TREE ANGLES

TREE ANGLES
Chapter 94



Anak anak kelas utama benar benar menikmati waktu mereka ditaman hiburan dengan sangat baik dan bahagia,gimana enggak bahagia karena mereka tak perlu pusing tentang berapapun uang yang mereka keluarkan karena Keyra-lah yang bertanggung jawab untuk itu.Meski pada kenyataannya,uang dari dompet Gery-lah yang akhirnya mereka pergunakan.Inimah namanya bukan Keyra yang mentraktir mereka melainkan Gery,sipemilik dompet juga tak terlihat keberatan sama sekali saat sidompet kembali dengan kondisi semua uang tunai telah ludes karena ulah teman temannya.Toh bagi Gery semua uangnya itu bisa ia minta ganti kepada ortunya,terlebih kalau dirinya membawa bawa nama Keyra.Dua kali lipatpun Gery bisa dapatkan uang miliknya kembali,cukup jual saja nama Keyra sekali dan uangpun di dapat dengan mudah Hahaha!oke cukup.


Banyak hal yang para anak muda itu lakukan.Mulai menaiki berbagai wahana,memainkan mini game pada stan stan yang tersedia,hingga menikmati berbagai makanan dan minuman yang dijual disana.Dan selama segala kegiatan itu,sepasang indra penglihatan Keyra diam diam selalu memantau kegiatan sepasang kekasih rahasia diantara anak anai kelasnya itu.Mereka adalah Karen dan Tania.


Keyra sepertinya perlu mengacungi jempol kepada sepasang kekasih tersembunyi itu,lihatlah bagaimana lihainya kedua orang itu curi curi kesempatan untuk berinteraksi dan saling berpegangan tangan dengan mesra sebagai sepasang kekasih tanpa ketahuan oleh orang lain kecuali dirinya dan Kevin mungkin.


Jika yang kini sedang diamatinya itu adalah orang lain,mungkin Keyra akan memuji kebucinan tersembunyi mereka itu.Namun sayangnya mereka bukan orang lain melainkan Tania teman sekamarnya diasrama dan juga Karen.


Keyra tak punya masalah dengan Tania,teman sekamarnya itu memiliki sifat yang baik dan tak jarang sudah seperti kakak perempuan untuknya. Tapi bagaimana dengan Karen?ah benar,cowok itu adalah sumber dari segala masalah.Hubungan tersembunyi?


Keyra bisa menebak hampir 100% kalau cowok itulah yang punya ide untuk menjalin hubungan semacam itu,jika cowok lain yang mengajukan itu pasti Keyra bisa menebak alasannya seperti mungkin si cowok tak mau mengumbar kemesraan dipublik atau takut kekasihnya kena culik mungkin.Tapi jika itu Karen,alasannya bagi Keyra hanya satu yaitu cowok itu PENGECUT dan PECUNDANG!


"Jaga tatapanmu Keyra,yang lain bisa curiga"


Mendengar bisikan ditelinganya,Keyra langsung mengalihkan arah tatapannya dari yang tadinya mengamati setiap gerak gerik dua sejoli itu kini beralih kepada sosok yang berdiri disebelahnya.kak Kevin.


Keyra tersenyum kepada cowok yang hampir selalu bertampang dan ber-aura dingin kepada orang lain, namun hangat untuknya.


"Maaf kak"ucap gadis itu sambil memasang senyum manis.


Kevin tersenyum tipis membalas senyuman manis dari sang nona muda,sangat tipis sehingga mungkin hanya Keyra yang tau kalau dirinya tengah tersenyum.


"Kamu mau aku belikan?itu ada stan penjual permen kapas"tawar Kevin dan lagi lagi sang nona muda mengangguk.


"Aku mau kak,pilihkan yang terbesar dan warna warni ya"pinta Keyra.


"Kalau begitu nona tunggu disini sebentar ya,akan aku belikan"Kevin mengusap rambut Keyra dengan lembut lalu beranjak menuju stan penjual permen kapas yang letaknya tak jauh dari sana.


Sedangkan Keyra tetap ditempatnya, memperhatikan beberapa temannya yang tengah cospay jadi pemancing ikan mainan.


"Gue udah dapet tiga ikan dong"


"Gue lima,liat nih sepupu si Nemo semua yang gue dapet"


"Halah kurang epik itu,liat gue mancing ikan hiu nih"


"Put,itu ikan lumba-lumbanya jangan sampai lepas"


"Wuih akhirnya setelah sekian lama,gue dapet ikan juga cok"


*Sungguh terlihat sekali,masa kecil kawan kawan gue kurang bahagia semua*batin Keyra mendengar celetukan celetukan yang kebanyakan berasal dari kawan-kawan se-almamaternya.