You Heart Me Season 2

You Heart Me Season 2
You Heart Me ~Part 13



Aku akan pergi mandi. "Maggie segera beranjak dari ranjang, namun seseorang kembali menahan pergerakan Maggie.


Maxim mendekat ke arah Maggie, dengan tetap menyentuh bahu gadis itu.


Bisakah kita Saling mengenal Mrs. Peyton? Maxim meraba punggung Maggie yang terbalut Kemeja dirinya.


Maggie memejamkan matanya, saat Maxim mencium daun telinganya. Maxim memutar tubuh Maggie, dengan gerakan cepat. Maxim mengangkat dagu Wanita yang mulai menarik perhatiannya ini.


Maggie dan Maxim saling melempar tatapan."Bisakah kita saling mengenal Mrs. Peyton?".Maxim kembali mengulang pertanyaannya.


Maggie... Jawab Aku!


Maggie segera menatap Maxim dengan rona bahagia. Untuk pertama Kalinya, Maxim menyebut namanya.


Maggie lalu mengangguk, dia lantas menyembunyikan rona pipinya yang bersemu merah di dalam dada bidang suaminya itu.


Binar bahagia juga muncul di wajah Maxim, dia tanpa ragu memeluk Maggie dan mencium puncak kepala Maggie.


Maggie tersenyum dengan semakin mengeratkan pelukannya pada Maxim. Maxim tak kalah erat memeluk Maggie.


 


🔥🔥🔥


 


Maggie mengenakan pakaian yang diberikan oleh Maxim, Maggie tengah menunggu pria itu yang berjanji akan mengajaknya ke pesta .


Maggie sedikit berdandan, ia tidak ingin membuat Maxim malu di hadapan rekan bisnisnya.


Apa Kau sudah siap? Maxim tengah mengancing lengan kemejanya.


Maggie menoleh mendapati Maxim telah rapi dengan kemeja yang membalut tubuhnya.


Su... Sudah Kak. Maggie menundukkan kepalanya.


Maxim mengangkat dagu Maggie hingga tatapan kedua nya terkunci. Maxim memandangi wajah Maggie,Maggie menahan napasnya karena tatapan tajam Maxim pada dirinya.


Hei bernapas lah! aku bahkan tidak melakukan apapun. Maxim tertawa, Maggie mengerucutkan bibirnya.


Maxim dan Maggie memasuki mobil dan melaju ke tempat Mr. Wong.


Sesampainya di sana,Maxim dan Maggie di sambut dengan ramah oleh si pemilik acara.


Maxim dan Mr.Wong berjabatan tangan, Victor Wong lalu menjulurkan tangannya pada Maggie .Maggie menoleh pada Maxim, melihat Maxim memberi isyarat lewat matanya. Maggie memberanikan diri menyambut uluran tangan Victor Wong.


Nikmati lah Pestanya Mrs.Orlando!


Maggie mengangguk kecil, mencoba bersikap ramah pada rekan bisnis Maxim ini.


Mr. Wong pergi menyambut para tamu yang lainnya.


Astaga! demi apapun Maggie merasa canggung, ini pertama kalinya Maggie mendatangi Pesta bersama Maxim sebagai pasangannya.


Maxim merentangkan Siku padanya? Maggie menatap Maxim meminta jawaban. Maxim hanya menaikkan alisnya dengan acuh.


Maggie menyadari Maxim tidak berniat menyahuti dirinya, Maggie menghembuskan napasnya.Maggie harus banyak belajar bahasa isyarat sepertinya, dia lalu mengalungkan tangannya di lengan Maxim.


Maggie semakin mengeratkan genggamannya di lengan Maxim saat mulai memasuki ruang Pesta, Suasana nya begitu ramai. Terlihat semua Orang mengenakan Jas dan Gaun mahal. Maggie melihat ke arah Maxim yang ternyata tengah memperhatikan dirinya.


Kau bergetar? Maxim menatap tajam Maggie.


A.. aku takut." Aku Maggie dengan jujur".


Maxim mengangkat sebelah alisnya, dia tersenyum mengejek. Maxim melepaskan tangan Maggie yang melingkar di lengannya, Maxim beralih memeluk pinggang Maggie agar semakin merapat pada dirinya.


Maggie menatap tangan Maxim yang bertengger di pinggangnya, Maggie merasa sedikit tenang dengan seperti ini.


Maxim mengulum senyum.dia menggiring Maggie ke sebuah kursi ,dengan gagah Maxim melewati para tamu yang lainnya.


Maxim begitu acuh dengan tatapan semua orang terhadapnya, namun tidak dengan Maggie yang kembali terserang rasa gugup yang kembali mendera pikirannya. .


Maxim menarik kursi dan menuntun Maggie untuk duduk di sana. Maxim sendiri duduk di sebelah Maggie. Maxim kembali menggenggam jemari Maggie. aku akan ambilkan minuman untuk mu! Maxim hendak bangkit, namun Maggie enggan melepaskan tangan Maxim.


Maxim mengangkat alisnya, menunggu Maggie berucap.


Kak Maxim aku takut! "aku Maggie yang memang tidak nyaman dengan suasana pestanya, apalagi Maggie tidak mengenal seorang pun kecuali Maxim sendiri".


"Aku hanya sebentar " Maxim melepaskan genggaman Maggie dan tanpa Menunggu persetujuan Maggie,Maxim berlalu dari sana".


 


🔥🔥🔥


 


Maxim yang hendak meraih minuman, menoleh saat ada yang memanggil namanya.


Wow lihatlah! Maxim Orlando ada di sini.


Maxim menoleh mendapati Mr. Wong bersama seseorang yang tidak asing lagi untuk Maxim.


" David Contez ". Pria yang merupakan pesaingnya dalam dunia bisnis.


Maxim menatap datar pada David yang mendekat ke arahnya.David mengangkat dagunya, dia berjalan dengan congkak. Jepang adalah daerah Kekuasaannya, dia pebisnis muda Nomor satu di Negara ini.


Well...."Aku Sungguh tidak menyangka, akan bertemu dengan mu di acara jamuan pesta Mr. Wong". David dan Maxim saling melempar tatapan tajam.


David dan Maxim seolah saling berbicara lewat tatapan itu, keduanya saling melempar tatapan membunuh. Maxim masih mempertahankan ketenangan yang di miliki, ia berusaha untuk tidak terpancing oleh David.


Aku dengar Kau sudah menikah dengan Model ternama Singapore. Mrs James itu, ngomong ngomong dimana Istri mu itu? David mengedarkan pandangannya, mencari pasangan yang di bawa Maxim.


Maxim sempat terkejut saat David salah mengira tentang Pernikahannya. David rupanya sedikit tertinggal tentang berita atau informasi Sosial media. Maxim yang enggan mengurusi pria sepertinya beralibi ingin menemui Istrinya.


"Seperti nya aku terlalu lama meninggalkan istriku, Maaf aku tidak ingin membuang waktu dengan mu".Maxim melenggang pergi sembari meraih dua gelas minuman di tangannya.


David menatap punggung Maxim yang kian menjauh dari pandangannya.


🔥🔥🔥


Maggie menatap sekitar dengan rasa cemas, beberapa pasang mata melihat ke arahnya dengan tatapan yang sulit di artikan. Maggie sungguh tidak nyaman dengan tatapan beberapa orang asing itu padanya.


Minumlah!


suara Maxim membuat Maggie segera menoleh ke arah Maxim. Maggie lekas memeluk pinggang Maxim saat pria itu berdiri di sebelahnya.


Maxim meletakan gelasnya di meja, tangannya mengusap punggung Maggie yang sedikit bergetar. Maxim lalu meraih tangan Maggie yang begitu dingin, Maxim menggenggamnya mengantarkan sedikit kehangatan dari telapak tangannya.


Apa aku terlalu lama meninggalkan mu? "Maxim lantas melihat Maggie menganggukkan kepalanya".


Maxim merasa tidak tega melihat ketegangan di wajah Maggie, Maggie tampak pucat tidak tidak seperti sebelumnya.


Mr. Wong naik ke area podium, dia mengucapkan beberapa kalimat pidato.Setelah cukup lama menyampaikan isi pidatonya, Victor Wong terlihat turun dari podium dan melangkah mendekat ke arah Maxim bersama Istrinya.


Mr. Orlando akhirnya kau memenuhi undangan ku, Senang bertemu kembali denganmu! " ucap Angela Istri Mr. Wong menatap ke sebelah Maxim, dimana Maggie menundukkan pandangannya ".


Apa dia pasanganmu?" Angela Istri Victor Wong kembali berbicara ".


Maggie lalu merasakan Maxim menarik pinggangnya. Maggie menoleh menatap Maxim, Maxim tersenyum dengan tatapan lurus ke depan.


Maggie mengikuti arah pandang Maxim. Maggie terkejut saat seorang Wanita yang begitu cantik dengan gaun elegannya mengulurkan tangan pada Maggie, Maggie lalu menjabat tangan wanita itu dengan mengulas senyum.


Perkenalkan!


Aku Angela Wong. Istri Victor, Maaf aku baru menemui mu tadi saat Mr. Orlando datang aku masih sibuk merias diri.


Angela terkekeh, dia tersenyum ramah pada Maggie. Maggie mengangguk dengan senyum yang sama ramahnya.


Kenapa Kalian hanya duduk diam di sini."Apa Kau tidak mengajak Istri mu berdansa? ".Kalian kan Pasangan baru, Angela menarik Maggie dari kursinya hingga mau tak mau Maggie berdiri.


"Aku tidak bisa berdansa ". Maggie mencoba menolak halus permintaan Angela.


Mr. Orlando Apa kau akan membiarkan Istri mu berdansa sendirian? "Angela kembali merayu pasangan yang baru menikah itu".


Maggie menggeleng saat Maxim seperti meminta persetujuannya. Maxim menatap Victor dan Angela yang menunggu dirinya memberi jawaban.


💋💋💋




Tinggalkan Like kalian setelah membaca 😘


See You ❤