TREE ANGLES

TREE ANGLES
Chapter 76



Karen berjalan memasuki ruang kelasnya dari pintu masuk belakang dengan pikiran yang sangat kacau,tangan pemuda itu terlihat mengepal erat seperti tengah menahan emosi.Semua yang ada didalam kelas itu langsung menoleh kearah belakang kelas menatap kedatangannya dengan tatapan penasaran,langkah Karen berhenti sejenak dimeja yang ditempati oleh Kevin-Keyra.


Karen menatap tajam tepat kepada Kevin yang kini ikut berdiri menghadapnya,Cks...Karen mendecih lalu melanjutkan langkahnya menuju ketempat duduknya yang berada dibarisan depan lebih tepatnya se-meja dengan Tania.


"Woi Ren,kok lo balik sendiri?Kesayangan gue mana?"tanya Gery yang berseru dari tempat duduknya,namun Karen nampak tak menggubris hal itu.


"Sialan lo!gue diacuhin.Woi Kesayangan gue lo tinggal dimana?!"Gery kembali bertanya dengan nada yang sedikit meninggi akibat kesal akibat Karen tak menggubris pertanyaannya,namun lagi lagi Karen tak menggubris.


Brak...Gery menggebrak meja saking kesal akibat pertanyaannya ditak dihiraukan oleh Karen,setelah itu ia melangkah keluar dari kelas.


"Ger,lo mau kemana?!bentar lagi guru masuk WOI!"seru Teo saat melihat Gery meninggalkan ruang kelas.


"Mau nyari kesayangan gue,takut diapa apain sama bajingan didepan!"saut Gery yang kini berdiri tepat dipintu belakang kelas.


"Vin lo disini aja,anak baik gak boleh bolos"lanjut Gery yang melihat pergerakan Kevin yang hendak menyusul tindakannya,ia kini berdiri tepat dipintu belakang kelas.


"Biar gue yang nyari kesayangan kita,TAKUT DIAPA APAIN SAMA BAJINGAN DIDEPAN!"lanjut Gery dengan sengaja mengeraskan suaranya pada kata kata terakhir,setelah itu Gery benar benar melenggang pergi dari sana meninggalkan kelas.


Karen mengepalkan tangannya diatas meja dengan sangat kuat sehingga urat urat tangannya terlihat jelas, cowok itu tahu kalau Gery tengah menyindir dirinya.


"Hei,are you okay"sebuah tangan menyentuh lembut kepalan tangan Karen.


Karen menoleh kesamping saat mendengar suara lembut Tania,yang menanyakan keadaan dirinya.


"Selamat Pagi Anak Anak"


"Pagi Pak!"


Karen,Tania,serta yang lain langsung terfokus kepada guru yang datang memasuki ruang kelas mereka.


"Silahkan keluarkan buku pembelajaran saat ini dan apakah ada yang belum berada diruang kelas,ketua?"pak Guru.


"Gery dan Keyra pak,mereka sudah hadir namun pergi lagi"Teo selaku ketua kelas langsung menjawab pertanyaan sang guru.


"Oh mereka berdua,baik Keyra dan Gery sudah mengambil izin hari ini.


Selain mereka ada yang lain?"pak Guru.


"Tidak ada pak.kecuali Keyra dan Gery,semuanya hadir dikelas"jawab Teo.


"Baiklah,kalau gitu mari kita mulai pembelajaran"pak guru.


Gurupun mulai membuka pembelajaran mereka dijam itu didepan kelas.


Kevin yang duduk sendirian dimeja paling belakang dekat jendela terus berulang kali melirik kearah hp miliknya yang tergeletak diatas meja.Cowok dingin itu tengah menunggu kabar sang nona muda alias Keyra dan juga Gery,ia berharap salah satu dari kedua orang itu memberikan kabar kepadanya secepatnya.Melihat raut ekpresi yang ditunjukkan Karen saat memasuki kelas sekembalinya dari pembicaraan empat mata dengan Keyra serta cara Karen menatapnya tadi,membuat Kevin sedikit gelisah tentang kondisi nona mudanya.Sudah jelas sekali kalau pembicaraan empat mata Karen dan Keyra pasti berakhir buruk,Kevin sudah bisa menebak hal itu.Kini ia berharap semoga Gery bisa menemukan dimana Keyra kini berada dan mungkin bisa menenangkan pikiran nona mudanya Kevin itu.