
Kantin__
"Aura dilingkungan sekolah ini terasa sedikit aneh menurut gue setelah pengumuman UTS kemarin,entah itu perasaan gue aja atau lo pada juga ngerasain"ujar Lexa
"Bukan lo doang kok,gue juga ngerasain.Waktu di ISS(International Sport School),gue gak pernah tuh ngerasain aura kayak gini.Mirip mirip palingan pas ada turnamen sekolah doang"saut Abel.
"Kalian maklumin aja,ini aura aura anak sekolah akademik.Pancaran aura kompetitif dan persaingan kita anak anak ISAS itu emang melejit banget kalau udah denger kata ujian atau tes"ujar Rani.
"Bisa diliat sih,noh temen sealmamater kalian semuanya rata rata pada bawa buku bahkan dikantinpun gitu"ujar Raya menunjuk kesekitar meja mereka
"Jangankan dimeja lain,dimeja kita sekarangpun ada.Noh liat Trio peringkat tertinggi ISAS,kayaknya pas tidurpun mereka meluk buku"ujar Bayu sambil menunjuk Tania,Karen,dan Kevin satu persatu.
Karen,Tania,Kevin langsung melirik kearah Bayu yang membicarakan dan menunjuk mereka mereka.
"Apalah daya kita anak anak ISA dan ISS.Jangankan belajar setiap saat kek mereka,nyentuh buku aja udah berasa didongengin pengantar tidur"
Maya
"Bawaannya molor mulu ya?"Rona
"Ho oh"Maya menganggukkan kepala.
"Kalau yang paling sibuk belajar itu trio peringkatnya ISAS.Nah yang menjalani kehidupan sekolahnya paling santui kayaknya Key deh"ujar Teo merangkul Keyra,namun cewek itu langsung menepis tangannya.
"Kenapa lo bawa bawa nama gue, perasaan dari tadi gue diem doang"
Protes Keyra.
"Lah lo denger,gue kira kagak soalnya lo pakai Airpods didua telinga lo"ujar Teo yang sejak tadi melihat Airponds terpasang ditelinga gadis itu.
"Pendengaran gue tajam kali.Dari tadi gue denger omongan lo semua apa"ujar Keyra.
"Tapi gue setuju sih sama pendapatnya Dion,emang lo yang keliatan paling santui dikelas kita Key.Buktinya lo gak pernah absen molor dikelas pas jam pelajaran dan hampir tiap hari,11 12 sama bapak ketua kita noh si Gery"Lexa
"Dih nama gue dibawa bawa juga dong.
Emang derita orang cakep tuh gini,
dibawa bawa mulu setiap ada pembicaraan"Gery berujar pede menghasilkan tatapan julid dari sekitarnya,terutama Keyra yang terlihat sudah bersiap melempar cowok itu dengan sesuatu.
"Dih anak pungutnya papa Hendri dan bunda Tami pede banget sama muka pasarannya"ujar Keyra julid.Cucu kesayangannya tuan Pratama ini emang gak bisa kalau gak julid ke tuan muda Gelio.
"Enak aja lo bilang gue anak pungut, lo tuh yang anak pungut papa mama gue!"seru Gery yang tak terima disebut anak pungut.
"Ah masa?tapi kok gue yang dijadiin anak kesayangan bukan lo"ujar Keyra kepada Gery sambil menampilkan wajah meledek.
"Cih"Gery berdecih kesal,ia memalingkan wajahnya.Mau menjawab tapi yang dibilang Keyra kenyataannya.Huaa gimana dong?ðŸ˜.
"Ger,kok diem Ger?gak mau dibales?" tanya Putra pada Gery berniat jadi kompor.
"Kenyataan kok yang dia bilang tuh"ujar Gery menampilkan wajah sedih.
"Iya May.Btw Ger,coba deh cek KK ortu lo,takut takut bukan nama lo lagi yang tercatat disana"ujar Abel kepada Gery.
"Wah kalau terjadi,bisa gagal jadi pewaris tunggal kaya raya dong lo Ger"ujar Bayu pula.
"Enak aja,bakal gue tuntut tuh si Key kalau sampai begitu"ujar Gery tak terima.Prinsipnya gak masalah cuma dianggap anak pungut yang penting warisan tetep jadi punya dia,tuan muda Gery Galeo.Gak ada istilah bagi bagi!
"Emang lo punya duit buat bayar pengacara yang mahal?"tanya Keyra, lagi lagi berhasil membuat Gery terdiam.
"Gery kayaknya kena skakmat lagi deh"ujar Raya.
"Yaudah kalau gitu gue minta bantuan sama kakek Pratama aja kalau gitu"ujar Gery,cowok ini ternyata masih tak mau menyerah.
"Kak Kevin Seberapa besar persentase keberhasilan si Gery Gery ini?"tanya Keyra kepada Kevin
"Nol persen"jawab Kevin singkat.
"Lo kok gitu sih Vin,persentasenya gak serendah itu kali"ujar Gery yang tak terima dengan jawaban Kevin.
"Satu pertanyaan,Siapa pemegang tahta tertinggi dikeluarga Pratama dan Galeo?"Kevin.
"Lo masih nanya!ya itu Keyra sih"
jawab Gery,suaranya menelan diakhir.
"Udahlah bro,terima nasib aja"ujar Arga menepuk pundak Gery menyalurkan rasa simpatinya.
"Yaudah deh gue ngalah,warisan bapak Galeo kita bagi 70:30 aja Key"ujar Gery kepada Keyra.
"70 digue ya"pinta Keyra.
"Ya enggak lah,buat lo yang 30-nya dan buat gue yang 70.Kecuali kalau lo mau jadi nyonya muda Gery Galeo,
gue kasih tuh 50:50.Mau gak?"ujar Gery sambil menaik turunkan alisnya menatap Keyra.
"Mimpi Lo! Mending gue ngurusin PRATAMA GROUB aja kalau gitu"tolak Keyra mentah mentah.
"Dih,palingan juga Kevin yang ngurusin bukan lo"ujar Gery.
"Biarin,yang penting PRATAMA GROUB bakal jadi milik gue"balas Keyra,ia memeletkan lidahnya kearah Gery. Meledek Gery.
"GALEO GRUB juga bakal milik gue wlee"Gery ikut memeletkan lidahnya balas meledek Keyra.
Sedangkan teman teman mereka akhirnya hanya bisa menghadeh dengan perdebatan kedua pewaris keluarga itu.
"Perdebatan orang kaya ya gini contohnya"ujar Dion.
"Apalah daya kita yang cuma jadi pewaris kedua"ujar Rona.
"Gak seberapa kita mah"saut Maya dan Abel.