
Kakak Kau harus membalaskan dendam ku, aku tidak rela di perlakukan Orlando sialan itu seperti ini.
Memangnya apa yang dia lakukan padamu? David menenggak minuman langsung dengan botolnya.
Kakak, aku sedang bicara denganmu! Daniel merenggut botol minuman itu dari tangan David, David merebutnya kembali.
Tenanglah adik bodoh, aku akan membereskan semuanya !.
David menepuk bahu Daniel ,ia melenggang pergi meninggalkan Daniel yang tengah mengumpat padanya .
Daniel memegangi lebam di wajahnya, ia menatap kesal pada punggung Kakaknya yang meninggalkannya begitu saja.
🔥🔥🔥
Maxim menatap dirinya di cermin, ia akan melakukan rapat dengan rekan bisnisnya.Maxim merasa lebih bahagia, sejak ia bisa meluapkan amarahnya pada pria yang sudah menyakiti Maggie.
Maxim hampir saja meninggalkan ponselnya, lalu ia kembali dan memasukan ponselnya ke dalam saku celana.
dilain tempat Maggie tidak berniat pergi ke Boutique. Hari ini Maggie memutuskan untuk membersihkan Apartemen, Maggie berencana membuat penyambutan untuk Maxim.
3 Hari tidak bertemu dengan Maxim membuat Maggie tidak bisa tidur dengan nyenyak, dia bahkan sering bermimpi jika Maxim ada di sebelahnya.
Maxim menatap jam di ponselnya, ia merasa ingin cepat cepat kembali menghirup Aroma fruit dari surau Maggie. Istri Cengengnya, yang ia tinggalkan sendirian di Apartemen.
Maxim menyembunyikan kebenaran keberangkatannya,Maxim beralibi mengurus bisnis .Walau yang sebenarnya Maxim hanya ingin menghajar, dan menghukum Daniel Contez untuk perbuatannya pada Maggie.
Maxim lalu bersiap untuk kembali ke Singapore. Maxim yang dulu nyaman pergi kemana pun. kali ini hatinya tergerak untuk cepat kembali pulang.
Jika dulu Jasmine harus membohonginya dengan alasan sakit, agar Maxim mau kembali ke rumah. kali ini Maggie satu level lebih tinggi dari Jasmine, untuk bisa membuat Maxim kembali dalam hitungan hari.
Maxim mengistirahatkan tubuhnya, dia memejamkan matanya. Maxim berada dalam penerbangan, dia menggunakan helikopter pribadi untuk memangkas jarak.
Maxim kembali terhanyut dalam tidurnya, kali ini Maxim terpejam erat.
Anne Kau kembali !
Wanita bermanik hazel itu menggeleng, Bibirnya tersenyum manis. Wanita pertama yang mengenalkan Maxim pada cinta, Maxim menatap wajah Anne dengan lekat Wajah itu mendadak berubah menjadi Maggie. Setelah Maxim mengerjapkan matanya, Sosok itu kembali menjadi Anne.
Aku tidak akan kembali Maxim, namun jika Kau masih ingin mencintaiku. cintai aku dalam wujud yang berbeda, Saat Kau melihat bayanganku dalam diri seseorang. Cintai lah ia seperti layaknya Kau mencintai ku dulu.
Anne mengecup dahi Maxim lalu mencium kedua manik gelap Maxim.
Tuan, kita sudah sampai!
Sebuah Suara membuat Maxim membuka matanya perlahan. Maxim menatap sekitarnya, dia sudah berada di helipad .
Maxim turun dari Helikopter, dia masuk ke dalam mobil menuju ke Apartemen.
🔥🔥🔥
" I love you when you call me Senorita".
Maggie bernyanyi di dalam kamar mandi, dia sedang membersihkan dirinya sendiri. Maggie yang selesai merapikan Apartemen, memilih membersihkan dirinya dari sisa debu yang menempel di tubuhnya.
Maxim sampai di Apartemen, ia menekan kode seperti biasa. Maxim melangkah pelan berangsur tergesa, tatapan matanya melihat perubahan suasana Apartemen yang tampak berbeda.
Semua ini persis, seperti apa yang dilakukan Mendiang Anne dulu.Sentuhan Warna Hitam putih yang Maggie pilih, Ternyata sama dengan kebiasaan Anne ,yang menyukai Warna Netral Seperti perubahan yang Maggie lakukan ini.
Maggie keluar dari bath up,Maggie melingkarkan handuk di sekitar tubuhnya.
Kak Maxim , Kau sudah kembali! Maggie lalu kembali melangkah,bahkan Maggie berlari kecil ke arah Maxim.
Maxim menahan keseimbangan tubuhnya, saat Maggie tiba tiba menubruk kan tubuhnya di dada Maxim.
"Kak Maxim akhirnya kau kembali ! ".
Maggie memeluk Maxim dengan sangat erat, bahkan Maggie lupa jika dirinya hanya mengenakan handuk.
Maxim sempat terkejut namun ia masih bisa menjaga ketenangannya.Maxim tidak menunjukannya pada Maggie, ia berusaha seolah tidak terpengaruh oleh pelukan Maggie yang mendadak itu.
Apa kau begitu merindukanku, hingga memelukku dengan sangat erat ?"Maxim berbicara dengan nada datar walau sebenarnya hati Maxim sedang trampolin di dalam sana" .
Sangat ....." Aku sungguh sangat merindukanmu Kak .Aku merindukan semuanya,Kau ,parfum mu, dan Pelukan ini ".
Maxim tidak mengerti ,mengapa hatinya seolah menghangat.bahkan hatinya seakan berbunga ,mendengar pengakuan Maggie yang begitu terang terangan mengutarakan isi hatinya .
Kau yakin dengan yang Kau ucapkan?"kembali Maxim bertanya".
Maggie diam dia tidak menjawab ,namun ?Maggie semakin mengeratkan pelukannya pada Maxim. Mau tak mau Maxim memejamkan matanya sesaat.,menikmati sensasi Aroma fruit dan benda kenyal yang menempel dengan sangat lekat di dadanya .Maxim mengumpat dalam hati,ia mengutuk hasratnya yang selalu bergairah dengan cepat jika Maggie yang menyentuhnya .
Maggie bahkan tidak berhenti bergerak saat memeluk Maxim, ia terus mendekatkan dirinya pada Maxim .
Maxim semakin tersiksa ,ia tidak sanggup lagi menahan dirinya.Maxim berusaha menghindar dari Maggie,dia mencoba mencari alasan .
Maggie tolong hentikan semua ini!" Aku harus mandi ,Suara Maxim terdengar begitu parau".
Maggie mendongakkan wajahnya ,Maggie dan Maxim beradu pandang. " Maggie menatap rahang kokoh Maxim, dengan tanpa sengaja Maggie menyentuh rahang itu dengan lembut. Maxim memejamkan matanya, seolah menikmati usapan Maggie di pipi dan rahangnya".
I Love You Kak Maxim.
Maggie lantas memejamkan matanya, dia hanya berani mengatakan kalimat itu dalam hatinya.
Maggie lalu memberanikan dirinya mencium Maxim, Maggie hanya menempelkan bibirnya sekilas pada Maxim ."Cukup lama Maggie menyalurkan kerinduannya pada Maxim,Maggie sendiri bingung karena hari ini Maggie hanya ingin rindunya pada Maxim tersalurkan".
Maggie lalu melepaskan pelukannya pada Maxim, dia menjauh dari Maxim yang sedari tadi hanya diam mematung.
Maxim membuka perlahan matanya, Maxim menatap Punggung Maggie yang hendak menjauh darinya.
Maxim menahan punggung Maggie dengan satu tangannya.Maxim lalu menariknya dalam rengkuhannya.Maggie hendak memutar tubuhnya, namun pergerakkan nya di kunci oleh Maxim. Maxim dan Maggie terhanyut saat kedua pandangan mereka terkunci satu sama lain.
Maxim dan Maggie saling menatap dan menikmati keindahan malam yang terasa lebih berwarna dari hari biasanya.
🔥🔥🔥
Kak Maxim aku sangat lelah! Cicit Maggie yang masih bergerak mencoba mencari posisi yang nyaman.
Kalau begitu tidurlah!
Maxim memeluk tubuh gadis itu untuk berada dalam pelukannya"Maxim memainkan beberapa helai surau Maggie, lalu di hirup nya Aroma Fruit itu sedalam dalamnya".Maxim menaikkan selimut untuk menutupi tubuh mereka berdua.
Maxim mencium puncak kepala Maggie dan ikut memejamkan matanya, dia tidur dengan memeluk Maggie. kebiasaan baru yang Maxim sukai, Maggie tak kalah bahagia dia tersenyum dalam tidurnya. Maggie yang selama 3 hari lalu tidak dapat tertidur nyenyak, kini tak memperdulikan apapun.
Maggie merasa sudah nyaman dengan Maxim, Maggie berharap ini bukanlah bunga tidurnya.
Maxim baru saja memperlakukannya dengan lembut, dan penuh kasih sayang.Malam ini, Maggie benar benar telah menjadi Istri seorang Maxim Orlando.
Tinggalkan Like dan komen, Terima Kasih....
💋💋💋
See You ❤