Uncle Bram

Uncle Bram
46



Klik.


Mereka pun sampai di Apartemen Keinya. Bram memutuskan untuk tinggal sementara di Apartemen Keinya ,Karna alasan dirinya selalu ingin dekat dengan Keinya. Jika dirinya dan Keinya pulang ke rumah Bram akan berbeda lagi ceritanya. Dimana di rumah Bram sudah ada Zoya dan suami nya serta ke dua Anak nya yang baru tiba dan berencana untuk tinggal di rumah Bram agar lila mempunyai teman .


Keinya :" Hubby istrirahatlah ,kamar tamu sudah aku bereskan , aku akan memasak untuk kita makan malam " titah keinya saat mereka masuk ke dalam Apartemen.


Bram :" tak perlu memasak sayang biar sekretaris ku nanti yang akan mengantarkan nya untuk kita " Jawab bram yang sudah duduk di sofa.


Keinya :" tapi aku ingin masakan indonesia Hubby "rengek nya dengan manja dan berdiri di depan Bram yang sudah duduk .


Bram :" Aku akan menyuruh nya untuk mencarikan makanan indonesia dan mengantarkan nya kemari." Ucap Bram yang menarik tangan keinya agar duduk di samping nya dan dengan cepat dia berbaring dan meletakan kepala nya pada paha Keinya.


Gerakan Bram yang tiba tiba berbaring dan menjadikan paha nya bantal membuat nya kaget, tapi dia berusaha untuk santai . dia sudah bertekad saat Bram menyelamatkan nya bahwa dia akan membahagia kan Bram dan tak akan kaku lagi saat berpacaran dengan Bram apa lagi dia akan segera dinikahi oleh Bram. lelaki yang bahkan pernah di panggil nya Uncle. lelaki yang umur nya lebih tua dari mommy nya. tapi Keinya sudah melupakan Fakta itu. yang ada sekarang di hadapan nya adalah Bram lelaki baik dan tampan serta cinta pertama nya.


Keinya :" Hubby " lirih Keinya dengan ragu untuk berbicara.


Bram :" Hmm " jawab nya yang sedang memejamkan mata nya menikmati elusan tangan Keinya di rambut nya.


Keinya :" Setelah kita menikah aku ingin berhenti kuliah, Aku ingin fokus menjadi istri dan ibu untuk lila, walaupun lila bukan anak kandung mu tapi selama ini lila tak pernah mendapatkan kasih sayang seorang ibu dari tanteu tya.


seketika Bram membuka mata nya, hati nya benar benar bahagia mendengar ucapan Keinya. Awal nya dia akan membebaskan keinginan Keinya jika dia mau berkuliah setelah menikah. Ya walaupun sedikit berat bagi Bram jika nanti nya Keinya memilih akan tetap berkuliah, walau bagaimana pun dia tak ingin Keinya fokus pada hal lain setelah menikah. Tapi Bram akan berusaha untuk tidak egois. Tapi sekarang dia mendengar langsung dari mulut Keinya sendiri bahwa Keinya hanya ingin fokus mengurus keluarga. Dan itu benar benar membuat Bram bahagia.


Bram :" sayang apa kau sudah berbicara pada Mommy dan Daddy mu ?" Tanya Bram santai dia tak ingin terlihat bahagia karna takut Keinya ber anggapan jika dia merebut masa depan Keinya.


Keinya :" Aku sudah berbicara pada Daddy dan Mommy, mereka hanya bilang jika seharus nya aku bicara pada mu karna setelah menikah kau yang akan bertanggung jawab atas diriku sepenuh nya. " Jawab keinya dengan tangan yang masih mengelus rambut Bram.


Bram :" aku sangat bahagia sayang jika kau mempercayakan semua nya pada ku " ucap Bram yang mengambil tangan keinya yang sedang mengelus rambut nya kemudian mengecup punggung tangan Keinya.


Keinya :" Dan aku tak mau kita menunda mempunyai anak , aku ingin segera menjadi Ibu." ucap keinya dengan mantap.


lagi lagi Bram di buat terkejut dengan ucapan keinya , semua keinginan nya setelah mereka menikah terwujud bahkan sebelum dia mendiskusikan Nya Dengan keinya.


Bram :" Terimakasih sayang " lirih Bram, lalu dia mengangkat kepala nya da mengecup bibir Keinya sekilas, kemudian dia manaruh lagi kepala nya di paha Keinya.


➿➿➿


keesokan hari nya


Keinya :" Hubby kau mau kemana " Tanya Keinya heran saat keluar dari kamar nya dan melihat Bram sedang menata sarapan di meja makan dengan menggunakan pakaian kantor nya.


Bram :" sayang duduk lah, maaf aku harus mulai bekerja hari ini, banyak pekerjaan yang tertunda karna kecelakaan kemarin. " Jawab Bram yang menghampiri Keinya yang sedang berdiri.


Bram :" Aku baik baik saja sayang , aku hanya duduk di kursi kerja ku " Jawab Bram meyakinkan Keinya.


keinya pun setuju dengan keputusam Bram dan mereka pun langsung sarapan. .


.


.


.


Bram :" aku pergi sayang "Ucap Bram pada Keinya saat Keinya mengantarkan nya ke pintu.


Keinya :" Hati hati hubby " jawab keinya sambil tersenyum.


dan cup Bram mencium kening Keinya.


.


.


.


tok tok tok tok


sekretaris Bram mengetuk pintu ruangan Bram.


Bram :"masuk lah "


Sekretaris " Maaf pak ada yang ingin bertemu dengan anda "


Bram :'' Siapa " tanya Bram mengernyit heran.


sebelum sekretris itu menjawab seorang perempuan langsung masuk ke ruangan Bram. ..


Bram :"Nona sri " ucap Bram terkejut


mau nulis part nikah nya malem ya. kalau di tulis sekarang takut dosa author nya hahaha.


vote like dancomen