
sry :" selamat siang tuan Bram " Ucap sri yang baru saja masuk ke ruangan Bram.
Bram :" Ah ia, selamat siang juga nona sri, silahkan duduk. " Titah Bram, lalu dia bangkit dari kursi nya dan menjabat tangan sri.
"maaf ada perlu apa anda berkunjung ke kantor saya ."Tanya Bram to the point.
Sri :" Saya hanya berkunjung saja tuan Bram, Saya baru mendatangi kepolisian disini, mereka meminta saya datang karna butuh persetujuan untuk memindahkan hasan ke Malaysia .
Bram " oh " jawab nya cuek dia benar benar tak nyaman ketika sri menatap Nya dengan tatapan beda. Bram tidak bodoh dia cukup menyadari bahwa wanita di depan nya ini sangat tertarik pada nya. Karna setelah insiden memergoki tya dan Hasan di Hotel Sri selalu menanyakan nomer ponsel Bram pada sekretaris Bram .
sri :" tuan Bram bagaimana kalau kita makan siang diluar " ajak nya memecah keheningan.
tapi sebelum Bram menjawab seseorang masuk ke ruangan Nya tanpa mengetuk. Siapa lagi kalau bukan si cantik Keinya .
Keinya :"Hubby " Ucap Nya saat masuk ke ruangan Bram, dan mengernyit heran karna Ada wanita di ruangan Bram .
Bram :" kemarilah sayang " Titah Bram menepuk nepuk sebelah nya meng isyaratkan agar Keinya duduk di samping nya.
Sri pun di buat kaget Karn tenyataα Bram sudah mempunyai kekasih lagi padahal belum lama ini dia baru bercerai.
Bram :"nona sri perkenalkan ini calon istri saya, dan sayang ini nona sri kau pasti ingat kan siapa beliau " Ucap Bram mempersilahkan mereka berjabat tangan.
" Maaf nona sri saya akan makan siang bersama calon istri saya, jadi terimakasih tawaran nya. " Tegas nya pada sri dengan tatapan datar.
sri :" oh baiklah tuan Bram, maaf saya mengganggu saya undur diri selamat siang "Ucap sri yang merasa dongkol karna ternyata Bram sudah mempuyai calon istri bahkan yang lebih muda dari dirinya.
Keinys :"Sepertinya dia menyukai mu Hubby " Jawab Keinya datar.
Deg
Deg
mendengar ucapan Keinya yang datar Bram menyadari jika gadis kecil nya itu tengah cemburu.
Bram :" Sayang kau cemburu? " Tanya Bram menggoda.
Keinya :" Menurut mu "Jawab Keinya yang memandang Bram dengan tatapam sebal.
Bram :" Aku tak tau dia akan datang ke kantor ku sayang percayalah " Ucap nya meyakinkan.
Keinya :" Apa dia seringe menghubungi mu?"
Bram :"Tidak, kau boleh memeriksa ponsel ku kalau kau tidak percaya "Jawab Bram, lalu dia menyerahkan Ponsel nya Pada Keinya, dan dia sendiri langsung manaikan kaki nya ke sofa dan berbaring dengan paha keinya yang menjadi bantal nya.
Tak ada yang menarik di ponsel Bram isi nya hanya pekerjaan, tapi satu hal yang membuat Keinya terenyuh ,di galeri Bram di penuhi poto lila dari masih bayi hingga sekarang. Keinya benar benar Bangga pada Bram dia masih menyayangi lila walaupun lila bukan anak kandung nya . Dan itu pula yang mendorong Keinya ingin sekali segera mempunyai anak ketika menikah dia ingin memberikan kebahagian yang lebih untuk Bram dan bukan berarti Keinya melupakan lila, karna sampai kapan pun Keinya pasti akan tetap menanggap lila putri nya.
Bram :" Sayang besok kita akan terbang ke indonesia "
Keinya :" Untuk apa Kita kesana " Tanya keinya heran, dia kemudian menaruh lagi ponsel Bram