TREE ANGLES

TREE ANGLES
Chapter 21



Setelah merasa cukup dengan rekaman vidio yang ia dapatkan,Rona buru buru menyimpan ponselnya kedalam saku almamaternya.


Setelah itu menghampiri Keyra dan Kevin


"Woi! lo berdua udah jam pulang nih,balik yuk!"ajak Rona pada Keyra dan Kevin.


Sedangkan dua orang yang dia maksud itu seketika menghentikan kegiatan mereka dan langsung menoleh kearah Rona yang sedang berjalan kearah tempat mereka sekarang.


"Lah emang udah waktunya pulang Ron?"tanya Keyra pada Rona sedikit kaget,karena menurut Keyra mereka bertiga baru sebentar disini.


"Udah,emang tadi lo gak denger bunyi bel sekolah?"jawab Rona kemudian bertanya balik pada Keyra.


"Enggak"jawab Keyra menggelengkan kepalanya.


"Lo juga gak denger Vin?"tanya Rona kali ini pada Kevin dan cowok itu langsung menggeleng kepalanya.


Huh..Rona langsung menghela nafasnya berat setelah mendengar jawaban keduanya


"Udahlah,sekarang kita mending ke kelas aja buat ambil tas abis itu balik ke asrama"ajak Rona pada keduanya setelah itu gadis itu langsung pergi duluan dari sana.


Sedangkan Keyra dan Kevin tanpa banyak bicara langsung mengikuti Rona meninggalkan ruangan musik itu.


Setelah beberapa saat berjalan akhirnya ketiga murid Angkasa Internasional High school itu sampai dikelas mereka,sesampai disana ketiganya heran melihat kelas yang sudah kosong tanpak tidak ada satupun murid dikelas itu bahkan termasuk tas ketiganya juga sudah tidak ada di kursi mereka.


"Kok kosong?"tanya Keyra heran.


"Perasaan gue jam pulang sekolah belum lama deh,tapi ni kelas udah gak berpenghuni"ujar Rona heran.


"Tas kita udah gak ada"ucap Kevin ikut berkomentar dengan nada bicara datar khasnya.


"Wah iya"ujar Rona sadar akan hal itu.


Ting..bunyi notifikasi terdengar dari salah satu hp milik mereka.


"hp siapa yang bunyi?"tanya Keyra.


"hp gue"jawab Rona segera mengambil hp disaku almamaternya,memeriksa pesan yang masuk.


"Key,Vin,tas kita ternyata udah dibawa sama yang lain ke asrama"ujar Rona setelah membaca pesan dari Lexa yang tertera dilayar hpnya itu.


"Oh bagus kalau gitu,yau dah kalau gitu kita langsung ke asrama aja sekarang"ujar Keyra.


Ketiganya pun keluar kembali dari kelas dan langsung berjalan meninggalkan area gedung sekolah dan langsung menuju ke gedung asrama mereka,tapi di depan sekolah Keyra dan Rona berpisah dengan Kevin karena asrama mereka berada di gedung yang berbeda.


~skip~


Keyra memasukkan anak kunci ditangannya kedalam lubang kunci yang ada di pintu kamar asramanya kemudian memutarnya agar terbuka,setelah pintu terbuka ia masuk kedalam kamar dengan perlahan kemudian menutup pintu itu kembali.


"Lo udah balik dek?"


"Eh!kakak toh,gue kira tadi kakak lagi tidur"ujar Keyra pada Tania yang menyapanya tadi.


"Kakak gak lagi tidur kok,jadi itu makanya lo masuk diem diem kayak maling gitu?"tanya Tania pada Keyra.


"kakak kan tadi kan cuman sendirian dikamar sebelum lo datang dek,jadi bukannya wajar ya kalau kedengaran sepi dari luar"ujar Tania.


"Iya juga ya"ucap Keyra menggaruk kepalanya yang tidak gatal sama sekali.


"Lo ini ada ada aja dek"ujar Tania menggelengkan kepala melihat tingkah Keyra yang kadang kadang sedikit membuatnya heran.


"Yau dah sana,lebih baik lo mandi trus ganti seragam sekolah lo pasti gerah kan"ujar Tania menyuruh Keyra mengganti seragam sekolah.


"Oke"ujar Keyra langsung bergerak menuju kearah lemari kemudian mengambil pakaian untuk baju ganti dan juga handuk,setelah itu baru masuk ke kamar mandi.


Sedangkan Tania sendiri kembali melanjutkan kegiatannya saat ini yaitu membaca buku pelajaran dimeja belajarnya dengan tenang.


Ceklek Keyra keluar dari kamar mandi dengan sudah menggunakan pakaian sehari hari,ia berjalan kearah kaca untuk merapikan dan menyisir rambutnya kemudian baru mencepolnya dengan karet rambut kemudian langsung menaiki tempat tidurnya yang berada di ranjang bawah,ia hanya duduk diam disana tanpa melakukan apa apa entah apa yang dia pikirkan ia hanya bengong saja.


"Kak"panggil Keyra pada Tania.


"Ada apa?"tanya Tania menyauti Keyra tanpa menolehkan pandangan dari buku yang sedang ia baca.


"Seingat gue sekolah belum mulai kegiatan pembelajaran apapun deh,kok kakak dari kemarin gue perhatiin baca buku pelajaran mulu?"tanya Keyra heran.


"Emang harus ada pembelajaran dulu ya,baru boleh baca buku pelajaran?"ujar Tania bertanya balik.


"Enggak sih,tapi gue heran aja.Soalnya gak mungkinkan kalau kakak memang punya hobi membaca,Soalnya bisa aja baca novel tapi ini buku pelajaran yang dibaca,mata pelajaran Fisika lagi yang dibaca"ujar Keyra menjelaskan kenapa ia sampai bertanya.


"Oh itu,ini cuman buat persiapan aja kalau nanti udah mulai pembelajaran kakak udah bisa paham konsep materi yang diajarin sama guru di kelas"jelas Tania.


"Gila,kakak rajin banget sampai segitunya"


Komen Keyra takjub dengan cara belajar Tania yang menurutnya kelewatan rajin.


"Kalau mau paham dengan baik sama pelajaran ya memang harus gitu"ujar Tania,mengubah posisi duduknya menghadap lawan bicaranya.


"Tapi gue liat liat kayaknya kakak ini tipe murid yang kecerdasannya ada di atas murid murid seangkatan sekolah kakak deh,jadi menurut gue nih ya kalaupun gak belajar sekeras itu pun pasti kakak bisa dapet nilai yang bagus"ujar Keyra mengeluarkan pendapatnya.


"Dapat nilai sekedar bagus itu aja gak cukup,setidaknya kakak bisa masuk ke dalam peringkat 10 pararel sekolah.Apalagi sekarang saingan kakak bukan cuma murid dari ISAS aja tapi juga murid dari IAS sama ISS,jadi kakak harus berusaha lebih keras lagi"ujar Tania dengan sangat serius.


"Gue baru tahu ternyata kakak itu tipe murid yang ambisius juga"Komen Keyra mendengar perkataan Tania yang menurutnya terdengar cukup ambisius.


"Bukan karena ambisius,tapi itu satu satunya jalan"ujar Tania pelan kembali berbalik membenarkan posisi duduknya menghadap meja belajarnya lagi.


"Hah,maksud kakak apa?"tanya Keyra tidak mengerti dengan perkataan teman satu kamar asramanya itu.


"Bukan apa apa,gak usah dipikirin.Mending lo tidur aja dek dari pada bosen gak punya kegiatan"suruh Tania pada Keyra.


"Nah ide bagus tuh kak"ujar Keyra.


Gadis itu langsung merubah posisinya yang tadi duduk menjadi rebahan dan emang dasarnya dia itu tipe orang yang kalau udah ketemu kasur itu bawaannya itu jadi ngantuk,gak butuh waktu lama Keyra udah tidur dengan nyenyak.


Tania melirik kearah teman sekamarnya itu dan ternyata gadis itu sudah memasuki alam mimpi.