Uncle Bram

Uncle Bram
42



Aysel :" Keii kembalilah ke ruangan mu dan istirahat lah " Titah Aysel .


Keinya :" Mommy tolong restui kami , Aku memang masih 18 taun tapi Aku benar benar mencintai uncle Bram ijinkan kami menikah mommy , Aku janji aku tak akan manja lagi , aku tak akan mengecewakan mommy dan Daddy lagi aku akan bersikap dewasa " celoteh keinya saat meminta restu dari Aysel .


sedangkan Aysel dia ingin sekali tertawa bagaimana mungkin anak nya meminta restu denga terburu buru seolah dia tengah meminta di belikan barang ,untung saja Aysel sudah merestui mereka .


Aysel : " keii kembali ke ruangan mu , jika tidak mommy takan mengijinkan mu untuk bertemu lagi uncle Bram " titah Aysel tegas.


Aysel :" apa Mommy merestui kami " tanya Keinya setelah mencerna ucapan Aysel.


"hmmm " Aysel hanya berdehem , menandakan dia sudah setuju.


Keinya :" terimakasih mommy " ucap keinya dia memeluk Aysel dan menghapus air mata nya.


Aysel :" Apa om Zaid melukai mu "


Keinya : " mommy hiks hiks hiks " Keinya pun kembali memeluk Aysel sambil terisak karna mengingat saat dirinya di culik Zaid dan saat mengingat ketika Bram terluka.


Aysel :" tak apa apa, kau bisa menceritakan nya jika kau sudah siap, sekarang kembali ke ruangan mu beristirahatlah dengan Daddy mommy akan menemani Uncle Bram disini" titah Aysel sambil melepas pelukan nya .


keinya:" mommy kapan uncle Bram sadar " tanya Keinya sebelum keluar ruangan "


aysel :" sejam lalu dokter memeriksa keadaan Uncle Bram dan semua tanda vital nya sudah kembali normal Dan uncle Bram sudah melewati masa kritis dan jika kondisi nya membaik Uncle bram mungkin akan sadar besok setelah obat bius di tubuh nya habis " jawab Aysel.


keinya pun keluar dari ruangan Bram , dia keluar dengan lega karna Aysel sudah memberikan nya restu, dia hanya tinggal menunggu Bram sadar dan dia akan mengatakan bahwa dirinya sangat mencintai Bram.. dia tak akan malu lagi untuk meng ekpresikan rasa cinta nya karna Keinya sudah tau bagaimana besar nya cinta Bram untuk dirinya.


Aysel :" lu denger kan Bram gimana anak gue pingin nikah sama lu, gue mohon cepet sadar Bram " ucap Aysel ada sedikit ketakutan di nada ucapan nya, yang melihat Bram terbaring dengan semua alat alat yang menempel pada tubuh Bram.


〰️〰️〰️〰️


Bagaimana nasib Zaid di tangan austin.


Ketika penyelamatan Keinya dan Bram, semua pergi ke rumah sakit tapi tidak dengan Austin.


tidak sulit untuk menelpon seseorang yang di kenal nya di London.


masih di gudang yang sama , orang orang suruhan Austin mengikat ke dua tangan dan kedua kaki Zaid di tihang dengan keadaan terpisah.


dia tak bisa melakakun apa apa karna kaki dan tangan nya nya terikat meminta tolong pun percuma karna gudang tersebut terkenal angker dan tak akan ada orang yang berani dekat dekat dengan gudang tersebut . dan juga mulut Zaid di sumpal oleh Austin


setelah menyiram Zaid , Austin pun keluar dari gudang itu dan menyuruh orang orang nya mengunci nya. dan sekrang Zaid dengan kondisi mengenaskan hanya tinggal menunggu kematian nya.


pukul 04.55


tangan Bram bergerak. mata nya terbuka dia mengerjap kan mata nya berkali kali, ketika mata nya terbuka sempura dia juga merasakan sakit yang amat parah di sekujur tubuh nya.


lalu dia meliha ke arah samping terlihat Aysel sedang duduk sambil meringkuk dan sepertinya Aysel tertidur dengan posisi yang tidak nyaman.


"Ke kei " lirih Bram dengan terputus putus karna dia belum sanggu untuk bicara .


" gimana kondisi keinya " liri Bram dalam hati, baru saja sadar dia langsung teringat Keinya


Bram juga ingin membangunkan Aysel tpi sayang tangan nya belum bisa di gerakan.


dan untung nya seseorang masuk ke ruangan dan itu adalah keinya. setelah keluar dari ruangan Bram semalam dia sama sekali tak bisa memejamkan mata nya dan akhir nya pagi pagi sekali dia memutuskan untuk kembali ke ruangan Bram.


keinya :''.......


author tadi nya pengen nulis lebih panjang tapi sayang Debay nya kaya nya nyuruh istirahat jadi maaf ya kita lanjuti besok.


dan Author minta tetep vote ya walau Uncle bram di rank 1 ,tapi ttp author masih butuh vote kalian agar Uncle Bram tetap di posisi nya.


beneran deh besok tinggal ena ena nya aja Bram sama keinya dan beberapa part lagi juga mereka akan menikah dan aku gak sabar nulis tentang malam pertama mereka dan perasaan Bram ketika mendapatkan perawan hahahaahaha


tapi ingat ya kalau mau di jabarkan harus tetap vote. kalau gak vote author suruh kalian bayangin masing masing hahahahaq


oh ia Kaya nya ada yang gak suka uncle bram di rank 1 . katanya tulisan nya brantakan lah, ini lah itu lah, aku cuman mau bilang pada kalian yang tak menyukai karya ku.


🌷Beberapa hama tak akan mempengaruhku, karna ada seribu kupu kupu di belakang ku 🌷 dan kaya nya ada salah satu author lain yang gak suka kalau uncle Bram rank 1 tapi author masa bodo aja lah ahahahhaha.karna aku sendiri tak pernah mengkritik penulis lain karna aku tau betapa sulit nya mengarang


dan aku bersyukur fans Novel uncle Bram lebih banyak dari pada yang mengkritik nya.


maaf ya jadi curhat soal gemeshh author nya, ma lum la ya bumil sensitiv hahaha