya aku sudah bisa memberikan banyak cucu untuk mu Mom.aku hanya tidak ingin terlihat bajingan, dengan memilik bayi sebelum menikah. Maxim membatin".
Jasmine pamit pulang ke Mansion, setelah mendengar kabar baik atas keputusan Maxim.
🔥🔥🔥
Arnold mengepalkan tangannya saat melihat berita di televisi.
Anna mendapat pesan dari Maxim, sebuah gambar desain cincin.
pilihlah salah satu, aku akan memesankan nya untuk mu .
Anna segera mengetik balasan untuk Maxim.
🔥🔥🔥
Maggie yang telah sarapan kembali bercengkrama dengan Dr Sarah.
Maggie kenapa kau bisa terluka? Dr. Sarah melihat ke arah lengan Maggie yang di perban.
Aku tidak sengaja terkena tembakan seorang penjahat yang mencoba merampok minimarket." ucap Maggie ''.
Astaga!
apa rasanya sakit? Dr.Sarah bergidik ngeri melihat lengan Maggie.
Maggie tersenyum kaku, lalu mengangguk.
Maggie perbannya mengeluarkan darah, tunggu aku akan menggantikan mengambil perban dan menggantinya.
Dr. Sarah kembali dengan peralatan dokternya, dia membuka pelan perban Maggie dan menggantinya.
Maggie meringis, saat Dr.Sarah tidak sengaja menarik kencang perbannya.
Maaf "ucap Dr. Sarah ".
Maggie menggeleng, tidak apa apa.
Dr Sarah pamit setelah cukup lama berada di ruangan Leon menemani Maggie.
Maggie yang tidak memiliki kegiatan memilih kembali berkutat dengan kertas dan penanya. Maggie kembali membuat desain.
🔥🔥🔥
Elsa meraih kertas yang sempat di tinggalkan Maxim semalam.
Kartu Nama Maxim.
kabari aku jika ada perkembangan Leon, maaf semalam aku harus kembali tanpa berpamitan. aku sudah kembali ke New York.
Elsa meletakan kertas itu dan segera mencatat Nomor Maxim di ponselnya.
Kak Maxim dari dulu sama saja! dia seperti hantu selalu berpindah pindah tempat ."gerutu Elsa ".
🔥🔥🔥
Astaga! Arnold hentikan, aku sudah lelah.
Arnold menggeleng, dia kembali memeluk Anna dengan meletakkan dagunya di ceruk leher Anna.
setelah mendengar kabar pernikahan Anna dengan Maxim yang di majukan. sontak membuat Arnold cemburu, dia tidak rela membiarkan Anna jatuh ke pelukan Maxim.
Drt..... drrt... drrrt..
Maxim Calling.
Arnold tersenyum miring dia tetap melakukan aktifitasnya dengan Anna.
Anna mencibir Arnold, dengan terpaksa Anna mendorong Arnold menjauh dari sisinya.
Anna mendengus kesal saat Arnold menjauhkan ponselnya dari jangkauan Anna.
Arnold Maxim bisa mencurigai aku? "Keluh Anna ".
tidak akan, selama kau menurut padaku.
Arnold melemparkan ponsel Anna menjauh dari Anna.
Arnold kembali memeluk Anna dengan erat,Anna pada akhirnya hanya mampu mengikuti keinginan Arnold.
🔥🔥🔥
Maxim menatap jengah pada ponselnya, Anna lagi lagi tidak mengangkat panggilannya.
ponsel Maxim kembali berdering, Maxim mengernyit saat mendapati nomor tidak di kenal.
Hallo Kak Maxim... ini aku Elsa!
Maxim menjauhkan ponselnya dari telinga, Lalu kembali mendekatnya ke telinga.
Elsa kecilkan suara mu, aku tidak tuli. Maxim mendengus kesal.
Elsa terkekeh, Maaf Kak aku hanya ikut bahagia karena mendengar berita pernikahan mu.
Kalau begitu datanglah ke pernikahanku nanti.Maxim menoleh saat mendengar pintu terbuka.
Elsa aku harus kembali bekerja, aku akan menghubungimu lagi.
Baiklah Kak!
Maxim meletakan asal ponselnya.
Dad ada apa? tanya Maxim dengan alis terangkat.
Aldrich menemuinya dan itu pasti menyangkut hal penting.
💋💋💋
See You ❤