
"Sayang kenapa kau terus bersembunyi "Ucap Bram pada Keinya yang terus saja memeluk nya dan menyusupkan wajah nya pada dada bidang Bram dan tak berani menatap Bram setelah mereka selesai melakukan ritual panas.
"Hubby aku malu " Gumam Keinya dengan suara pelan namun tetap terdengar oleh Bram.
Mereka sedang berpelukan dan tubuh mereka masih sama tanpa ada kain satu pun yang menutupi tubuh mereka. Mereka hanya memakai selimut. Bram memberikan tangan nya untuk di jadikan bantal Untuk Keinya dan datu tangan nya lagi memeluk pinggang Kienya. Begitupun Keinya dia memeluk pinggang Bram dan menelusupkan wajah nya pada dada bidang Bram .
"Hubby kau menangis?" Tanya Keinya ketika ada air yang membasahi pipi nya ,Kemudian dia mengangkat wajah nya memberanikan diri melihat wajah Bram dan ternyata Bram meneteskan air mata .
"Hubby kau kenapa , Apa aku kurang memuaskan mu ?" Tanya Keinya malu malu .dia heran kenapa Bram menangis .
" Apa yang kau pikirkan sayang ku , Kau yang terbaik .Aku hanya bahagia di umur ku yang tak lagi muda aku bisa sangat bahagia karna mendapatkan mu ,mendapat kan cinta mu , dan yang terpenting kau sudah menjaga harta mu untuk ku ," Jawab Bram sambil membelai rambut Keinya .
"Hubby bolehkan aku bertanya "
"Katakan sayang kau ingin menanyakan apa"?
"Apa dulu ketika kau menikah dengan tanteu Tya ,Tanteu tya sudah tidak perawan " Tanya Keinya dengan malu ,tapi dia begitu penasaran karna dari tadi Bram terus mengatakan terimakasih karna Keinya tengah menjaga mahkota nya untuk Bram .
"Kau benar sayang , saat itu aku bukan lekaki yang pertama untuk nya .Dunia ku hancur saat itu ,aku pria normal tentu saja aku kecewa tapi aku berusaha melupakan nya .Tapi sejak malam pertama kami dulu .Aku sudah jarang menyentuh nya , Terkadang jika hasrat ku sedang bagus aku merasa tiba tiba jijik dan kau boleh percaya boleh tidak selama pernikahan ku 12 taun dengan dia dalam setaun aku hanya menyentuh nya beberapa kali . Dan bahkan 3 taun kebelakan aku sudah tak menyentuh nya lagi .Tapi walaupun aku tak pernah menyentuh nya lagi .Aku selalu menjaga diriku untuk tidak main main dengan perempuan mana pun ,Aku lebih menyibukan diriku dengan bekerja dan menjaga lila . " Jawab bram panjang lebar.
" Hubby aku akan berusaha membahagia kan mu " Sahut keinya yang memandang Bram intens . Dia teringat perkataan Mommy nya yang selalu berkata bahwa Bram adalah lelaki terbaik dan tersabar yang pernah Aysel dan Hana kenal .
"Cukup kau terus di samping ku sayang ku "
"Aku lebih mencintai mu sayang , Apa milik mu masih sakit "?
"Hubby ini sangat perih " Jawab Keinya malu malu .
"Baiklah ayo kita tidur " Jawab bram lesu .Dia ingin sekali menyerang Keinya lagi tapi dia merasa kasian ketika Keinya meringis kesakitan .
"Apa kau menginginkan nya lagi Hubby " Tanya Keinya saat merasaka tubuh bawah bram yang menegang menyentuh kaki nya .
"Sayang jika aku boleh jujur aku ingin melakukan nya tanpa henti malam ini " Ucap Bram terkekeh . "Tapi sepertinya kau kesakitan ,kita bisa melakukan nya lagi jika kau sudah merasa baikan " Ucap Bram sambil memberi kecupan pada kening Keinya.
"Hubby jika kau ingin lagi lakukan lah "Jawab Keinya mantap ,dia kasihan melihat Bram yang menahan kesakitan .
" Boleh kah aku melakukan nya sekali lagi " Tanya Bram berbinar binar .
Keinya pun mengangguk malu .
Fakta nya Bram berbohong dia tak melakukan nya sekali melainkan berkali kali . Keinya hanya pasrah di bawah nya . ketika dia ingin menyerang lagi untuk kesekian kali nya Dia melihat wajah Keinya yang sudah memucat .Akhir nya dia menghentikan serangan nya dan mengutuk dirinya karna telah lupa diri .
➿➿➿