Uncle Bram

Uncle Bram
54



"Hubby Aku ingin turun " Protes keinya kekeh yang ingin turun dari meja pantry .


"Minumlah sayang ku "perintah Bram yang menyodorkan susu coklat ke tangan Keinya.


Setelah Keinya menerima susu dari tangan Bram . Bram pun duduk di kursi pantry dia meletakan dada nya di depan lutut keinya dan mereka pun berhadap hadapan dengan posisi Keinya yang lebih tinggi karna duduk di meja .


"Hubby turunkan aku , aku duduk lebih tinggi dari mu , dan aku sangat tidak sopan jika aku duduk lebih tinggi dari mu " Ucap keinya polos , dia merasa tidak enak pada bram yang duduk di kursi sedangkan dia di atas nya .


"Kenapa kau bicara seperti itu sayang ku " Jawab bram sambil menyelipkan rambut Keinya ke belakang .


" Kau mau mendengar kisah menarik masa lalu ku sayang " Tanya Bram kemudian dia mencium punggung tangan Keinya .


"Kisah apa Hubby ,Memang kau punya masa lalu menarik ?,Bukan nya masa lalu mu hanya dihabiskan dengan Mommy dan Aunty Hana"Jawab keinya mengejek .


" Kau pecaya jika dulu ada anak kecil yang bilang ingin menikah dengan ku jika dia dewasa "


" Mana mungkin "


"Mungkin saja , kau tau dia bilang apa sayang "


" Apa ?"


"Jika aku dewasa aku akan menikah dengan Uncle " Ucap Bram menirukan suara anak kecil


" Tunggu !!! Apa maksud mu anak kecil itu aku Hubby " Jawab Keinya kaget .


"Tepat sekali sayang ku " Jawab Bram bangga .


" Ehh mana mungkin , kau jangan bercanda Hubby "


"Bahkan saat Mommy mu mengandung mu ,Aku harus meladeni keinginan mu yang saat itu masih di perut Mommy mu , Dan sekarang aku sadar kenapa Mommy mu sangat merepotkan ketika dia mengandung mu ,Ternyata Tuhan telah menjadikan mu jodoh ku bahkan saat kau masih dalah kandunga mommy mu " Ucap nya terkekeh .


"Hubby ayo kita menonton tv " Ucap keinya mengalihkan pembicaraan .


Bram pun bangkit ,dia mengarahkan Kaki Keinya untuk melingkar di pinggang nya .Dan sekali gerakan dia memangku Keinya seperti Bayi Koala . Dan tanpa aba aba sambil berjalan dia mencium bibir Keinya ******* nya dengan lembut .


Dan ketika sampai di sofa pun mereka masih tetap berciuman dengan Keinya yang berada di pangkuan nya .


" maafkan aku sayang , Aku tak bisa menahan diri " Lirih bram yang ter engah engah saat mereka menyudahi Ciuman yang awal nya lembut berubah menjadi ciuman yang penuh nafsu .


"Hubby Kau tidak lelah " Tanya Keinya heran yang merasaka milik Bram kembali mengeras .


"Biarkan seperti ini sebentar saja sayang ku " Lirih Bram dengan suara serak dia meletakan wajah nya pada leher Keinya , dan sedikit menggesek gesekan milik nya pda Milik Keinya yang berada di atas nya .


" Hubby ayo kita sarapan dulu , Kita bisa melanjutkan nya nanti " Ucap Keinya ragu .


" Apa milikmu sudah tidak perih sayang " Tanya Bram berbinar binar .


" Hanya sedikit " Jawab Keinya berbohong .Padahal jelas jelas dia masih merasa kesakitan , tapi karna dia sudah memasrahkan hidup nya pada suami nya dia akan berusaha terus membuat suami nya bahagia ." Kau bisa melakukan nya dengan pelan pelan hubby " Lirih Keinya membuat Bram berbinar binar .


setelah sarapan mereka datang ,bram dengam cepat menyuapi keinya dan dirinya .Bahkan dia rela memakan nasi kuning agar mempercepat waktu sarapan .


"Sayang kau siap " Tanya Bram setelah Keinya selesai minum "


keinya pun mengangguk . Dengan cepat dia memangku Keinya .Karna kamar Bram masih berantakan .Bram membawa Keinya ke kamar tamu .


" Sayang biar aku yang bekerja " Ucap Bram yang sudah membaringkan Keinya .


Dengan perlahan dia membuang semua kain yang menempel pada tubuh istri kecil nya dan tubuh nya Mereka berdua sudah sama sama polos