TREE ANGLES

TREE ANGLES
Chapter 85



Anak anak kelas utama terlihat sangat lahap memakan berbagai jenis makanan yang dibawa oleh mamanya Gery untuk mereka,selain faktor mereka yang memang dalam keadaan lapar karena belum makan pagi.Semua makanan yanv dibawa oleh nyonya Galeo memang enak sih,jadi ya so pasti para anak muda ini bisa makan dengan lahap.


Berbeda dengan yang lain yang makan sendiri,Keyra dengan raut wajah riang menerima suapan makan dari nyonya Galeo aka mamanya Gery yang duduk disisi kanannya.Pipinya menggembung mengempis saat mengunyah makanan itu,nyonya Galeo yang gemas langsung mencubit pelan pipi Keyra


"Aduh anak kesayangannya bunda kok gemesin banget sih kalau lagi makan gini"ujar nyonya Galeo,sedangkan Keyra langsung tersenyum manis.


Huh...Gery yang duduk disebelah mamanya langsung mendengus kesal.


"Ma,mama.Gery juga mau disuapin" pinta Gery dengan wajah yang sengaja diimut imutin biar mamanya mau menyuapi dia juga.


Nyonya Galeo menoleh kearah putranya itu,bukan untuk menyuapi juga melainkan menatap anaknya itu dengan tatapan julid.


"Dih kamu udah gede kok minta disuapin sama mama,malu kamu tuh sama otot"ujar nyonya Gelio,setelah itu beliau kembali lanjut menyuapi Keyra dengan wajah gemas


"Ayo anak mama,ini udangnya enak loh"


Mhptt...Putra,Arga,serta anak anak cowok yang lain langsung sekuat tenaga menahan tawa mereka agar tidak lepas,takut muncrat makanan dimulut mereka.Mereka menahan tawa akibat melihat nasib bro mereka yang satu itu sangat ternistakan oleh mak sendiri sejak tadi,mana tadi udah sok imut lagi tapi tetep aja gagal.


"Gue rasa bapak pimpinan kita itu emang anak tiri deh dikeluarga"bisik Abel kepada Maya disebelahnya.


"Iya,keliatannya emang gitu sih"balas Maya dengan berbisik juga.


"Tapi lebih ke kayak anak pungut gak sih?"Lexa ikut nimbrung dalam perbisikan itu.


"Atau enggak,anak yang gak dianggap" Rani menambahkan.


"Gue lebih salfok sama Key,yang keliatan bahagia benget disuapin sama nyokapnya Gery"Ujar Raya.


"Happy dia tuh,udah mirip banget kayak bocah yang disuapin mak-nya makan sama makanan favoritnya"tambah Rona.


Kegiatan bisik bisik para ciwi ciwi itupun terus berlanjut bahkan yang cowok-pun ikut bergabung,tak peduli jika Gery udah tambah misuh mendengar bisikan bisikan gaib dari mereka.


Karen yang memilih diam dan bahkan lebih banyak menunduk kearah meja, ia tak ingin sampai tak sengaja beradu tatapan dengan mamanya Gery karena rasa takut dan bersalah dihatinya karena suatu hal dimasa lalu.Tania sendiri selain karena memiliki sifat yang tenang,gadis ini sejak tadi sibuk memperhatikan suasana hati Keyra didepannya dan Karen disebelahnya secara bergantian nampak suasana hati keduanya kini sangat bertolak belakang.Tania juga menyadari kalau sejak datang,nyonya Galeo selalu mencuri lirikan kearah Karen.


Skip_


Setelah hampir satu setengah jam lebih berlalu,nyonya Galeo-pun berpamitan pulang kepada Gery-Keyra beserta teman teman sekelas dua anaknya itu.


"Tante pulang dulu ya anak anak"ucap nyonya Galeo kepada anak anak ruang utama.


"Iya tan.Mewakili yang lain,saya mau ngucapin terima kasih atas makanannya"Teo selaku ketua kelas mewakili memberikan ucapan terima kasih kepada mamanya Gery.


"Iya sama sama"ujar nyonya Galeo,kini wanita itu beralih menatap kearah putranya


"Mama pamit dulu,jangan bandel kamu disini.Trus jagain juga Key,awas kalau anak kesayangan mama lecet gara gara kamu gak betul jagainnya" ujar nyonya Galeo kepada Gery putranya.


"Iya ma,nanti Gery jagain.Mama gak ada ingetin Gery buat hati hati trus jaga diri juga gitu?"ujar Gery kepada mamanya.


"Gak perlu mama bilangpun pasti kamu bakal hati hati dan jaga diri"jawab sang mama.


"Keyra,bunda pulang dulu ya.Kapan kapan kalau ada waktu bunda berkunjung lagi,atau kamu dong yang mampir kerumah kalau lagi libur.


Jaga diri baik baik,kalau ada apa apa tinggal kasih tau Gery sama Kevin aja.Buat kamu mah,mereka pasti siap 24 jam"nyonya Galeo kepada Keyra.


"Siap bunda.Keyra titip salam buat papi Galeo juga,bunda hati hati dijalan"ucap Keyra.


Setelah acara pamitan selesai,nyonya Galeo beranjak pergi dari sana dengan diikuti oleh pak supir yang sejak tadi mengawal majikannya itu.


____&&&&________________&_&&____________&_


Lanjut?