
➿➿➿➿
"Pagi mih?" sapa lila yang menghampiri Keinya yang sedang berada di dapur.
"Pagi sayang,"Jawab Keinya sambil menyerahkan segelas susu untuk Lila.
"Sayang minum susu mu, mamih sedang menyiapkan bekal untuk mu dan untuk papih," ucap keinya sambil tersenyum dan tangan nya sedang mengaduk ngaduk pasta di wajan."
Sesudah Keinya beres dengan acara memasaknya, dia kembali ke kamar nya untuk melihat Bram. Dan saat Keinya masuk ke kamarnya, Bram juga keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada dan satu tangan nya mengusap ngusap rambutnya dengan handuk kecil, membuat Keinya semakin terpesona.
"Sayang kau sudah melihat semua,kenapa kau masih heran melihatku," goda Bram yang menyadarkan Keinya yang menatap nya tanpa berkedip.
Keinya pun hanya memalingkan wajah nya karna malu.
"Hubby, biar aku membantumu,"Ucap keinya yang menghampiri Bram saat akan mengancingkan kemeja nya.
"Terimakasih sayang ku," ucap Bram sambil mencium pucuk kepala Keinya.
➿➿➿➿➿
Tak terasa mereka membina rumah tangga sudah 3bulan. Selama 3 bulan Keinya benar benar membuktikan dirinya menjadi ibu dan istri yang baik, bahkan Lila seoalah melupakan ibu kandung nya dan setiap hari pula Lila selalu manja pada keinya, dia sudah tak canggung lagu untuk bermanjaan pada Keinya, dan Bram dia benar benar membuktikan bahwa dia lelaki yang benar benar patuh dia menahan hasratnya selama satu bulan karna tak ingin melukai lagi istrinya. Namun saat menginjak bulan ke dua dia sudah tak bisa menahan diri lagi, jika sebelum nya Bram melakukan nya beberapa kali dalam satu malam namun tidak untuk sekarang, dia lebih memilih untuk melakukan sekali dalam satu malam tapi sudah dua bulan ini dia melakukan nya hampir tiap malam.
Siang itu dia baru saja menerima telepon dari istri nya, keinya berkata dia tak akan mengantar Bram makan siang karna akan menjemput Lila. Namun beberapa jam kemudian seseorang yang tak terduga datang ke kantor nya dengan membawa Lila, siapa lagi kalau bukan Tya si perempuan licik.
"Papih?" Sapa Lila yang langsung masuk ke ruangan Bram.
"Lila kau kesini dengan Mamih Kei?" tanya Bram.
Tapi sebelum Lila menjawab Tya masuk ke ruangan nya.
"Maaf Bram Keinya bilang dia tak bisa menjemput Lila, dan dia menyuruhku untuk menjemput Lila," Jawab Tya, dengan tidak tau malu nya dia duduk di sofa tanpa di persilahkan." Sepertinya Keinya tak benar benar menyayangi Lila, dia bahkan sudah tak ingin menjemput nya lagi," ucap nya lagi,
tentu saja dia berbohong, fakta nya dia sengaja menyuruh guru Lila untuk menelpon Keinya agar tak menjemput Lila, supaya dia bisa mengadu domba Bram dan Keinya, Tya sangat tau sipat Bram, Bram sangat membenci Tya dan Tya memanfaatkan rasa benci Bram pda nya dengan mengunakan Lila, dan rencana nya berhasil, dia berhasil mengadu domba Bram dan Keinya.
"Jangan pernah datang lagi menemui Lila," ancam Bram penuh penekanan.
"Aku tak berniat untuk menemui nya, istri mu sendiri yang meminta ku," Jawab tya santai.
Dan dengan bodoh nya Bram mempercayai ucapan Tya. Dia benar benar geram dengan Keinya yang berani membohongi nya, dengan susah payah dia menjauhkan Lila dari Tya tapi Bram berpikir Keinya tak menginginkan Lila di tengah keluarga mereka hingga Bram berpikir lagi Keinya sengaja menyerahkan Lila pada tya. Dan menganggap kasih sayang Keinya pada Lila hanya sandiwara, ditambah lagi Keinya tadi menelpon Bram berkata akan menjemput Lila, namun fakta nya Malah Tya yang menjemput Lila, dan Bram menganggap Keinya tengah membohongi nya.
setelah mengusir Tya, dia membawa Lila untuk menginap di rumah Zoya, dan dia dengan emosi memajukan Mobil nya untuk ke Apartemen nya.
Author:Bodo di peliahara Bram, ditinggal Keinya baru nyaho lu 😂😂
jadi inti nya Si Bram tuh takut kalau si Tya ngambil lila dengan Bodoh nya dia percaya aja sama si Tya. Eitss konflik nya bsok selesai kok tapi tenang aja Keinya ga akan dengan mudah nya memaafkan Bram. jangan hujat author ya Hujat aja si Tya. yang iri sama Keinya karna dia udh gak bisa lagi hidup mewah.Boleh hujat Uncle Bram tapi hujat nya jangan parah ya hahahaha