Uncle Bram

Uncle Bram
31



bram : uncle janji uncle akan menyelesaikan semua nya secepat mungkin " ucap bram ketika keinya memeluk nya tak lupa tangan bram yang terus mengelus rambut keinya.


keinya pun mengangguk dalam pelukan bram .


bram :" sekarang habis kan ya makanan mu " titah bram pada keinya.


keinya pun mengangkat kepala nya dan menatap bram, namun posisi mereka masih berpelukan.


keinya : " aku sudah kenyang hubby " jawab keinya sambil tersipu malu .


bram yang melihat ekpresi malu malu keinya malah menjadi tambah gemas.


bram : " keii "


keinya : "hmm "jawab nya ,mereka masih saling memeluk dan masih saling bertatapan secara dekat.


bram " maafkan uncle"


keinya : "ma "belum sempat keinya bertanya bram sudah terlebih dulu, mencium bibir keinya.


awal nya bram hanya mengecup, namun dia tak bisa mengendalikan dirinya. bram sedikit menggit bibir keinya agar terbuka sedangkan keinya yang masih syok hanya diam mematung, tapi ketika bram menggigit bibir milik nya keinya pun mau tak mau membuka mulut nya, bram mencium keinya dan melllumat nya begitu lembut, dan setelah lama diam keinya pun mulai bisa membalas bram , bibir mereka bertautan dengan sangat lembut, ketika mereka kehabisan napas bram pun melepaskan tautan nya pada bibir keinya,


setelah berciuman bram pun menempelkan kening nya pada kening keinya.


bram: "i love you sayang "ucap bram dengan masih menempelkan kening nya pada kening keinya. " maaf uncle mencium mu " ucap nya lagi dengan dipenuhi rasa bersalah "


keinya tak mengatakan apa apa, dia malah memeluk bram lagi karna merasa malu, membuat bram terkekeh.


keinya : "uncle mencuri ciuman ke dua ku " geram keinya yang masih memeluk bram dan menenggelamkan wajah nya pada dada bidang bram.


bram :"ciuman ke dua ?" tanya bram heran.


keinya : " ia uncle mencium ku saat di kantor uncle waktu itu "


seketika bram pun menelan ludah nya karna ternyata keinya tau perbuatan nya dulu.


bram :" kau tau uncle pernah mencium mu dulu " ? tanya bram kaget, dia kemudian melonggarkan pelukan nya, agar bisa melihat wajah keinya .


mungkin ini kebahagian bram yang sesungguh nya yang tak pernah dia rasakan dari cinta sebelum nya.


bram pun menyusul keinya ke sofa, dia mendudukan dirinya di sebelah keinya. lalu seperti biasa dia membawa kepala keinya untuk bersandar di bahu nya .


bram :'maafkan uncle ya, saat itu uncle tak bisa menahan diri untuk mencium mu,


jadi saat itu kau pura pura mengigau " tanya bram.


keinya : " aku terlalu malu saat itu, mungkin aku mulai jatuh cinta pada uncle setelah uncle mencium ku saat di kantor" lirih keinya dengan suara yang pelan ,namun masih bisa di dengar bram.


bram pun tersenyum mendengar jawaban keinya.


.


.


.


1 minggu kemudian.


ketika keinya keluar dari kampus dia berjalan dengan gontai nya , yang dipikirkan hanya bram, bram dan bram, 2hari setelah bram pergi, bram masih bisa di hubungi dan selalu menanyakan semua aktivitas keinya. namun sudah 5 hari kebelakang ponsel bram mati, dan selama 5hari itu pula keinya sering melamun dia menjadi tidak fokus ketika dia sedang ber aktivitas, dia sangat merindukan bram.


saat keinya melihat ke arah depan dia tersenyum ketika melihat seseorang yang sedang tersenyum pada nya.


keinya : "daddyyyyy joee " ucap keinya sambil berlari dan langsung memeluk joe.


joe : " putri kecil daddy " jawab jo yang membalas pelukan keinya.


keinya :" aku merindukan mu daddy " ucap keinya saat melepaskan pelukan nya pada joe "


joe :" daddy juga merindukan mu sayang, daddy menunggu mu di korea, tapi kenapa kau tak ikut dengan dian "tanya nya "


keinya :"aku sedang banyak tugas daddy " jawab keinya berbohong, fakta Nya dia tak pergi ke korea karna sedang menunggu bram.