
Kring....kring....kring....
"Baiklah anak anak,kita sudahi sampai disini saja materi pembelajaran kali ini.Sekarang kalian silahkan beristirahat 5 menit sebelum lanjut ke pelejaran selanjutnya"ujar pak Anton.
"Kalian tahu bukan apa pelajaran kalian sehabis ini?"tanya sang wali kelas kepada murid muridnya.
"Tau pak,pelajaran musik!"jawab murid murid kompak.
"Bagus kalau kalian tahu,kalau begitu bapak permisi"pamit pak Anton mulai melangkah undur diri meninggalkan ruangan kelas.
Sepeninggal pak Anton,para anak kelas utama langsung mengambil posisi merenggangkan urat urat mereka terutama bagian leher dan punggung mereka yang pegal mendengarkan penjelasan materi pelajaran matematika selama dua jam mata pelajaran.Belum lagi otak mereka yang panas karenanya,oleh karena itu semuany benar benar menggunakan 5 menit jeda pergantian pelajaran untuk mengistirahatkan diri.
Kecuali satu orang sebenarnya,siapa lagi siswi yang tidak merasa kelelahan melalui dua jam mata pelajaran matematika karena saat itu berlangsung dirinya malah tidur.
Tentu saja orang itu adalah cucu perempuan satu satunya tuan Hedrik Pratama,siapa lagi kalau bukan Keyra Pratama.
Hoam...gadis itu menutup mulutnya yang terbuka karena menguap dengan telapak tangannya dan dengan mata yang masih belum terbuka sempurna,sepertinya gadis itu memang benar benar tertidur nyenyak ditengah jam pelajaran berlangsung tadi.
"Kamu sudah bangun?"suara lembut namun masih terkesan dingin terdengar dari sosok yang duduk disebelahnya,dia adalah Kevin.
"Sudah kak,jam kelasnya pak Anton sudah selesai?"tanya Keyra kepada Kevin.
"Ya sekitar satu menit lalu,pelajaran selanjutnya adalah bidang jurusan-mu"jawab Kevin dengan menambahkan sedikit informasi dibelakang.
"Pelajaran musik ya,aku bahkan tidak membawa satupun alat musik untuk itu"ujar Keyra.
"Kamu bisa menggunakan alat musik diaula musik,lagi pula menurut informasi.Tidak ada praktek hari ini"ujar Kevin menyauti ujaran dari nona mudanya itu.
"Baguslah kalau yang kak Kevin bilang itu bener,hari ini aku benar benar malas untuk melakukan apapun termasuk belajar"ujar Keyra yang berniat merebahkan kembali kepalanya diatas meja,namun langsung ditahan oleh Kevin.
"Kita harus beranjak menuju aula musik Keyta,ini pemberitahuan dari guru yang mengajar"ujar Kevin.
"Kalau begitu ayo kak,aku tidak mau mendapat kursi bagian depan"ujar Keyra bangkit dari tempat duduknya dan mengajak Kevin untuk mulai bergerak menuju keaula musik tempat dimana mereka akan melaksanakan pembelajaran mereka selanjutnya.
"Baik,ayo nona"saut Kevin,remaja laki laki berperawakan tampan namun penuh dengan aura yang dingin itu langsung menghandeng nona mudanya untuk mulai berjalan.
Bukan hanya Kevin dan Keyra saja seperti yang sempat dikatakan tadi,teman teman sekelas mereka yang lajn juga sama seperti mereka yaitu mulai meninggalkan ruang kelas menuju keaula musik.
Diperjalan dikoridor sekolah,Gery tiba tiba mempercepat langkahnya sampai akhirnya posisinya sejajar tepat disebelah kiri Keyra.
Tak sampai disitu,ia bahkan dengan santainya merangkul pundak Key dengan tangan kanannya.
"Gimana hadiah lo tadi my sweet baby?"tanya Gery pada Keyra.
"Jangan gunain panggilan itu disini,bocah bocah lain bisa salah sangka tau gak"ujar Keyra sedikit kesal.
"Kenapa gak boleh,lo aja dulu panggil gue pangeran pas kita masih kecil"saut Gery.
"Itu beda ege,lagian gue gelay dipanggil baby sama lo"ujar Keyra.
"Ah masa sih baby?"ujar Gery sambil menaik turunkan alisnya.
"Gery stop!"pinta Keyra.
"JANGAN NGAMBEK DONG MY SWEET BABY,
YOUR COOL BOY GAK JAIL LAGI KOK" bukannya berhenti,Gery malah semakin menjadi dengan berbicara keras keras.
"GERY GALEO"Seru Keyra semakin kesal.
"YAS BABY,WY YOU CALL ME?"saut Gery sambil berlari menjauh dari Keyra yang hendak memukulnya.