You Heart Me Season 2

You Heart Me Season 2
You Heart Me~Part 14



Cukup ikuti gerakan ku !


Maxim memberi aba aba pada Maggie, untuk mengatur langkah kaki gadis itu.


Maxim memegangi pinggang Maggie dengan erat. Maggie menumpukan tangannya di dada Maxim, mereka berdansa sesuai irama.Maxim begitu betah menghirup aroma buah dari Surau Maggie.


Maggie mengulum senyum,ia dan Maxim seperti seorang Princess dan Pangeran nya bukan.


ditengah khayalan Maggie itu,mendadak Lampu pencahayaan Pesta Mati.Maggie yang ketakutan merangsek ke pelukan Maxim, Maxim mengerti ketakutan yang di rasakan Maggie. Dasar Penakut! Maggie mengerucutkan bibirnya mendengar ejekan Maxim.


Tenanglah ini hanya sebentar!


Kali ini Maggie hanya mengangguk.


Terdengar Suara Mr. Wong meminta para tamu untuk mengenakan topeng yang akan di berikan para pelayan,Maxim dan Maggie saling menatap satu sama lain.Maxim bahkan mengerutkan dahinya, ia tidak tahu jika Semua ini Sudah di rencanakan.


Well..." Sepertinya ,Kita akan ikut dalam Pesta topeng. Maxim mendengus kesal".


Sungguh membosankan! gumam Maxim.


Maggie menatap wajah Maxim yang menjadi kusut karena Pesta topeng sialan ini.


"Kau tidak suka Pestanya?" Maggie memberanikan diri bertanya pada Maxim.


Maxim menggeleng. "Tidak Sama Sekali, ini hanya membuang waktu saja ".


Maggie menelan kasar saliva nya, Maxim terlihat marah saja ia masih begitu tampan. malah kadar ketampanannya semakin meningkat.


Apa? Terpesona heh! "Maxim tersenyum sinis"


Maggie segera menggeleng keras, dia segera menunduk menutupi rona merah di pipinya.


Maxim meraih topeng hitam,Maggie meraih topeng berwarna Merah Menyala. Setelah mendengar kembali suara MC. Seluruh penghuni ruang dansa,mengenakan topeng masing masing.Maxim dan Maggie melakukan hal yang sama.


Alunan musik kembali menyala, lampu berubah menjadi remang. Kesan Romantis Sungguh Sangat pantas tersemat dalam pesta Mr. Wong ini.


Maxim dan Maggie turut bergerak mengikuti irama. Maxim dan Maggie menari dengan pelan, Maxim melihat gerakan Maggie yang masih begitu amatir.


"Kak Maxim aku takut tidak bisa mengenalimu? " Maggie menyerukan pemikirannya.


Kenapa Kau selalu ketakutan dalam Setiap hal? "Maxim berucap dengan tatapan tajamnya pada Maggie".


Maggie memutar Keras Otaknya. "Aku tidak tahu apapun mengenai Jepang,aku kemari hanya ikut dengan mu .Aku tidak mempunyai uang, teman atau tujuan kemari jadi aku takut jika terpisah denganmu".


Maxim mengerutkan dahi, ia tidak tahu akan arah pembicaraan Maggie yang seolah berputar putar.


Kau Kaku sekali! "Maxim kembali mengejek".


Maggie hanya diam. ia tidak berniat mengelak, Maggie sepenuhnya tahu kemampuan dansanya memang minim.


"Berputar lah!" Titah Maxim kemudian.


Maggie berputar dan ternyata mereka bertukar pasangan dengan yang lain.


 


🔥🔥🔥


 


Maggie menoleh mendapati Maxim berdansa dengan pasangan lain, begitu pula dengan dirinya. Maggie terlihat gusar saat pria lain memegangi pinggangnya. Maggie sedikit menjauhkan tubuhnya dari pasangan dansanya itu.


Maggie dan Maxim kembali bertukar pasangan, Kali ini Maggie benar benar tidak nyaman. Pasalnya Pasangan dansanya ini begitu lancang dan bersikap tidak sopan pada Maggie.


Samar Samar Maxim mengawasi Istrinya, Maxim memicingkan matanya.Maxim tetap berdansa dengan mata yang terus memantau Maggie.


Maxim dapat melihat jika Maggie tidak nyaman dengan Pria yang menjadi pasangan dansanya, bahkan Maggie semakin menjauhkan tubuhnya dari pasangan dansanya itu.


Cukup lama acara bertukar pasangan dansa itu berlangsung. Maxim kehilangan jejak Maggie, bahkan tidak menemukan Maggie di sekitarnya. Maxim tidak bisa membedakan Maggie, di tengah penerangan yang minim ini dengan Topeng yang semakin mempersulit pandangannya.


"Tolong Jangan Seperti ini tuan! ". Maggie mencoba menepis tangan pria itu yang kini tengah meremas pantatnya.


Jangan bersikap Munafik, aku tahu Kau sudah terbiasa dengan semua tindakan seperti ini. Kau bahkan terlihat sengaja menggoda para suami orang lain di sini!


Kau tenang saja! aku belum menikah, Kau tidak salah menggoda pria.


Maggie menepis kasar tangan lancang pria itu yang semakin berani menjamah tubuhnya, Pria itu dengan sengaja mengelus punggung Maggie yang terekspos. bahkan Pria itu berusaha mencium bibir Maggie, Maggie menolak keras dengan mendorong Pria itu menjauh darinya.


 


🔥🔥🔥


 


Maggie yang tidak tahan diperlakukan tidak sopan seperti itu, memilih menjauh dari pasangan pesta dansanya itu. Maggie berniat mencari Maxim, Maggie mengedarkan pandangannya. namun Sayangnya semua topeng yang di kenakan ternyata sama, semua pria mengenakan Topeng berwarna Hitam dan Semua Wanita mengenakan Topeng Merah menyala.


Maggie meringis saat pria itu kembali mendekati dirinya dengan mencengkeram bahu Maggie. Maggie meringis karena cengkraman itu terlalu kuat, bahkan air mata Maggie ikut menetes.


Pria itu berhasil mencium Maggie, punggung Maggie melemas. ia tidak bisa menjaga dirinya sendiri. Pria itu dengan kasar memaksa Maggie agar membuka mulutnya, Maggie memukul bahu pria itu dengan menangis.


Maggie mendorong dan kembali menjauh, namun lagi lagi pria itu bisa menjangkau dirinya .


Mau kemana Kau ******?"Pria itu mencoba mencium Maggie kembali ,Maggie menggeleng keras".


Maggie mencakar punggung tangan pria itu, Maggie mendadak terjungkal saat mendapat sebuah tamparan keras di pipinya.


Plakk.......


Setelah terdengar suara gaduh di tengah pesta dansa,Lampu ruangan pesta kembali menyala.


Seorang pria beringsut menjauh saat Suasana lampu telah menyala. perhatian semua orang tertuju pada Wanita yang tersungkur ke lantai.


Maggie menekuk kedua kakinya , Maggie duduk di lantai dengan penampilan yang sudah kacau.Maggie memeluk dirinya sendiri Maggie kini menjadi pusat perhatian, karena lipstiknya yang sudah tidak rapi dengan ikatan rambut yang juga berantakan.


Maggie Semakin terisak dengan menundukkan kepalanya, ia malu? tentunya. Ia terluka harga dirinya di lecehkan dengan cara seperti ini.


Maggie menjadi tontonan para tamu lainnya, Maggie kian merasa hancur saat menyadari dia hanya sendirian ,duduk bersimpuh dengan tampilan menyedihkan. Maggie bahkan tidak berani mengangkat kepalanya, dia merasa telah kotor karena pria yang entah siapa .


Maggie ingin bangun dan mencari Maxim tapi Kakinya terasa lemas. Maggie hanya terisak di tengah kerumunan dengan menjadi tontonan.


Maxim mencari Maggie seusai lampu menyala,Maxim mengernyit saat melihat beberapa orang berkerumun. Maxim mendekat dan melangkah ke arah kerumunan, Maxim yang berhasil menembus kerumunan membulatkan matanya .


Maggie ."ucap Maxim tanpa bersuara".


Maxim berjalan mendekati Maggie, Maxim sedikit berjongkok .ia melepaskan Jas yang di kenakan, menyampirkan nya pada punggung Maggie.


Maggie mendongak mendapati Maxim ada di hadapannya, Maggie menatap Maxim dengan wajah yang sudah basah dengan air mata. Maggie yang bahagia Maxim ada di depannya, segera memeluk pria itu.


Maxim mengepalkan kedua tangannya, dia begitu mengecam siapapun pelakunya.Maxim mencoba menenangkan Maggie, dengan membawa Maggie keluar dari gedung pesta.


Mr.Orlando sebaiknya Kau bawa pulang Istrimu, sepertinya ia sangat terguncang. "Angela menatap iba pada kondisi Maggie, Angela sendiri tidak menyangka akan ada kejadian pelecehan seperti ini di Acara Pestanya.


Mr. Wong


Tolong Kau urus semua ini! aku tidak mau tahu, Kau harus mencari tahu siapa pelakunya?


"Jika Kau tidak bisa mendapatkan pelakunya, semua kontrak kerja sama kita akan di batalkan".Maxim berucap dengan tegas.


"Maxim melenggang pergi bersama Maggie yang berada di dalam gendongannya".Maxim terlihat marah nampak dari raut wajahnya yang merah padam.


Maggie menatap Maxim yang tengah menggendongnya ala bridal, Maggie lalu kembali bersembunyi di dada Maxim. Maggie malu mengingat dirinya sudah hampir terjamah pria asing yang entah siapa.


Maxim kian mengeratkan pelukannya pada Maggie, Maxim mencium puncak kepala Maggie cukup lama. Maxim dan Maggie kembali ke Hotel dengan Supir yang di sewa Maxim untuk mengantar dirinya pulang.


Maxim memilih duduk di kursi penumpang dengan tetap memeluk Maggie. menenangkan Wanita yang berstatus Istrinya itu.


💋💋💋


Budayakan tekan Like setelah membaca.


See You ❤