TREE ANGLES

TREE ANGLES
Chapter 73



Karen sejak tadi bergerak gelisah,sesekali cowok itu melirik kearah Kevin dengan sudut matanya.


Kevin terlihat tenang sambil membaca buku ditangan diatas kasur,sangat berbanding terbalik sekali dengan Karen malam ini.


Sebenarnya Karen ingin mengajak Kevin untuk membicarakan sesuatu hal yang cukup penting namun pemuda itu masih ragu,terlebih yang akan diajaknya bicara saja adalah seorang Kevin.Meski Karen dan Kevin berasal dari almamater sekolah yang sama dan bahkan satu kelas selama hampir tiga tahun diSMA namun Karen selalu sungkan jika berbicara hanya berdua dengan Kevin saja,bukan apa apa tapi Kevin itu punya kaitan yang sangat dengan Keyra.Dan apapun yang berkaitan dengan gadis itu sejak beberapa tahun belakangan ini,Karen akan selalu berhati hati supaya tidak meninggalkan kesan buruk sedikitpun.Selain itu faktanya adalah yang ingin Karen bicarakan itu berhubungan dengan Keyra,tentu Karen harus berkali kali lipat hati hati sekaligus khawatir nasib kedepannya.


Kevin yang sejak tadi fokus bacaannya mulai terganggu mendengar suara gesekan kaki kursi dan lantai kamar asrama dan ia bisa langsung bisa menebak siapa yang membuat suara itu karena sekarang diantara empat penghuni kamar asrama ini,


hanya ada dirinya dan Karen yang ada disana saat ini.Kevin mengalihkan tatapan wajah datarnya kearah Karen,


membuat Karen tersenyum canggung karena sadar kalau Kevin terganggu dengan tingkah grasak grusuknya.


"Sory Vin"ucap Karen dan Kevin hanya diam tak menyaut sedikitpun karena merasa kalau orang dihadapannya itu seperti ingin mengatakan hal lain.


"Vin"panggil Karen lagi.


"A anu jadi gini,gue bisa minta bantuan lo gak?"tanya Karen terdengar ragu ragu,Kevin yang me dengar pertanyaan Karen itu langsung menaikkan sebelah alisnya seolah olah bertanya apa?


Tebakan Kevin diawal benar bukan?kalau Karen ingin membicarakan sesuatu dengannya,Kevin perlahan meraih ponselnya dan menekan sesuatu disana.


"Gue mau minta tolong sama lo buat bujuk Rara supaya mau ngobrol berdua sama gue"Karen.


"Tidak"Kevin langsung menolak permintaan Karen itu tanpa menghiraukan muka penuh harap yang ditampilkan oleh Karen.


"Sekali aja Vin"bujuk Karen,namun Kevin segera membalas dengan gelengan singkat.


"Plis lah Vin,gue pengen ngobrol sekali aja sama Rara"Karen masih berusaha,namun respon Kevin masih sama yaitu sebuah gelengan.


Karen kali ini tak peduli dengan image penub wibawa yang biasa dia tunjukkan,tujuannya malam ini untuk membujuk Kevin supaya mau membantunya untuk membujuk Keyra supaya mau berbicara empat mata dengannya.


"Tidak bisa tuan muda Karen"ujar Kevin dengan gaya bicara formalnya,


jangan lupakan raut wajah tak berekpresi serta nada dingin disetiap bicaranya.


"Gue janji cuma sekali ini Vin,setelah itu gak lagi deh"Karen sangat tidak menyerah,begitu juga dengan Kevin yang tidak menyerah menolak permintaan dari Karen itu.


"Lo mau gue nekat ngajak ngobrol Rara didepan umum?atau lo mau gue ngusik hari hari Rara mulai besok sampai kedepannya?"oke sepertinya Karen harus menggunakan ancaman sekarang dan sepertinya ini cukup efektif dilihat dari respon Kevin.


"Anda ingin habis tuan muda Karendra Sanjaya"ujar Kevin penuh penekanan.


"Gue sih terserah keputusan lo aja,lo bantuin gue atau enggak?


kalau enggak ya.."Karen sengaja menjeda perkataannya,menunggu jawaban dari Kevin.


"Baiklah,tapi saya tak janji nona muda mau"putus Kevin akhirnya.


"Nah gitu dong,diancam dulu baru mau lo bantuin gue.Tanks Bro"ujar Karen senang, meski belum pasti tapi setidaknya Kevin setuju membantunya bukan.


Setelah selesai bicara dengan Kevin,Karen kembali melanjutkan kegiatan belajarnya dengan tenang.Ia tak perlu grasak grusuk seperti tadi lagi,karena penyebabnya sudah lepas.


Disisi lain Kevin diam diam menekan kembali sesuatu dihpnya,pemuda bertampang dingin itu kemudian menggerakkan jari jarinya perlahan mengetikkan sebuah pesan kepada seseorang.