
Kring...Kring...kring...bunyi jam alarm di gedung asrama berbunyi menandakan waktunya bangun,di dua gedung asrama sekolah Angkasa Internasional High School
(AIHS)memang sudah dipasang alarm otomatis yang fungsinya salah satunya adalah untuk membangunkan semua penghuni asrama agar bangun tepat waktu.
Saat ini Keyra sedang duduk di atas ranjangnya menunggu giliran mandi,karena Tania yang pertama mendapatkan giliran menggunakan kamar mandi pagi ini.Sambil menunggu ia memilih membuka hpnya siapa tahu ada yang mengiriminya pesan,
Ceklek suara pintu kamar mandi dibuka.
"Dek giliran lo,mandi sana"suruh Tania keluar dari kamar mandi sudah lengkap menggunakan seragam sekolah,tangannya sibuk mengeringkan rambutnya yang basah karena ia habis keramas dengan handuk.
"Emangnya kakak udah selesai mandinya"tanya Keyra tanpa melihat Tania,matanya masih fokus melihat layar hpnya.
"Udah,sana jangan main hp mulu masih pagi juga"ujar Tania sedikit mengomel.
"Iya iya"ujar Keyra meletakkan hpnya,lalu kemudian beranjak turun dari ranjang kemudian mengambil handuk dan seragamnya lalu menuju kamar mandi.
Setelah selesai mengeringkan rambutnya Tania duduk didepan cermin lalu mulai menyisir rambutnya agar terlihat rapi,ia juga memoles mukanya dengan menggunakan bedak tipis dan pelembab bibir agar bibirnya tidak kering nanti.
Tak lama berselang Keyra keluar dari kamar mandi dengan sudah menggunakan seragamnya.
"Kakak udah rapi aja,pagi pagi gini mau langsung ke sekolah?"tanya Zia sambil bercermin memakai bedak dan pelembab bibir dengan tipis tidak berlebihan.
"Iya,gue mau ke perpus dulu soalnya"jawab Tania yang sedang memasang sepatu sekolahnya.
"Lo mau kakak tungguin gak?"tanya Tania pada Keyra.
"Gak usah deh"jawab Keyra menolak
"Yau dah Kakak duluan ya,jangan lupa kunci pintunya nanti kalau udah mau pergi"ujar Tania berpesan pada Keyra.
"Iya kak"jawab Keyra.
Setelah itu Tania mengambil tas sekolahnya yang ada di atas meja belajar lalu memakainya dipunggung dan pergi meninggalkan kamar asrama,sedangkan Keyra yang sudah rapi dan sudah memakai sepatunya lebih memilih untuk duduk di kursi belajarnya.Keyra tidak langsung pergi ke gedung sekolah seperti Tania karena ia sedang menunggu para sahabatnya terlebih dahulu baru mereka akan pergi bersama nantinya.
Tok...tok...tok...bunyi pintu kamar asramanya diketuk dari luar.
"SIAPA?"tanya Keyra sedikit berteriak.
"Ini gue Lexa sama Rona!"jawab orang dari luar yang ternyata para sahabat Keyra yang sejak tadi ia tunggu.
"Masuk aja,gak dikunci"suruh Keyra pada dua orang sahabatnya itu.
"Hai guys"sapa Keyra menyambut kedatangan Tania dan Lexa.
"Udah siap lo Key?"tanya Lexa
"Liat sih,lagian gue kan cuma basa basi aja"ucap Lexa.
"Kita berangkat sekarang aja yuk"ajak Rona pada kedua gadis itu.
"Yuk"saut keduanya.
Ketiganya keluar dari kamar asrama Keyra,
sebelum pergi Keyra mematikan semua lampu dan memastikan terlebih dahulu tidak ada stop kontak yang terhubung,setelah itu Keyra mengunci pintu kamar asramanya.
Setelah semuanya beres ketiga gadis itu berjalan beriringan pergi dari sana menuju ke arah gedung sekolah mereka yang tidak jauh dari gedung asrama putri.
Ditempat lain tepatnya di perpustakaan Tania baru sampai disana,gadis itu memasuki perpustakaan setelah menunjukkan kartu keanggotaan perpus yang diberikan kepada semua murid dan juga meletakkan tasnya ketempat khusus karena setiap pengunjung memang tidak boleh membawa tas atau benda lain yang bisa berupa makanan atau minuman ke area dalam perpustakaan.
Gedung perpustakaan sekolah Angkasa Internasional High School(AIHS) memang dibangun terpisah tersendiri tapi masih dikawasan gedung utama sekolah,
Perpustakaan sekolah ini terbilang cukup lengkap untuk ukuran perpustakaan.Didalam
nya terdapat banyak sekali buku mulai dari buku pelajaran sampai buku novel atau atau karya sastra lainnya banyak tersedia disini dan buku buku itu juga banyak yang menggunakan berbagai bahasa.
Tania menelusuri rak rak buku di perpustakaan,ia hendak mencari beberapa buku yang bisa digunakan untuk media referensi tambahan untuk belajar.Setelah cukup lama berkeliling ia sudah mendapatkan beberapa buku ditangannya,setelah merasa cukup Tania membawa semua buku itu keruang baca disana.Ruangan tempat membaca memang sengaja dibuat terpisah dari tempat rak rak buku hal ini agar murid murid yang hendak membaca atau belajar disana dapat lebih fokus dan tidak terganggu tapi posisinya masih satu gedung dan tentunya ruang baca hanya bisa diakses melalui ruangan buku.Ia memilih tempat duduk dimeja yang paling sudut dekat dinding ,setelah meletakkan semua bukunya di atas meja didepannya Tania memilih salah satu buku yang dibawanya lalu membukanya dan mulai membacanya dengan tenang.
Karen dan teman temannya yaitu Kevin dan Bayu saat ini juga sedang berada di perpustakaan saat ini,mereka bertiga sedang ingin meminjam buku pelajaran yang mereka butuhkan sebelum ke kelas,Karen membawa buku yang sudah ia ambil di rak buku menuju ruang baca sembari menunggu teman temannya yang masih sibuk memilih buku yang mereka inginkan.
Karen memasuki ruang baca dan saat hendak mencari tempat yang nyaman untuk membaca,matanya tidak sengaja menemukan objek yang dia kenal yaitu teman sekolahnya Tania.Meskipun gadis itu menunduk dan wajahnya sedikit tertutupi tumpukan buku di depannya,Tapi Karen bisa sangat mudah mengenali gadis itu adalah Tania.
Karen berjalan menuju tempat Tania berniat duduk dimeja yang sama dengan Tania.
"Tania kamu juga kesini ternyata"ujarnya menyapa Tania.
Tania yang mendengar ada orang menyapanya mendongakkan kepala,gadis itu sedikit kaget menemukan Karen yang sudah duduk persis dihadapannya.
"Eh Karen,kamu ternyata aku kira siapa tadi"ucap Tania.
"Lagi baca buku apa?"tanya Karen
"Buku biologi"jawab Tania
"Ooh,kesini nya sendiri?"tanya Karen lagi
"Iya,kamu sendiri sendiri?"ujar Tania bertanya balik.
"Enggak,aku kesini bareng Kevin sama Bayu"ucap Karen.