TREE ANGLES

TREE ANGLES
Chapter 23



"Tapi Key,lo dulu pas SMP sering keluar masuk BK gak papa emang?"tanya Abel.


"Gak papa,emangnya kenapa?"tanya Keyra balik.


"Kalian gak takut gitu kalau seandainya lo dikeluarin dari sekolah karena sering keluar masuk BK kayak yang kalian tadi ceritain?"tanya Raya pada Keyra serta kedua sahabat gadis itu.


"Ngapain harus takut,iya gak Ron"ujar Lexa


"Yoi selama ada Key bareng kita berdua,pihak sekolah gak mungkin berani atau bisa sampai ngeluarin kita bertiga palingan kita cuma dikasih hukuman atau paling berat orang tua kita dipanggil ke sekolah sama kepala sekolah dan guru BK"jawab Rona.


"Kenapa bisa gitu?"tanya Rani.


"Pihak sekolah gak akan berani ngusik ketenangan Keyra atau orang orang disekitarnya soalnya kakeknya Keyra itu donatur paling besar buat sekolah SMP kita dulu dan belum lagi Keyra itu dulu seperti yang Rona bilang tadi diawal,Keyra itu murid yang bisa dibilang pinter sama terbilang berprestasi.Keyra banyak menyumbang piagam atau Piala dari lomba atau olimpiade mewakili SMP kita dulu baik bidang akademik maupun non"jelas Lexa.


"Jadi bisa dibilang sahabat kita yang satu ini itu,aset berharganya sekolah.Bukan kakeknya doang yang punya punya pengaruh besar tapi dia sendiri juga,jadi mana mungkin sekolah mau melepas Keyra begitu aja"ujar Rona menyambung penjelasan Lexa.


"Jadi gitu ya,gue paham sekarang"ucap Maya setelah mendengar penjelasan Rona dan Lexa.


"Tapi sebenernya kalau kita dikeluarin sekolah juga,gue sih gak peduli toh tinggal cari sekolah lain aja gampang kan"sambung Lexa.


"Gue setuju sama Lexa,sekolah di negara ini masih banyak gak cuma itu sekolah aja."ujar Rona.


"Kalau gak ada sekolah yang mau terima kalian karena catatan hitam sekolah kalian sebelumnya gimana?"tanya Tania.


"Gampang tinggal sekolah diluar negeri aja atau sekalian Home schooling biar gak ribet sekalian"jawab Keyra tenang,ia beranjak dari tempat duduknya langsung berdiri dan berjalan menjauh.


"Mau kemana lo cil?"tanya Rona sedikit berteriak agar didengar Keyra.


"Minjem gitar!"jawab Keyra,gadis itu terlihat mendekati salah satu kumpulan cewek tak jauh dari tempat mereka saat ini.


"Dari yang kalian ceritain keliatannya Keyra bukan dari keluarga sembarangan"ujar Maya pada Lexa dan Rona,setelah sempat hening beberapa saat.Yang lain langsung mengangguk setuju dengan perkataan Maya itu.


"Ya jelas lah orang kakeknya Keyra itu Aww...sakit.."ujar Rona sedikit menjerit kesakitan akibat dihadiahi sebuah cubitan di perut bagian sampingnya,pelakunya tak lain dan tak bukan adalah Lexa yang saat ini menatap tajam kearahnya.


"Kakeknya Keyra kenapa,kok gak dilanjutin?"tanya Raya,yang lainnya juga melihat kearah dua gadis itu menunggu lanjutan jawaban Rona yang terpotong.


"Eh gak papa kok hehehe"ujar Rona sambil menggaruk pelan tengkuknya yang tak gatal sama sekali,sedikit tidak enak pada yang lain.


"Gak usah dilanjut ya,ini masalahnya privasi Keyra jadi kita gak enak buat ceritain ke kalian tanpa persetujuan Keyra"ucap Lexa menjelaskan pada teman temannya yang lain.


"Iya gak papa kok kita ngerti,kalian berdua gak usah jawab soalnya gue sama yang lain juga paham kalau masalah privasi apalagi Keyra nya juga belum tentu ngasih izin"ujar Tania dan sepertinya yang lain setuju dengan ucapan gadis itu.


Sedangkan Rona dan Lexa diam diam menghela nafas lega karena teman temannya tidak masalah akan hal itu terutama Rona,hampir saja ia membocorkan privasi sahabat baiknya kepada yang lain apalagi tanpa seizin Keyra.Bisa bisa sahabatnya itu marah padanya karena lancang membahas soal identitas sang kakek.


Setelah itu keadaan mendadak kembali hening tidak ada satupun yang mulai membuka pembicaraan kembali,sepertinya mereka semua yang ada disitu sedang terlarut dalam pikiran masing masing atau mereka semua mendadak canggung serta takut berbicara akibat hal tadi.


"Kalian semua kenapa diam gini?"tanya Kayla datang kembali ketempat itu dan duduk ditempatnya tadi.


"Gak kenapa kenapa kok,cuma kita gak ada bahan omongan aja"jawab Abel.


"Dari mana lo dapet tu gitar?"tanya Lexa melihat Keyra yang membawa sebuah gitar bersamanya.


"Dipinjam"jawab Keyra


Jreng....jreng...jreng...suara senar gitar mulai dipetik oleh Keyra dengan sangat baik dan ia menarik nafasnya kemudian mulai bernyanyi.


...Bertegur sapa dikala senja...


...memerah meredam nyala surga...


...dengan dia yang mencuat dibatas kalbu...


...memeluk hati yang dibelai rindu...


Keyra mulai menyanyikan bait pertama lagu Senja Diambang Pilu by Danilla Riyadi.


Jreng...jreng..jreng..


...Tak berdayaku berada...


...Diambang waktu...


...Tuk memulai pilu...


...Ku tenggelam ke alam sepi...


...ku ditelan sunyi memikirkan mu...


...Ho...


...Ho...


...Ho...


...Ho...


...Turutu(ha)...


...Turutu(ha)...


...Turutu(ha)...


(Lanjut Keyra terus bernyanyi sambil memetik gitar ditangannya.)


...Mendambakan masa untuk bersua...


...Dengan dia yang melintas dimalam syahdu...


...Melepas semua curah rasa...


...Menghempas beban dan nestapa...


...Terikat dalam kedamaian...


...Kala dua insan yang sedang terlena...


(Lexa menyambung bait lagu yang dinyanyikan Keyra,sedangkan teman teman yang lain mulai terlena menikmati nyanyian yang diiringi oleh gitar itu)


...Tak berdaya ku berada...


...Diambang waktu...


...Tuk memulai pilu...


...Ku tenggelam ke alam sepi...


...Ku ditelan sunyi merindukanmu...


(Giliran Rona yang ikut menyanyikan sambungan lagu itu)


...Tak berdaya...


...Tak berdaya...


...Diambang waktu tuk memulai pilu...


...Ku tenggelam kedalam sepi...


...Ku ditelan sunyi merindukanmu...


(Keyra menyambungnya lagi)


...Mengenal firasat tersimpan pada manusia...


...Tersirat buaian keresahaan takkan melayang...


...Melayang...


...Melayang...


...Melayang...


Jreng...jreng...jreng...


(Ketiganya mengakhiri lagu secara bersama sama)


Prok...prok...prok...suara tepuk tangan setelah ketiganya selesai bernyanyi,tepuk tangan itu bukan hanya berasal dari lima teman mereka yang lain tapi juga dari murid murid lain yang ada disekitar mereka yang tidak sengaja ikut mendengar nyanyian ketiganya.


"Kalian bertiga keren banget nyanyinya"puji Tania pada Keyra,Lexa serta Rona.


"Gue setuju sama Nia,apalagi lo Key keren banget lo main gitar"ujar Maya memuji Keyra dalam bermain gitar.


"Makasih/Tanks"ujar Rona,Lexa,dan Keyra hampir bersamaan.


"Tapi Key,lagu yang lo bawain keliatannya vibe nya sedih sedih gimana gitu"komen Rani.


"Tau tu gue yang dengernya aja malah kebawa suasana dan kayak ngena banget nih di hati,kenapa pilih lagu itu coba?"ujar Raya yang setuju dengan Rani.


"Gak ada alasan yang spesifik sih,cuman lagi ingat itu lagu aja lagi pula cocok dibawain senja senja kayak gini"jawab Keyra.


Keyra berdiri sambil menenteng gitar ditangannya kemudian berjalan berniat mengembalikan gitar yang dia pinjam ke pemiliknya.


"Tanks ya udah dipinjamin"ucap Keyra pada murid yang punya gitar.


"Sama sama Key,kayak sama siapa aja nih bu ketuanya IAS"ujar cewek itu pada Keyra.


"yau dah gue balik ketempat gue dulu,bai👋 guys"pamit Keyra dari sana dan kembali ketempat teman temannya.


"Key gitarnya kenapa dibalikin sih,baru gue mau pinjam?"tanya Lexa protes.


"Lain kali aja,mendingan sekarang kita turun trus ke kantin.Sebentar lagi waktunya makan malam"jawab Keyra.


"Apa yang dibilang Key bener,sekarang kita mulai beranjak ke kantin.Ayo!"ajak Tania.


Setelah itu kedelapan gadis itu pergi dari atap asrama menuju ke kantin yang ada di bagian daerah sekolah untuk bersiap makan malam.