TREE ANGLES

TREE ANGLES
Chapter 48



"Nona mau makan sendiri atau mau saya suapi?"tanya Kevin.


"Suapin hehehe"jawab Keyra sambil nyengir.


Kevin mengangguk dan tangannya mulai meraih salah satu piring yang sudah berisikan menu makan malam mereka,ia menyendok- kan makanan itu dan mulai menyuapkannya ke arah mulut nona mudanya itu.


Nyam nyam nyam...Keyra menerima makanan yang disuapi oleh Kevin dengan senang hati, pipinya terlihat sedikit menggembung karena mengunyah makanan didalam mulutnya. Kevin tersenyum tipis melihatnya,kalau diperhatikan tingkah nona mudanya ini memang sangat sering mirip anak kecil kalau sedang bersamanya.


Suap demi suapan makanan itu masuk kemulut Keyra,porsi makanannya yang ada didalam piringnya itupun sudah hampir habis.


Saat tiba disendokan terakhir,Keyra membelokkan arah sendok yang dipegang Kevin kearah mulut pemuda itu.


"Aak..."ujar Keyra mengisyaratkan Kevin untuk buka mulut,Kevinpun langsung menurutinya.


Hap...suapan terakhir itu berakhir dimulut Kevin,cowok itu mengunyah makanan itu dengan santai.


"Sekarang kakak yang makan"ujar Keyra kepada Kevin,gadis itu mengambil gelasnya dan meminum isinya sampai habis kemudian meletakkan kembali keatas meja didepannya.


Setelah nona mudanya selesai makan,kini giliran Kevin yang memakan makan malamnya.Keyra bangkit dari tempat duduknya berjalan kembali menuju meja kerjanya tadi,ia akan mengemasi barang barangnya untuk pulang nanti.Setelah selesai ia menenteng tas ransel kecilnya dan berjalan kembali menuju ke sofa lalu duduk disebelah Kevin kembali,Kevin sendiri hanya memerhatikan pergerakan nona mudanya itu sambil makan.


Kalian pasti penasaran kenapa Keyra dan Kevin bisa berada dikantor perusahaan kakeknya Keyra padahal siangnya mereka masih ada disekolah? Waktu Keyra keluar dari kelas dalam keadaan sedikit kesal karena gitarnya yang dirusak oleh Arga dan Putra,ia mendapat telepon dari kakeknya yang meminta Keyra dan Kevin untuk datang keperusahaan.Gadis itu harus mewakili kakeknya untuk menandatangani beberapa berkas penting yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain dan juga untuk memeriksa berkas lainnya,sedangkan Kevin sendiri tentunya berguna untuk mengawasi sekaligus membantu nona mudanya itu.


Lima belas menit berlalu,akhirnya Kevin sudah selesai makan dan saat ini ia dan Keyra sedang berada didalam lift untuk turun kebawah.Mereka akan pulang dari kantor dan kembali ke asrama mereka malam ini juga, sebenarnya mereka bisa saja menginap disalah satu apartement milik Keyra didekat sini namun sayangnya nona mudanya itu tidak mau.Selama diperjalanan,Keyra sudah merasakan kantuk berat hal ini terbukti dari matanya yang sudah sering kali tanpa sadar terpejam.Namun ia dengan cepat akan tersadar kembali,hal itu terjadi berulang kali.


"Nona tidur saja kalau mengantuk,mundurkan posisi sandarannya"ujar Kevin yang sejak tadi memperhatikan nona mudanya yang tengah berusaha menahan kantuk yang berat.


Keyra yang memang dasarnya sudah tidak tahan dengan rasa kantuk yang menyerang nya pun langsung mengangguk pelan mengiyakan perkataan Kevin,ia memundurkan sandarannya dan perlahan ia bersandar disana.Tak butuh waktu lama bagi gadis itu untuk benar benar terlelap,Kevin menghentikan laju mobilnya sebentar dan ia segera mengambil selimut yang sengaja ia simpan didalam mobil lalu menggunakannya untuk menyelimuti badan nona mudanya itu,


Kevin segera melajukan mobinya kembali setelah selesai menyelimuti Keyra,ia berharap mereka tak sampai larut malam keasrama.


Tiga puluh menit kemudian,sebuah mobil terparkir tepat didepan lobi asrama putri AIHS.Seorang pemuda terlihat keluar dari kursi pengemudi,ia berjalan menghampiri pos pengawas asrama.


"Kamu kenapa bisa sampai disini?ini asrama putri dan kamu gak bisa masuk pas malam gini"ujar penjaga yang berjaga disana.


Karena tak suka banyak bicara,Kevin langsung menarik penjaga itu menuju kearah mobinya,tentu hal itu mendapat protes dari penjaga.


"Kamu mau bawa saya kemana Heh?!"ujar penjaga itu.


Sesampai didepan pintu mobilnya tanpa tunggu lama,Kevin membuka pintu mobil itu dengan perlahan.Dan saat pintu mobil terbuka dapat terlihat Keyra yang tertidur dikursi penumpang samping kursi pengemudi,penjaga itu langsung terlihat terkejut melihat siapa sosok gadis muda itu.


"Itu bukannya nona muda,cucunya tuan Pratama salah satu pemilik dari tiga yayasan sekolah ini?"tanya penjaga itu dengan suara sedikit pelan,Kevin mengangguk pelan. Pemuda itu berdiri tepat didepan pintu mobil supaya penjaga itu tak bisa sembarangan melihat nona mudanya yang tengah tertidur itu.


"Gak perlu,sana kamu antar nona muda kekamarnya dengan baik.Saya gak akan ikutin kamu tapi saya akan pantau melalui CCTV yang terpasang didalam asrama"ujar penjaga itu memberi izin,lagi pula ia ingat sekarang kalau siswa didepannya ini adalah orang kepercayaan tuan Pratama untuk menjaga sang cucu.


Setelah mendapat persetujuan dari penjaga asrama siswi,Kevin langsung dengan segera berbalik menghadap pintu mobil.Pertama tama ia menyandang tas ransel nona mudanya,setelah itu baru ia mengakat tubuh nona mudanya yang masih berbalut selimut itu dengan kedua tangannya.Penjaga tadi membantu menutupkan pintu mobil yang terbuka tadi


"Saya titip mobil saya,pak"ujar Kevin datar.


"Ya,bapak jagain kok"saut penjaga itu.


Kevin berjalan dengan perlahan dan hati hati sambil menggendong Keyra,supaya nona mudanya itu tidak terusik dan terbangun.


Disisi lain dikamar asramanya Keyra-Tania, terlihat Tania yang masih setia membaca buku miliknya sambil duduk dibangku yang menghadap meja belajar miliknya.


Dibantu penerangan dari lampu belajar miliknya,gadis itu terlihat tidak mengantuk sedikitpun.Sesekali Tania melirik kearah pintu kamar dan juga tempat tidur bagian bawah, jam didinding sudah menunjukkan pukul 10:13 malam.Namun rekan sekamarnya yaitu Keyra masih belum terlihat batang hidungnya, teman sekamarnya itu terakhir kali terlihat saat pulang sekolah tadi.


Tok...tok...tok...


Tania menoleh dan melihat kearah pintu kamar saat mendengar ada yang mengetuk pintu,gadis itu segera beranjak dari tempatnya mendekat kearah pintu.


Sebelum membuka pintu,Tania sempat mengintip kelubang kecil dipintu guna memastikan siapa yang datang.


Gadis itu terlihat sedikit heran saat melihat Kevin dibalik pintu dan seperti tengah menggendong seseorang,Tania dengan segera membuka pintu kamar asramanya itu.


"Eh,Key kenapa Vin?"tanya gadis itu setelah melihat Keyra yang tengah digendong oleh Kevin,apalagi mata Keyra terlihat tertutup.


"Key tertidur dimobil"ujar Kevin datar.


"Ooh,kalau gitu ayo taruh dia dikasur. Tempatnya ada ditingkat bawah"ujar Tania, ia memberi jalan untuk Kevin masuk.


Kevin segera membawa Keyra menuju ketempat tidur gadis itu dan meletakkannya secara perlahan diatas kasur,setelah selesai ia memperbaiki posisi selimut nona mudanya itu.


"Selamat malam dan mimpi indah,nona muda"ucap Kevin pelan sebelum akhirnya ia berbalik berjalan menuju pintu.


"Terima kasih,permisi"pamit Kevin segera keluar dari kamar itu,Tania menutup pintu kamarnya kembali setelah Kevin.


*Sepertinya Kevin dan Keyra sangat dekat sekali*batin gadis itu melihat kearah Keyra yang tengah tertidur lelap.


Tania bukan tidak mendengar apa yang Kevin katakan,meski berbicara pelan tapi pendengaran Tania masih bisa menangkap ucapan yang dilontarkan Kevin kepada Keyra yang sudah tertidur.