Uncle Bram

Uncle Bram
61



Walaupun Tya tak mendapatkan apapun dari Bram, tapi Tya tak sebodoh itu. Semua asetnya di bekukan oleh Bram, tapi tentu dia masih punya aset yang lain atas nama orang lain, jadi walaupun dia tak mendapatkan apa pun setidak nya dengan aset itu hidup nya tidak terlalu hancur.


Awal nya Tya tidak tau jika Bram dan Keinya sudah menikah, tapi saat dia membuka instagram milik nya, dia juga melihat instagram Keinya dan betapa kaget nya dia saat melihat Keinya mengunggah foto saat ijab qobul. Walaupun di foto itu Bram hanya di foto dari samping tapi Tya langsung tau jika Bram lah yang menikahi Keinya. Dan tentu itu sangat melukai harga dirinya, disaat mantan suami nya yang bisa mendapatkan lebih dari dirinya.


Sedangkan Keinya, wanita cantik yang akan genap ber usia 19 tahun pada 2 minggu lagi,mendapatkan hadiah ulang tahun yang lebih cepat dari hari ulang tahun nya.Ya apalagi jika bukan sedang mengandung, dia akan memberi tau Bram saat Bram pulang dari kantor nya, dan dia membungkus Tespeck itu dengan kotak kecil dan disimpan di atas pakaian Bram di lemari di sertai dengan surat yang ia tulis sendiri, dia menulis betapa bahagia nya dirinya bisa mendapat lelaki sebaik Bram.


Dan seperti biasa di jam-jam sebelum istirahat dia berniat menjemput Lila, dan mengajak nya untuk makan di luar, tapi saat dia sedang bersiap siap dia menerima telepon dari sekolah Lila bahwa Lila akan pulang terlambat karna ada pelajaran tambahan, Keinya pun kembali memakia pakaian rumahan dan berniat membuat cake untuk merayakan kehamilan nya saat Bram pulang dari kantor.


Setelah ber jam-jam dia membuat cake dengan hiasan yang menarik dia pun menaruh cake tersebut di kulkas.


Saat tangan nya memegang gelas berisi susu panas, Bram masuk menghampiri dirinya dengan wajah yang penuh emosi.


"Hu ... Hubby ada apa? Keinya menatap suaminya dengan rasa ketakutan.


"Aaakkhhh!" Keinya merengek ketika Bram menarik tubuhnya secara kasar menuju kamar, membuat susu panas yang ia pegang tumpah mengenai kakinya.


"A ... apa salah ku Hubby?" Tubuh Keinya bergidik ketakutan. Ia sangat tidak tahu di mana letak kesalahannya, sehingga Bram menyeret Keinya dengan kasar.


"Kau masih bertanya apa salah mu!"Bentak Bram dan membuat Keinya semakin ketakutan. "Seharusnya jika kamu tidak bisa menerima Lila sebagai anakmu, kau tidak perlu repot-repot bersandiwara di depanku!" Bram membentak istrinya. Ia meremas kedua bahu Keinya dengan cengkeraman keras. Keinya hanya bisa meringis merasakan kesakitan.


"Selama ini aku berusaha menjauhkan Lila dari Tya, tapi dengan mudah nya kau menyerahkan Lila pada Tya, kau bahkan tak bisa menerima Lila, sekarang aku ragu apa kau benar benar bisa menjadi ibu yang baik bagi anak anaku atau tidak!" Bentak nya lagi. Kemudian Bram melepaskan cengkraman nya pada pundak Keinya dan keluar dari kamar dengan membanting pintu kamar nya, meninggalkan Keinya yang sedang bingung dam sedang ketakutan karna amarah nya.


sedangkan Keinya, ketika Bram membentak nya untuk yang ke dua kali, dia sudah tak bisa lagi mendengar dengan jelas, saat Bram mencengkram ke dua bahu Keinya dengan kuat, kepalanya berputar-putar dia merasakan sakit kepala yang teramat hebat, saat Bram meninggalkan nya, dia berusaha berjalan sedikit-sedikit menuju kasur. Dan benar saja saat dia berhasil sampai di kasur dia langsung tak sadarkan diri dengan luka yang melepuh di sekujur telapak kaki nya karna terkena siraman susu panas.


oke ,maaf ya kalau konflik nya terlalu berat, walau tak seberat berat badan ku wkwkwkwkw. Aku bingung mau buat konflik apa aku juga ga mau masukin plakor. jadi ya konflik nya gini aja dan banyak yang nanya kenapa harus ada konplik, karna kalau lempeng lempeng aja gak seru, dan udh ini juga s bram ngurus si tya sendiri. Nanti up lagi kalau yang komentar udah ngumpul.


hujat aja si Bram ya jangan hujat author wkwkw


pada bilang author up sedikit tapi kan walau sedikit aku up nya dua x hari ini. jadi sabar ya besok up lagi karna debay dalam perut ngajak tidur lebih awal 😍😍