
Entah berapa lama Keinya tak sadarkan diri, dia terbangun dengan kaki yang perih dan tubuh yang gemetar karna demam.
Dan betapa terkejutnya dia saat melihat kaki nya melepuh dan menghitam, dia pun bangkit perlahan untuk mengambil salep.
Dengan perlahan dia mengoles salep pada kaki nya, dia juga sebenarnya ingin meminum obat pereda demam tapi dia tersadar bahwa ada janin dalam rahimnya. Dan akhir nya dia memutuskan untuk kembali berbaring merasakan keheningan yang menyelimuti nya.
"Mommy ... hiks hiks hiks aku merindukan mu." Keinya terisak dengan air mata yang terus bercucuran. Dia masih sangat kaget atas apa yang terjadi tadi sore.
ntah berapa lama dia menangis dan akhir nya dia pun tertidur.
Saat dia bangun, yang dipikirkan nya adalah Bram, walaupun dia sangat terkejut dengan amarah Bram, dia berusaha untuk bersikap dewasa dan berniat menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.
Sebelum ke kantor Bram Keinya berencana akan ke rumah sakit untuk mengobati luka nya dan untuk memeriksa kehamilan nya, Keinya masih berpikir untuk memberikan kejutan untuk Bram dengan membawa hasil usg agar Bram tak lagi marah pada nya.Walau dia sendiri tak tau dimana salah nya.
author:Ya ampun polos nya kamu Kei.
dengan susah payah dia berjalan menahan sakit di kaki nya. Dan entah kenapa saat dalam perjalanan dia sangat ingin memakan pasta, dia pun memutuskan untuk makan di restoran yang dulu dia datangi bersama Joe.
Dengan menahan perih di kaki nya dia berusaha berjalan normal memasuki restoran, saat dia masuk mata nya menangkap seseorang yang dia cari. Ya siapa lagi kalau bukan suami nya.
Saat dia ingin menghampiri Bram, tiba-tiba Bram melihat ke arah Keinya. Dia memandang Keinya dengan sinis dan memutuskan pandangan nya, seoalah Bram tak mengenal Keinya.
Keinya hanya bisa diam mematung melihat reaksi Bram. Dan di saat Keinya masih berdiri di tempat nya, dia melihat wanita cantik menghampiri Bram, Dan Bram menyambut wanita itu dengan hangat bahkan sampai bangkit untuk menggeserkan kursi untuk wanita tersebut.
Nyut
Nyut
Nyut
Hati Keinya mencelos, dia merasa sesak di dada nya.Dia tak ingin terlihat menyedihkan di hadapan Bram jadi dia memutuskan untuk duduk dan mulai memesan makanannya, dengan berusaha menahan tangisannya agar tidak pecah.
"Dia tidak mencintaimu kei, dia hanya ingin tubuh mu, jika dia mencintai mu dia tak akan mudah terhasut oleh orang lain, bahkan dia lebih percaya orang lain dari pada istrinya,"
lirih Keinya dalam hati saat berhasil menyimpulkan alasan kenapa bram emosi pada nya.
Pedih, hancur, nyeri, sesak itu lah yang di rasakan wanita muda tersebut.Dia telah menyerahkan semua nya pada Bram. Merelakan masa muda nya, merelakan cita cita nya untuk mengabdi pada suaminya.
Tapi apa yang dia dapatkan sekarang. Hanya rasa sakit yang dia sendiri tak tau apa bisa memaafkan Bram atau tidak. Yang dipikirkan nya saat ini adalah pergi sejauh mungkin dari Bram.
"Sayang, mommy akan menjagamu sendiri, kita tak perlu lagi bertemu dengan nya, mommy akan memberikan yang terbaik untuk mu," lirih Keinya dalam hati sambil mengelus perut rata nya, dengan hati yang pedih dia memutuskan untuk tak ingin lagi bertemu dengan lelaki yang tengah menorehkan luka yang dalam di hati nya.
Keinya pun bangkit, dia langsung membayar makanannya dan keluar dari restoran tersebut tanpa menyentuh sedikitpun makanan yang telah ia pesan.
"Hiks Hiks Hiks, Daddy, aku salah dia tak sebaik dirimu." Keinya menumpahkan tangisan nya saat dia masuk ke dalam mobilnya.
"keii... tok tok tok." Seseorang mengetuk kaca mobil Keinya.
Dan betapa bahagia nya Keinya melihat orang itu berada di dekatnya.
"Kei ada apa dengan mu," tanya si orang itu saat Keinya membuka jendela mobil nya.
"Apa aku boleh masuk?" tanya nya lagi.
" Laura, bisakah aku menginap di tempat mu," tanya Keinya, saat Laura teman kuliah nya dulu masuk ke mobilnya.
note:yang sama Bram tuh pengacara yang akan nuntun ulang si tya. si Bram sengaja aja pingin manasin keinya. tapi ntar malah dia sendiri yang bakal panas hahaa
next part mari kita tertawa atas kebodohan si Bram haha. sedih deh aku kalian minta up tapi ga Vote. jadi nanti up nya pas rank nya naik. jadi vote ya biar aku cepet up. maafkan author yang suka mengancam hahaha