TREE ANGLES

TREE ANGLES
Chapter 90



Karen duduk termenung diatas atap asrama.Langit malam yang ditaburi oleh bintang bintang dan juga bulan yang berbentuk bulat sempurna menjadi purnama,suasana malam yang indah itu tak membuat pikiran dan hati dari pemuda yang tengah kalut itu membaik.Bayangan percakapannya dengan sang papa masih terlihat jelas dibenak Karen,terlebih peringatan keras berupa ancaman yang papanya layangkan diakhir benar benar membuat Karen takut.


"Jangan kecewakan papa kali ini Karen.Karena jika sampai,ucapkan selamat tinggal kepada gadismu dan juga kebebasan yang selama ini kamu miliki"


"Apa maksud papa?"


"Kamu pikir papa tak tau apa yang terjadi antara kamu dan gadis anak pemilik toko kue kecil itu heh?


Ingat Karen,kamu tak bisa menyembunyikan apapun dari saya"


"Pa,Karen mohon Jang..."


"Jika kamu tak ingin papa memaksamu menjauh dan memuguskan hubunganmu dengan gadis dari kekuarga miskin itu,jangan kalah dari Dia.Tidak, bahkan jangan biarkan dia terlihat mengejarmu Karen.Jika sampai terjadi,seperti apa yang papa katakan tadi.Siap tidak siap kamu harus siap meninggalkan gadis itu dan kehilangan kebebasanmu dalam hal apapun termasuk memilih calon masa depanmu!"


Karen menunduk,tanpa bisa dia tahan.Satu tetes air mata mengalir keluar dari sudut matanya.Pemuda itu buru buru menghampusnya keburu ada yang melihat air matanya menetes.


Karen meraih buku catatan miliknya yang sejak tadi ia letakkan diatas lantai disisi kirinya,dari balik halaman halaman buku itu Karen mengeluarkan dua buah foto palaroit kecil.Salah satu foto itu nampak sudah usang sedangkan satu yang lainnya masih tampak baru,sepertinya yang foto baru itu baru diambil baru baru ini.


Karen menatap kedua foto palaroid ditangannya itu.Didalam foto yang terlihat usang,Karen bisa melihat dirinya yang masih kecil merangkul dan mencium hangat salah satu pipi gadis kecil yang ikut berfoto dengannya beberapa tahun yang lalu.Didalam foto kedua,terdapat dirinya versi kini yang juga merangkul seorang gadis cantik dan sangat baik sekaligus pemilik hatinya saat ini.Palaroid kedua itu diambil sekitaran dua minggu yang lalu,tepat dihari minggu dimana ia meresmikan hubungannya dengan Tania sebagai sepesang kekasih tanpa ada yang tau hal itu kecuali mereka berdua dan kini mungkin tiga jika dihitung dengan papanya.


Persamaan dari kedua foto itu adalah Karen berpose bersama dua orang perempuan yang sangat dia sayangi dengan suasana yang sangat menggembirakan dan saling menyayangi satu sama lain.Namun foto pertama telah berubah karena gadis kecil itu telah tumbuh menjadi sosok yang sangat membenci dirinya karena pilihan besar yang Karen buat saat itu.Kini Karen takut,apakah foto kedua juga akan berkisah sama yaitu berakhir dengan rasa sakit dan kebencian?


Karen menggelengkan kepalanya cepat,tidak ia tak mau semuanya berakhir dengan kekacauan lagi.Sudah cukup satu yang berakhir kacau,kali ini tidak akan.


Kamar Keyra-Tania__


Keyra mengusap-ngusap rambutnya yang masih basah dengan handuk,ia baru saja selesai mandi dan juga keramas.


Gadis muda itu melihat kearah ranjang tingkat atas,terlihat teman sekamarnya yang nampaknya sudah terlelap.


*Tumben sekali,kak Tania udah tidur jam segini"ujar Keyra dalam hatinya setelah memastikan jam berapa sekarang,baru jam delapan malam dan rekan sekamarnya sudah tidur.Wah itu salah satu hal yang sangat jarang Keyra temui,biasanya ia yang akan terlelap terlebih dahulu sedangkan Tania masih akan bergadang belajar didepan meja belajar.


Dengan perlahan,Keyra duduk dikursi didekat meja belajar miliknya.Sambil dengan rambut yang kini terbungkus handuk,Keyra membuka buku catatan kecil miliknya dan mulai membaca tulisan rapi didalam halaman lamana buku catatan itu.Keyra melirik kearah meja belajar milik Tania,


matanya menyipit saat menemukan sebuah foto palaroid yang terlihat mencuat keluar dari sela sela buku milik Tania diatas meja belajar gadis itu.Karena penasaran,setelah memastikan sang pemilik masih terlelap.Keyra menarik perlahan foto palaroid itu dan melihat isi foto itu,Keyra melihat kearah foto dan Tania yang tidur secara bergantian berulang kali.Gadis itu membalik palaroid itu dan langsung menemukan sebuah tulisan dibaliknya,tulisan itu berhasil membuat Keyra tersenyum sejenak sebelum akhirnya mengubah ekpresinya menjadi sangat datar.


When this photo is taken,we have officially become a pair of lovers.


~K❤️T~


Keyra meletakkan foto palaroid itu kembali ke tempatnya semula,gadis itu melihat kearah Tania kembali


*Hubungan kalian akan sangat berat kedepannya karena pasti akan banyak hal yang menggoyahkannya.Maaf sangat maaf sekali,tapi aku akan jadi salah satunya kak*batin Keyra.