
~Siang menjelang sore~
Kini para siswi dari kelas utama sedang berkumpul dikamar Tania-Keyra.
Bruk...Key menghempaskan badannya diatas kasur miliknya.
"Huh,kenapa sekolah ini sangat membosankan"ujar gadis itu.
"Gimana lo gak bosan,seharian disekolah kerjaan lo cuma tiduran sambil dengerin musik ditelinga doang"ujar Lexa yang tengah sibuk ngemil dengan camilan.
"Tau dari mana lo Xa,si Key kerjaannnya cuma gitu doang tadi?"tanya Raya.
"Kita tau dari pak ketu"bukan Lexa yang menjawab melainkan Rona.
Keyla bangkit dari posisi tidurannya menjadi duduk,lalu gadis itu kemudian menatap Lexa dan Rona bergantian.
"Ngapain lo liatin gue sama Lexa gitu?naksir?sory gue masih doyan cogan ya,kalau si Lexa mah gak tau"ujar Rona.
"Dih,gue juga masih lurus kali.Kalau si Lexa sih gak tau,emang meragukan dia tuh dari dulu"saut Keyra.
"Tuhkan bener"saut Rona lagi.
Tuk...tuk...
Dua lemparan kacang tanah yang belum dibuka dari kulitnya,langsung menyasar kening dua gadis yang baru saja menjulitinya.
Pelakunya tak lain dan tak bukan adalah Lexa
"Kampret lo berdua jadi sahabat,enak aja ya!Gue juga masih demen cogan kali,apalagi opa opa drakor.Iklas lahir batin gue tuh jadi jodoh mereka"ujar Lexa dengan nada kesal separuh mengkhayal.
"Cepet sembuh deh lo Xa,gue do'a-in"ujar Keyra memasang ekspresi prihatin.
"Iya gue juga,biar cepet sembuh penyakit halu lo"ujar Rona ikut ikutan.
Hup...Huf...Lexa menarik dan membuang nafasnya kasar,gini nih nasib sahabatan sama dua makhluk minim akhlak.Siap siap tersiksa lahir batin dia tuh,lagian mungkin ini karma bagi dia yang punya sifat hampir sama.Udah tau gitu tapi dia gak mau sadar sadar,emang udah sifat dasar manusia tuh gitu.
"Terserah lo berdualah,capek gue"ujar Lexa pasrah.
Berbeda dengan trio cecan-nya IAS yang ada aja bahan obrolan yang bikin heboh,para cecan ISS sama para cecan-nya ISAS mah cuma diem diem aja nonton tingkah ketiga orang itu sambil ngemil.Lumayan tontonan gratis,soalnya disana gak ada TV.
"Btw,lo berdua kapan sempat ngegosip sama siTeo mulut lemes sih?perasaan seharian ini kan,kita belum pernah ketemu deh sama itu cowok kecuali tadi pagi pas dikantin?"tanya Keyra sadar akan hal itu,karena seingat dia pas jam istirahat para cowok cowok gak ada yang nongol batang hidungnya dikantin.
"Masih ada aja itu grup laknat,kenapa gak dihapus aja sih"ujar Keyra.
"Iya masih ada,dan kebetulan tadi siang itu yang jadi bahan gosipan disana.Dihapus?buat apa dihapus,lagian asik tau punya grup khusus buat nistain lo tuh"ujar Rona sama santainya dengan Lexa.
"Huh"Keyra menggeram kesal mendengar perkataan Rona itu.
"Gak usah sebel gitu muka lo,lagian kita semuakan punya grup masing masing satu yang gak ada kitanya didalam"ujar Lexa melihat raut wajah Key.
"Iya juga sih"gumam Keyra pelan.
Ping...ping...ping...Key menoleh kearah hpnya yang tergeletak disebelahnya setelah mendengar suara notifikasi yang berasal dari sana.Gadis itu membaca pesan dan jarinya mulai bergerak menekan huruf pada keyboard hpnya itu,ia menyimpan hpnya kembali kemudian melihat seluruh ciwi ciwi yang berkumpul dikamar asramanya.
"Lo semua masih lama disinikan?"tanya Keyra kepada yang lain.
"Emang kenapa,lo pasti mau pergi ya?"tebak Lexa.
"Hm,gue emang mau pergi.Dan kalau lo pada masih lama disini,gue mau nitip nih kamar sampai kak Nia balik"jawab Keyra.
Btw,Tania emang gak ada disana bergabung berkumpul disana saat ini.Teman sekamar asrama Key itu,belum pulang dari sekolah karena mau belajar dulu diperpus katanya dan dia minta gak usah ditemenin.
"Lah emang gak papa gitu kita disini,tapi lo sana Nia gak ada?"tanya Abel.
"Gak papa sih,lagian muka lo semua gak ada tampang maling.Jadi pasti aman"jawab Keyra yakin,gadis itu kini sudah mengenakan hoodie dan mulai menyandang tas ransel kecil dipunggungnya.
"Mau kemana sih emangnya lo,mau keperusahaan kakek lo?"tanya Rona.
Key langsung menggeleng pelan kemudian berkata
"Gue ada janjian rapat sama para wakil gue"
"Lah,gue sama Rona gak ikut?kita-kan juga anggota inti"tanya Lexa yang langsung paham maksud Key,begitu juga dengan Rona yang juga langsung paham.
"Ini bukan rapat organisasi,cuma gue sama dua wakil aja.Mereka katanya minta pendapat soal daftar kerja organisasi buat semester ini katanya,makanya gue ajak mereka ketemuan"jelas Keyra kepada kedua sahabat satu sekolah asalnya.
"Gue nitip kamar gue ya,bai"lanjutnya, kemudian langsung menghilang dibalik pintu.
"Maksud siKey pertemuan apaan sih,kok gue gak mudeng ya?"tanya Rani.
"Dia ada janji ketemuan sama dua wakilnya, diakan ketua organisasi kesiswaan ISA"jawab Rona singkat namun cukup membuat ciwi ciwi ISS maupun ISAS dikamar itu mengerti.