
"Gak pamitan sama papa kamu?"tanya sang mama.
"Gak perlu,dia lagi sibuk dengan pekerjaannya"ujar Kevin,ia kemudian memeluk adik kecilnya sebentar kemudian langsung pergi dari sana.
"JAGA KESEHATANMU DISANA!"teriak mamanya Karen.
"IYA MA"saut Karen dari dekat pintu pada sang mama.
Sebuah mobil sport mewah berhenti tepat didepan lobi asrama putri Angkasa Internasional High school,mobil itu merupakan mobil yang dikendarai oleh Kevin dan Keyra.Keyra terlihat keluar dari pintu depan kemudian membuka pintu penumpang mengeluarkan beberapa kantong plastik lalu menutup pintu itu kembali
"Kak kunci mobil Key,disimpan sama kakak dulu aja ya"ujar Keyra pada Kevin yang berada didalam mobil bagian kemudi.
"Iya nona"saut Kevin.
"Ka..k"
"Iya Keyra,hati hati balik ke kamarnya"ujar Kevin merevisi panggilannya.
"Gitu dong"ucap Keyra
"Kalau begitu kakak pergi memarkirkan mobil ini dulu ya"pamit Kevin.
"Oke,bai kak"saut Keyra melambaikan tangannya pada Kevin yang sudah menjalankan mobilnya kembali menuju kearah gedung parkiran sekolah.
Setelah mobil itu benar benar pergi dari sana barulah Keyra berbalik berjalan masuk ke dalam gedung asramanya sambil menenteng semua kantong plastik dikedua sisi tangannya dan juga tas ransel kecil di punggungnya ,kantong plastik itu berisi berbagai macam makanan pesanan para sahabatnya dan juga untuk ia simpan nanti di kamarnya.
Keyra saat ini sampai didepan pintu kamar asrama dua sahabatnya yaitu Lexa dan Rona
Ting...tong...ting...tong...gadis itu memencet bel kamar sahabatnya supaya mereka membuka pintu.
Klik...suara kunci pintu dibuka lalu tak lama berselang pintu kamar dihadapan Keyra terbuka dan muncul kepala seseorang dari balik pintu mengintip keluar,orang itu bukan salah satu dari dua sahabatnya sang pemilik kamar tapi cewek yang merupakan teman sekelasnya juga kalau Keyra tak salah namanya adalah Abel.
"Eh lo Key kirain siapa tadi,ayo masuk"ajak Abel membuka pintu kamar lebih besar mempersilahkan Keyra masuk kedalam.
"Oke,tolong bawain sebagian dong"pinta Keyra menyodorkan sebagian kantong plastik ditangannya pada Abel.
"Sini"ujar Abel meraih kantong plastik yang Keyra sodorkan,setelah itu keduanya masuk ke dalam kamar tak lupa Abel menutup pintu kembali.
Pemandangan pertama kali yang Keyra temui ketika masuk kedalam kamar Lexa-Rona adalah suasana kamar yang cukup berantakan terdapat laptop yang menyala memainkan salah satu drama dari negri Korea di atas lantai kamar yang beralaskan karpet,bukan hanya itu tapi ternyata didalam sana bukan hanya ada Lexa,Rona,dan Abel tapi juga ada tiga gadis lainnya yaitu Maya,Raya,dan Rani.
"Buset rame banget ini kamar kayak tenda pengungsian aja"ujar Keyra memberi komentar pada apa yang ada dihadapannya.
"Enak aja dibilang tenda pengungsian"saut Lexa tak terima kamarnya disamakan dengan tenda pengungsian oleh Keyra.
"Tau tuh,mana ada tenda pengungsian isinya cewek cewek cakep kayak kita ini"ujar Rona
"Pedenya tinggi ya"ujar Keyra
"Hai Key"sapa Abel,Maya,Raya,dan Rani hampir bersamaan.
"Hai juga,kalian berempat kok bisa pada kumpul dikamar dua curut?"tanya Keyra pada keempat teman sekelasnya itu.
"Kita diajak nonton drama sama mereka"jawab Maya mewakili yang lain sambil menunjuk kearah Lexa dan Rona yang duduk bersebelahan.
"Lo telat kayaknya Key bilang kayak gitu"ujar Raya membalas bercandaan Keyra.
"Udah lah gak usah didengerin omongan nih bocah"ujar Lexa
"Btw Key,titipan kita mana?"tanya Lexa pada Keyra.
"Tuh ada di Abel"jawab Keyra
"Ini"ujar Abel meletakkan semua kantong plastik yang ia pegang tadi kepada Lexa dan Rona,hampir saja ia lupa tadi.
"Wih ini nih yang ditunggu tunggu dari tadi"ujar Rona mulai mengeluarkan satu persatu jajanan snack,minuman soda,dan jenis cemilan kemasan lainnya dari kantong plastik.
"Kalau ada makanan gini kan,nonton dramanya jadi tambah asik"ujar Lexa yang juga sibuk mengeluarkan snack dari kantong plastik seperti Rona.
"Ayo guys dimakan,jangan sungkan sungkan anggap punya sendiri"ujar Rona mempersilahkan teman temannya yang lain untuk memakan berbagai macam snack itu.
"Makasih Ron"ujar yang lain
"Eh btw Key"panggil Lexa.
"Apaan?"tanya Keyra,ia tampak sudah berada di atas tempat tidur sahabatnya dan tak lupa beberapa kantong bawaannya ia letakkan disampingnya.
"Gue sama Rona kan tadi mesen pizza atau sejenisnya juga,kok gak ada?"tanya Lexa pada Keyra.
"Oh itu gue emang sengaja gak beli soalnya takut udah dingin sampai sini,apalagi kalau kena AC mobil.Tapi tenang aja sebagai gantinya gue beliin kalian martabak manis"ujar Keyra menyerahkan satu kantong plastik berisi beberapa kotak martabak manis.
"Wih enak nih"ujar Rona saat sudah membuka kotak martabak itu dan meletakkannya ditengah tengah.
Saat ini mereka semua duduk melingkar dibawah tepatnya dilantai hanya Keyra saja yang duduk di atas tempat tidur dan semua snack serta martabak dan minuman yang Keyra bawa diletakkan ditengah tengah mereka.Mereka seperti melupakan kegiatan mereka sebelum Keyra datang tadi yaitu menonton drama,sekarang mereka semua malah asik mengobrol sambil menikmati makanan ditengah tengah mereka.
Sedangkan Keyra sendiri tengah berbaring terlentang di atas tempat tidur,ia sedikit mengantuk karena merasa lelah apalagi ia harus membawa semua pesanan kedua sahabatnya itu.
"Kurang Nia nih"ujar Rani yang sadar kalau hanya Tania saja yang tidak ada disana saat ini.
"Dia balik kapan emang!"tanya Lexa mengarah pada Raya dan Rani.
"Gak tau,kayaknya sih besok pagi pagi"jawab Rani pada Lexa.
"Eh gue mau nanya dong sama Raya Rani"ujar Keyra langsung mengubah posisinya menjadi tengkurap dan menghadap kearah yang lain.
"Mau nanya apa lo cil sama mereka?"saut Lexa
"Kak Tania emang suka banget belajar ya?"tanya Keyra
"Kenapa lo nanya gitu Key?"saut Raya selaku sahabat Tania,ia penasaran kenapa Keyra bertanya seperti itu.
"Gue nanya soal itu karena gue perhatiin sejak pindah disini dan satu kamar sama kak Tania,dia kayaknya hampir setiap waktu gak pernah lepas dari yang namanya buku.Mulai dari bangun tidur,pas disekolah,balik kamar,bahkan mau tidur bahkan pas tadi mau balik rumah juga tetep bawa buku buat belajar"jelas Keyra kepada yang lain.
"Makanya gue nanya gitu,soalnya kak Tania gak pernah jauh jauh sama yang namanya buku.Mana yang dibaca semuanya buku pelajaran lagi bukan novel atau buku cerita lain"lanjut Keyra.