
" Ti-tidak sayangku, maafkan aku telah menyakitimu dan anak-anak kita. kita akan selalu bersama dan membesarkan anak anak kita. Maafkan aku, aku sungguh mencintaimu." Bram tetap di posisi semula. Dia tetep berlutut sambil memeluk pinggang Keinya. dan dia juga tak bisa menghentikan tangisannya.
"Cinta?" Keinya tersenyum getir.
" Sejak awal kau hanya ingin tubuhku, kau mempercayai ucapan orang yang telah menipumu belasan taun, apakah itu yang kau sebut cinta? Maaf ... maaf untuk apa? ,apa kau pikir aku gila sampai aku harus berpura pura menyayangi Lila, Lalu apakah kau Berpikir apa yang aku korbankan untuk berasama mu, aku mengorbankan masa muda ku, cita-cita ku hobi ku hanya untuk mengabdi padamu, aku bahkan rela mempertaruhkan nyawa ku untuk mengandung anak mu. Tapi apa yang aku dapat Sekarang, apa ini balasan mu atas apa yang aku korbankan"? berbicara dengan nada yang api-api dia mengeluarkan segala unek unek nya.
"Bram melepaskan pelukan nya kemudian di Berlutut memegan kaki Keinya.
" Sayang hukum aku semau mu, Kau boleh melakukan apapun padaku, tapi kumohon maafkan aku. Aku berjanji akan memperbaiki kesalahanku." Ucap Bram sambil memeluk kaki Keinya. dia bahkan merasa jantung nya akan copot saat mendengar semua ucapan Keinya.
"Pergilah! aku ingin sendiri." Hati keinya sedikit luluh saat Bram berlutut di di kakinya.
" Tidak, aku akan tetep menemani mu."
" Pergi ku bilang!" Teriak Keinya dengan keras. Membuat Bram kaget karna teriakan Keinya.
" Baiklah sayang aku akan keluar, kau bisa memanggilku jika kau membutuhkan sesuatu." Bram memutuskan bangkit dari berlutut nya dia tak ingin membuat stri nya semakin emosi.
"Jangan pernah memanggilku lagi dengan panggilan yang menjijikan!" ucap Keinya saat Bram akan berbalik..
" Daddy."lirih Keinya sambil berbaring, dia merindukan Aska. Jujur saja dia sangat ingin memeluk Aska dan menumpahkan tangisan nya di pelukan Aska.
➿➿➿
📞" Kau sudah menemukan nya" tanya Bram pada orang di sebrang sana. " Bagus seret dia ke gudang yang sudah aku kirimkan alamatnya " Bram kemudian mematikan telepon nya pada orang di sebrang sana. Dia menyuruh seseorang untuk menyeret Tya.
" Tya, kali ini aku sendiri yang akan memberikan hukuman yang pantas untukmu." ucap Bram saat dia mematika teleponnya. dia melemparkan ponsel nya dan mengapalkan tangan nya saat mengingat kelakuan Tya.
guys aku up 4 bab lho. berkat doa kalian debay nya bisa diajak kompromi jadi aku semangat up
maaf proses review agak lama
. jadi kalian sabar ya. oh ia tak henti henti nya aku mengucapkan terimakasih pada kalian yang setiaa mendukung uncle Bram. doakan ya agar si debay dalam perut bisa diajak kompromi setiap hari.
dan juga kalian bisa pantengi gc,karna mulai besok jika review lama aku akan membagikan scren shoot eps terbaru di gc. terimakasih love you all .tanpa kalian aku bukan apa apa.