TREE ANGLES

TREE ANGLES
Chapter 26



Pagi yang cukup cerah di hari minggu,saat ini di salah satu kamar asrama putri Angkasa Internasional High school(AIHS) tampak Tania yang sedang bersiap siap untuk pulang ke rumah seperti yang gadis itu rencanakan.


Gadis itu sudah rapi bukan menggunakan seragam sekolah tapi menggunakan pakaian sehari hari yaitu sebuah baju berlengan panjang coklat dipadukan dengan celana jeans yang warnanya senada dengan warna baju yang ia pakai,tak lupa dengan tas ranselnya yang sudah ia siapkan semalam.


"Kak,lo naik apa buat balik ke rumah?"tanya Keyra pada Tania,penampilan gadis itu tak berbeda jauh dengan Tania yaitu memakai celana jeans abu abu ditambah baju kaos putih dan sepatu snikers.


"Rencananya sih gue mau naik bus aja,


lagian kebetulan gak jauh dari sekolah ada halte bis"jawab Tania.


"Kalau gitu lo bareng gue aja kak soalnya gue juga mau pergi,biar gue yang anter lo pulang gimana?"ujar Keyra menawarkan Tania untuk mengantar teman sekamarnya itu.


"Eh gak usah Key,nanti malah ngerepotin"


Jawab Tania menolak penawaran Keyra,ia tak mau menyusahkan.


"udah gak usah takut ngerepotin kak,lagian gue juga mau pergi kan.Jadi lo bareng gue aja dari pada lama nunggu bis udah gitu nanti kalau bis nya rame harus sempit sempitan,


Panas"ucap Keyra masih mencoba menawarkan Tania agar bareng aja sama dia.


"Emang gak ngerepotin?"tanya Tania.


"Enggaklah,gimana mau aja ya kak"bujuk Keyra.


"Oke deh kalau emang gak ngerepotin"ujar Tania akhirnya setuju untuk dianter Keyra.


"Yau dah yuk kak"ajak Keyra.


Keduanya pun akhirnya keluar meninggalkan kamar asrama untuk menuju ke tempat parkiran dimana mobil milik Keyra beberapa hari ini berada disana.


"Kak lo nunggu disini aja ya,biar gue ke gedung parkiran dulu buat ngambil mobil"suruh Keyra pada Tania untuk menunggunya di lobi masuk sekolah.


"Oke"jawab Tania setuju.


Setelah itu Keyra berjalan ke arah gedung dua lantai yang dijadikan tempat parkiran semua kendaraan penghuni sekolah,parkiran sekolah ini memang sengaja berbentuk gedung yang tertutup.Hal ini gunanya agar lebih efisien dan aman untuk tempat semua kendaraan milik penghuni sekolah karena bukan setiap hari mobil atau sepeda motor yang rata rata milik siswa itu digunakan sebabnya karena mereka sendiri tinggal di asrama yang masih satu kawasan dengan sekolah,jadi mereka hanya menggunakan kendaraan mereka jika ingin pulang ke rumah masing masing dihari libur atau jika ada keperluan lain di luar sekolah baru mereka menggunakannya.Gedung parkiran itu sendiri letaknya tidak jauh dari lobi masuk utama sekolah,hal ini agar tidak susah mengaksesnya.


Tit...tit...tit...suara klakson mobil terdengar dari di depan Tania tak jauh dari tempatnya berdiri,itu adalah mobil milik Keyra yang dikendarai pemiliknya.


Tania yang mengetahui siapa pemilik mobil itu langsung beranjak dari tempatnya berdiri saat ini,mendekat kearah mobil Keyra.


Tania membuka pintu depan lalu masuk kedalam,ia memilih duduk di samping kursi pengemudi dimana Keyra berada saat ini.


"Jangan lupa pakai sabuk pengamannya kak"ujar Keyra mengingatkan Tania untuk memakai seatbel.


"iya"saut Tania langsung memakai seatbel dengan baik.


Mobil sport biru milik Keyra itu melaju dengan kecepatan rata rata mulai menjauh area sekolah dan terakhir keluar dari gerbang melaju dijalan raya.Di dalam mobil sendiri tidak terlalu banyak pembicaraan antara Keyra dan Tania bahkan kedua gadis itu lebih banyak diam serta suara yang mendominasi hanyalah suara musik dari radio mobil yang sengaja diputar Keyra untuk menemani perjalanan.


Keyra dan Tania kedua gadis itu sendiri fokus pada pemikiran masing masing,Keyra fokus ke arah depan karena ia yang menyetir mobil sedangkan Tania bersandar di jendela mobil sambil fokus memperhatikan sekitaran jalan yang mereka lalui.


"Kak alamat rumah kakak dimana ya?kakak belum bilang soalnya dan gue juga lupa nanya.Tolong ditunjukin maps nya aja ya biar lebih jelas"ujar Keyra membuka percakapan dengan bertanya alamat rumah Tania.


"Eh iya gue lupa bilang,sorry dek.Biar gue tunjukin alamatnya di maps"ucap Tania meminta maaf karena sedikit tidak enak,ia lupa memberitahu alamat rumahnya pada Keyra.Dengan segera ia memberitahu alamat rumahnya dengan menggunakan maps yang terpasang di mobil milik Keyra.


"Udah jelas Key alamatnya?"tanya Tania pada Keyra.


"Udah kak"ujar Keyra dan tanpa menunggu lama lagi ia langsung menggerakkan kemudinya mengikuti jalur yang sesuai dengan maps pada mobilnya.


Tak butuh waktu lama bagi Keyra untuk melajukan mobil miliknya ke alamat yang dituju sesuai apa yang dikatakan Tania padanya,gadis itu memberhentikan mobilnya di depan sebuah bangunan.Dahi milik Keyra sedikit mengkerut melihat dimana mereka sekarang berada,dengan berulang kali ia melihat kearah maps dan dengan letak mereka sekarang.Sama kok alamatnya tidak salah tapi mobilnya saat ini tidak berhenti didepan bangunan yang berupa rumah atau semacamnya yang berfungsi untuk tempat tinggal.


"Kak,lo gak salah kasih alamat kan?"tanyanya memastikan.


"Enggak,ini bener kok"jawab Tania menggelengkan kepalanya.


"Tapi kok kita sekarang lagi didepan toko roti bukan rumah,oh gue tau lo pasti mau beli oleh oleh kan buat orang rumah lo?"tanya Keyra memastikan lagi.


"Enggak"saut Tania.


"Trus kok malah ke toko roti sih,bukannya tadi kakak bilang mau pulang?"tanya Keyra lagi,terserah ia dibilang bawel atau apapun oleh Tania tapi ia benar benar tidak paham sekarang.


"Gak salah kok Key,ini memang alamat tujuannya.Ini toko roti milik keluarga gue,gue emang gak pulang ke rumah tapi ke toko roti keluarga gue.Soalnya orang tua sama saudara gue biasanya lebih sering disini kalau hari minggu"jelas Tania pada Keyra yang kelihatan bingung dari tadi.


"Oh bilang dong kak,gue kan jadi ngira kita salah alamat"ujar Keyra paham sekarang.


"Maaf dek,gue lupa bilang ke lo.Lagian gak mungkin dong salah alamat sama rumah sendiri"ujar Tania.


"Oke oke"saut Keyra.


"Yau dah dek gue duluan ya,lo mau mampir dulu gak?"tanya Tania menawarkan Keyra untuk mampir ke toko roti keluarganya.


"Gak usah deh kak lain kali aja,lagian gue juga habis dari sini ada urusan lain"jawab Keyra menolak tawaran Tania.


"Oke lain kali mampir ya,makasih buat tumpangannya"pamit Tania keluar dari mobil.


"Sama sama kak"jawab Keyra.


Tania melambaikan tangannya,itu terlihat dari jendela mobil yang berwarna gelap dan Keyra membalasnya dengan membunyikan klakson kemudian setelah itu Keyra kembali melajukan mobilnya ketempat tujuannya selanjutnya.Sedangkan Tania bergerak masuk ke toko roti keluarganya setelah mobil Keyra sudah jauh.