TREE ANGLES

TREE ANGLES
Chapter 52



Tring...tring...tring...bel masuk akhirnya berbunyi,semua murid termasuk para penghuni kelas utama langsung terlihat beranjak dari tempat mereka untuk masuk menuju kekelas pembelajaran masing masing.


Sesuai jadwal pembelajaran yang sudah ditetapkan untuk hari senin sampai Rabu, semua murid akan belajar sesuai dengan kurikulum asal sekolah masing masing.


Para murid dari sekolah olahraga yang memang sejak datang kesekolah sudah mengenakan seragam olahraga khas ISS memilih berkumpul dibeberapa area lapangan atau ruangan olahraga sesuai intruksi guru yang mengajar dikelompok masing masing, anak anak IAS alias sekolah seni sendiri akan melaksanakan pembelajaran diaula aula atau ruang ruang seni sekolah menurut jurusan masing masing,anak ISAS sendiri tentunya akan menjadi penghuni ditiga labor utama sekolah.


Labor musik_ _


Suara alat musik terdengar bersaut sautan memenuhi ruang labor musik,saat ini para murid murid kelas musik memang ditugaskan oleh guru untuk menghapalkan beberapa lagu kedalam instrumen musik.Setelah satu jam diawal,guru telah memberikan mereka pelajaran materi tulis terlebih dahulu.


Meskipun suara suara alat musik itu tak jarang saling berbenturan atau bersautan satu sama lain,namun terlihat tak adapun murid kelas musik yang merasa masalah akan hal itu.Mereka semua tampak sibuk pada alat musik masing masing,kecuali satu orang yang sejak tadi hanya duduk terdiam dipojokan lab musik.


Tuk...


"Aduh,heh lo apa apaan sih datang datang getok kepala orang?!"


"Seharusnya gue yang nanya sama lo nona Keyra Partama,cucu dari tuan Hendrik Pratama.Ngapain lo mojok disini saat murid lain sibuk latikan alat musik masing masing?" ujar ketua kelas dari kelas utama,yaitu Teo.


Dan orang yang sejak duduk dipojokan itu adalah Keyra siketua kesiswaan IAS.


"Halah alasan aja lo,lo kan bisa pakai alat musik yang lain disini"ujar Teo yang sudah mengambil posisi duduk disebelah Keyra.


"Alat musik yang mana?semuanya udah dipakai sama anak anak"tanya Keyra.


Teo langsung melihat kesekeliling lab dan ada benarnya juga yang dibilang sama gadis disebelahnya ini,Hampir alat musik yang disediakan dilab musik memang sedang digunakan oleh anak anak yang lain kecuali sebuah piano yang terletak tak jauh dari tempat mereka.


"Lah itu piano masih kosong,kenapa eng..." perkataan Teo langsung terhenti setelah Keyra langsung menatap tajam dirinya oke.


"Oke,lo duduk disini aja.Gak bakal ada yang berani marahin lo juga,gue lanjut latihan dulu by"Teo langsung segera beranjak menjauh dari tempat Keyra.


*Bodoh lo Teo,lupa lo ya kalau Key gak suka dan paling anti sama yang namanya piano* batin Teo mendumeli dirinya sendiri karena sadar akan kesalahan yang baru ia perbuat.


"Tapi sampai sekarang,gue masih penasaran kenapa Key anti banget sama Piano?"Teo bergumam pelan.


"Piano,Cks"Keyra mendecih pelan,gadis itu langsung menyumpal kedua telinganya dengan AirPods dan memutar musik dengan volume tinggi.Mood gadis itu langsung berantakan setelah berbicara dengan Teo tadi, bukan itu bukan karena berbicara dengan Teo melainkan karena isi pembicaraan mereka barusan.