
Keyra melajukan mobilnya dengan santai menyusuri jalanan kota disere hari,jalanan yang mobil gadis itu lalui tak begitu ramai meski dijam sibuk pulang bekerja begini karena dirinya sengaja tak melalui jalanan utama pusat kota yang biasanya menjadi langganan macet disore sore begini.
Kaca mata hitam bertengger diatas dihidung mancung Keyra,suara musik terdengar mengisi kesunyian didalam mobil itu.
Namun tiba tiba Keyra menyipitkan matanya setelah melihat objek yang jaraknya masih lumayan jauh dari mobilnya,gadis itu mulai mengurangi laju mobilnya dan berhenti tepat didekat objek yang ia lihat tadi.
Clik...Key membuka sabuk pengamannya kemudian membuka pintu mobilnya lalu keluar dari dalam sana.
"Permisi"sapa Keyra kepada seorang wanita yang nampak terlihat kebingungan disebelah sebuah mobil,sepertinya ada masalah dengan mobil wanita itu.
"Ah iya"saut wanita itu berbalik menghadap kearah seseorang yang menyapanya.
Namun saat wanita itu sudah menghadap kearah Keyra,kedua perempuan berbeda usia itu sontak sama sama menampilkan ekspresi kaget diwajah masing masing.Bahkan Keyra nampak refleks mundur selangkah saat melihat wajah wanita yang baru saja ia hampiri dan sapa itu.
"Ka-kamu"ujar Wanita dewasa itu sedikit tergagap.
Keyra menetralisir ekspresi dan rasa kagetnya secepat mungkin lalu kembali menatap wanita dihadapannya itu dengan ekspresi sebiasa mungkin.
"Ekhem,ada dengan mobil anda?"tanya gadis itu.
"Oh ini,ban mobil tante bocor.Pasti tak sengaja melindas paku"jawab Wanita itu sambil nampak melakukan hal yang sama seperti Keyra,yaitu mengontrol ekspresi dirinya sebaik mungkin.
Keyra mengangguk sekilas setelah mendengar jawaban wanita didepannya ini,
gadis SMA itu kemudian berjalan menuju mobilnya.Hal ini membuat wanita tadi menyangka kalau gadis muda itu hendak pergi meninggalkan tempat itu,namun sepertinya dirinya salah sangka saat melihat gadis muda itu kembali dengan membawa sebuah hp disalah satu tangannya.
Wanita itu terus meperhatikan gerak gerik gadis yang kini terlihat sedang menghubungi seseorang dengan hp yang tadi diambilnya dari dalam mobil itu.
"Halo"
"...."
"...."
"Bukan mobil saya,tapi mobil orang"
"...."
"Baiklah,saya kirim alamatnya dan mohon secepatnya"
"...."
"Hm"
Keyra menutup panggilan teleponnya dan kemudian ia langsung melangkah mendekat kembali kearah wanita yang kini masih tengah memperhatikan pergerakannya.
"Khem,saya sudah suruh orang bengkel untuk datang menjemput mobil anda.Dan anda..."
Keyra menjeda perkataannya sebentar dan matanya terlihat memeriksa jalan disekitar sana.
"Dan anda biar saya antar saja,tidak ada taksi yang terlihat didaerah sini"lanjut Keyra dengan gerakan mata yang kemana mana, jujur saja Keyra tak bisa menatap wanita dihadapannya itu lama lama.
Dan ekspresi yang timbul sebagai respon atas perkataan Keyra yang terlihat dari wanita itu adalah kaget namun langsung berusaha dikendalikan.
"Apa tidak masalah dan tidak akan merepotkanmu?"tanya wanita itu kepada Keyra.
"Tidak,ayo cepat"ajak Keyra yang langsung bergerak menuju ke mobilnya.Wanita itu langsung bergegas menyusul gadis muda yang berbaik hati menolongnya itu,namun sebelum itu tak lupa mengambil tas dan barang bawaannya dari dalam mobilnya yang bermasalah itu.
Wanita itu membuka pintu mobil Keyra bagian depan kemudian masuk kedalam dan duduk tepat disebelah Keyra yang berada dikursi pengemudi,tentunya tak lupa memakai sabuk pengaman.
Keyra melirik wanita yang duduk disebelah nya itu memastikan apakah sudah memakai sabuk pengaman atau belum,setelah memastikan barulah gadis itu mulai menyalakan mobilnya dan mulai melaju meninggalkan tempat itu.