Uncle Bram

Uncle Bram
45



Keinya :" Daddy aku bersumpah kami tak melakukan apa pun " Ucap keinya saat Aska masuk dan dia buru buru turun dari ranjang Bram.


Sedangkan Aska hanya memandang datar ke arah mereka. Tapi dalam hati nya dia justru terkekeh karna mengingat kenangan saat pertama kali dirinya berpacaran dengan Aysel.


Bahkan bisa di bilang Aska lebih parah karna dulu dia langsung menyosor Bella.


Aska:" keii bisa tinggalkan Daddy dan uncle Bram "


keinya :" tapi Daddy " Jawab keinya sedikit ragu, namun tak urung dia keluar dari ruangan , karna Bram mengangguk menandakan Keinya harus mematuhi Aska.


Aska :" Bram gue mau ngucapin terimakasih karna lu udh nyelametin Keinya. ...kalau aja ga Ada lu gue gak tau apa yang bakal Zaid lakuin ke Keinya. " ucap aska yang duduk di kursi sebelah ranjang Bram. " gua yakin gak akan ada lelaki lain yang pantes buat putri gue kecuali lu " ucap nya lagi.


Bram :" Ka sorry harus nya gue lamar Keinya dengan bener, tapi karna kondisi gue kaya gini Gue cuman bisa ngomong seadanya tanpa mempersiapkan apa apa "


Aska :" lu siap Bram buat nuntun Keinya jadi istri yang baik"


Bram :" ya gue siap " Jawab bram mantap.


Aska :" lu tau kan gue pernah bikin kesalahan sama bini gue, gue berharap lu gak bikin kesalahan apa pun yang nyakitin anak gue "


Bram :" gue gak bisa janjiin apa apa, tapi gue akan berusaha untuk ga bikin luka buat Keinya. "


Aska :" Keinya setuju buat langsung nikah "


Bram :" ya dia setuju, lu tau waktu awal awal gue sadar dia selalu bilang kalau gue harus cepet sembuh biar gue bisa cepet nikahin dia " Jawab Bram terkekeh mengingat ucapan Keinya temph hari.


Aska pum ikut terkekeh mendengar ucapan Bram, keinya sangat mirip dengan Aysel dulu, dulu di saat Aska Ingin menikahi Aysel, Aysel langsung setuju karna Aysel memang mencintai Aska sejak dulu tanpa berpikir apa apa Aysel langsung menyutujui pinangan Aska. Dan sekarang Keinya pun begitu dia tak memikirkan apa apa dan langsung setuju dengan pinangan Bram. Tapi walau begitu


Aska memang yakin jika Bram memang yang terbaik untu putrinya.


Aska :" terus rencana lu kapan mau nikahin Keinya " Tanya Aska serius.


Bram : " 3 bulan lagi ka, gue udh pikirin ini mateng mateng , begitu gue pulih dan kerjaan gue selesai gue langsung terbang ke Indonesia " Jawab Bram mantap "


Aska :" oke kalau itu keputusan lu " Jawab Aska .Aska pun menghela napas sejenak sebelum berbicara lagi.


"Keii Daddy tau kau menguping kami " Ucap Aska lagi, yang melihat dari jendela bahwa pintu ruangan Bram yang tak tertutup dan Jelas bahwa Keinya sedang mengintip.


Dan mau tak mau Keinya pun masuk lagi dengan senyum kikuk.


Aska : "Duduk lah Daddy Ingin berbicara dengan mu "


Keinya pun duduk di ranjngan Bram dengan kaki yang menjutai ke Bawah.


Aska :" kau siap bila harus menikah 3 bulan lagi keii, Kau siap untuk menjadi istri ?


Keinya :" Ya Daddy aku siap " Jawab Keinya tanpa ragu.


Membuat Aska memutar bola mata nya heran karna keinya benar benar sangat mirip dengan Aysel.


Aska :" Baiklah Daddy percaya kata kata mu. Dan juga selama 3 bulan ini kau harus banyak belajar bagaimana cara nya menjadi istri yang baik . Kau mengerti ?"


Keinya :" Ya Daddy aku mengerti " Lagi lagi jawab Keinya mantap.


〰️〰️〰️〰️


5 Hari kemudian.


Bram sudah diijinkan pulang, Aska, Aysel, Willy dan Austin juga sudah kembali ke Indonesia Dan Spanyol. dan setelah Aska dan Aysel kembali ke Indonesia Keinya sendiri yang menjaga Bram .Membuat mereka ber dua semakin dekat.


Bram :"Sayang biarkan saja nanti sekretaris ku yang akan membereskan semua" Ucap Bram saat melihat Keinya akan membereskan barang barang milik Bram karna hari ini Bram sudah diijinkan pulang.


Keinya:" Baiklah Hubby " Jawab keinya lalu dia mendudukan dirinya sebelah Bram sambil menunggu supir menjemput mereka.


Bram :" terimakasih sayang kau sudah mengurusku selama aku disini " ucap Bram dengan mengecup punggung tangan Keinya.


Keinya :" Jangan pernah terluka lagi Hubby ,terimakasih telah menyelemat kan ku "


Bram :" apa sebelum aku datang dia melukai mu "


Keinya :" Om Zaid hanya mencengkram ke dua pipi ku "


mendengar itu Bram langsung berubah posisi, dia memandang Keinya dan menangkup ke dua pipi keinya


Cup Cup


Bram mencium ke dua pipi keinya secara bergantian.


membuat wajah Keinya merah merona.


mereka kemudian saling memandang. Bram tak bisa menanah diri lagi. dia langsung mencium bibir Keinya dan ******* nya dengan lembut, awal nya keinya kaget namun dia mulai berhasil membalas ciuman Bram walau pun sedikit kaku.


Bram :" I love you sayang " lirih Bram saat mereka berhenti berciuman dan saling memandang.


Keinya :" i love you to Hubby " jawab keinya kemudian mengecup pipi Bram lalu mereka berpelukan.


ini part bonus ya, nikah nya Besok dan ena ena nya juga besok. Vote ya agar rank uncle Bram naik dan bisa menambah semangat author agar author besok bisa up lagi yang banyak kaya hari ini.