TREE ANGLES

TREE ANGLES
Chapter 15



"Yoi,apa gue bilang pasti berhasilkan.Apa yang gak bisa seorang nona muda Pratama lakukan"ujar Keyra dengan sangat bangga.


"Sejauh ini sih gak ada"ujar Lexa,setelah itu ketiga cewek itu saling menatap sekilas lalu tertawa barengan.


Hahaha...


Sedangkan Kevin hanya memasang wajah bingung tak mengerti apa yang sedang ketiganya bicarakan dan ia memilih untuk diam saja.


"Yau dah,kita sekarang ke kelas aja yuk"ajak Keyra pada Kevin dan dua sahabatnya.


"Oke"ujar Rona dan Lexa.


"Yuk kak"ujar Keyra menggandeng tangan Kevin,sedangkan Kevin hanya menurut saja.


Ketiganya menuju kearah kelas.


Sesampai dikelas keempatnya lalu memasuki ruang kelas yang sudah cukup banyak murid yang sudah datang duluan.


"Wah udah rame aja nih kelas"ujar Lexa melihat sekeliling kelas


"Eh tapi seriusan kelas kita gabung sama anak sekolah lain?"tanya Rona masih kurang yakin.


"Iya,buktinya lihat sekarang"jawab Keyra menunjuk menggunakan dagunya.


"Emang kenapa sih Ron?"tanya Lexa pada Rona.


"Gak ada apa apa sih,cuman gue rada bingung aja sekarang"ujar Rona sambil menggaruk pelan kepalanya yang tidak gatal sama sekali.


"Tapi lo ada benernya juga sih,gue juga sama masih bingung"ucap Lexa sedikit setuju dengan Rona.


"gak usah dipusingin cukup pihak sekolah aja udah,mending kita nyari kursi dari pada nanti dapet sisa"ujar Keyra pada kedua sahabatnya itu.


"Bener juga ya"ucap Lexa,ia langsung melihat kearah deretan tempat duduk murid mencari tempat yang bagus begitu juga dengan Lexa dan Keyra.


Ingat ya guys,ini penting buat pilih tempat duduk yang nyaman setiap pemilihan tempat duduk.Soalnya tempat yang tepat akan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kenyamanan mu selama dikelas,jadi gak boleh asal pilih tempat duduk gitu aja.


"Keyra,aku sudah memilih tempat untukmu tadi pagi"ujar Kevin akhirnya membuka suara.


"Oh ya?,dimana"tanya Keyra.


"Bangku paling belakang pojok dekat jendela,itu disana satu bangku denganku"jawab Kevin menunjuk kursi yang dimaksud.


Keyra melihat kearah yang ditunjuk Kevin,setelah menemukan posisi kursi yang dimaksud Kevin mata Keyra langsung berbinar dan langsung tersenyum mencurigakan.


*Wah,posisi terbaik buat tidur dikelas nanti dan jendela jalan alternatif buat bolos atau telat hihihi...*pikir Keyra langsung,emang ya pikirannya langsung kearah yang sangat positif sekali.Apalagi setelah melihat pohon mangga yang cukup tinggi dengan dahan yang sedikit terulur kearah jendela,cocok sekali dijadikan jalan akses alternatif kelas bukan๐Ÿ˜๐Ÿ˜‰.


"Nona eh maksudnya Keyra kenapa diam,kamu tidak suka perlu ku carikan kursi lain?"tanya Kevin.


"Jangan jangan jangan! udah disitu aja,pilihan kakak emang yang terbaik"ujar Keyra segera.


"Lagian kakak kapan milih itu kursi?"tanya Keyra penasaran.


"Tadi pagi pagi sekali sebelum ke perpustakaan"jawab Kevin.


"O...oh pantes"komen Keyra,ia pikir sangat masuk akal karena siapa sih murid yang gak mau nempatin itu kursi pasti gak ada.Kecuali itu orang murid yang super rajin dan rada ajaib.


"Key,gue sama Rona udah nemu tempat duduk nih"ujar Lexa menghampiri Keyra dan Kevin kembali.


"Itu bangku paling belakang deret ketiga dan iya kita satu meja gak papakan,lagian lo juga pasti sama Kevin yakin gue"ujar Rona menjawab pertanyaan Keyra pada Lexa.


"Gak papa sih,lagian gue emang bakal satu meja sama kak Kevin dan kita juga udah nemu tempat duduk"ucap Keyra.


"Nah bagus kalau gitu,ngomong-ngomong tempat duduk kalian berdua mana?"tanya Lexa pada Keyra dan Kevin.


"Itu disana"jawab Keyra sambil menunjuk kearah posisi tempat duduk yang ia dan Kevin akan tempati.


Reaksi yang diberikan Lexa dan Rona hampir sama dengan Keyra tadi bahkan isi pikiran mereka juga hampir sama melihat posisi tempat duduk yang sangat strategis itu.


"Wah bagus tu tempat,tukaran mau gak?"tawar Lexa langsung.


"Key lo kok bisa dapet tempat sestrategis itu sih,buat gue aja ya"ujar Rona yang menginginkan tempat itu juga.


"Enak aja gak ada ya itu tempat gue,lagian kak Kevin yang pilih tu tempat tadi pagi"ucap Keyra menolak bertukar dengan kedua sahabatnya itu.


"Ya....ah"ujar Rona dan Lexa dengan kecewa.


"Kalian tenang aja,gue bakal kasih kalian akses kok"ujar Keyra pada dua sahabatnya itu.


"Bener ya"ucap Lexa menjulurkan jari kelingkingnya pada Keyra.


"Yoi"saut Keyra menyatukan kelingkingnya dengan kelingking Lexa tanda ia berjanji.


"Keyra apa yang kalian bicarakan aku tidak paham?"tanya Kevin benar benat tidak konek dengan topik pembahasan tiga gadis didekatnya itu.


"Bukan apa apa kok kak gak penting,mending sekarang kita ketempat duduk kita aja"ujar Keyra tersenyum dan menarik tangan Kevin menuju ke kursi mereka,begitu juga Lexa dan Rona yang memilih duduk.


Tak lama berselang satu persatu murid lain yang akan menempati kelas itu mulai berdatangan,entah sengaja atau hanya kebetulan.Semua anggota inti pengurus sekolah yang mengikuti program ini digabung menjadi satu kelas yang sama.


Karen,Tania,Bayu beserta yang lainnya sudah memasuki kelas serta sudah duduk di kursi masing masing,sekarang hanya tinggal anak anak dari sekolah olah raga yang masih belum terlihat satupun.


Suasana dikelas cukup kondusif beberapa diantara mereka ada yang sedang membaca buku,ada yang bergosip,dan ada juga yang asyik mendengar musik yang diputar oleh salah satu murid dikelas.


Brak....suara pintu ditendang dari luar


"NONA PRATAMA!MANA LO?!"Panggil sang pelaku memasuki kelas dan mencari orang yang sedang ia cari di sekeliling kelas.


Semua orang dikelas itu kaget akan hal itu dan secara refleks melihat orang yang dimaksud pelaku.


Sedangkan Kevin memilih untuk diam dan tak terlibat terlebih dahulu saja,menurut pemikirannya keliatannya nona mudanya itu sedang membuat masalah lagi sepertinya.


Glup Keyra menelan ludahnya berat saat mengingat sesuatu*mampus gue lupa lagi*pikirnya,ia melihat ke sekelilingnya semuanya memandang kearahnya.


Orang yang tadi menendang pintu kelas,berjalan menuju kearahnya.


Tanpa pikir panjang Keyra berdiri dari kursinya hendak kabur tapi tidak sempat karena orang itu sudah menahan kerah bajunya dari belakang.


"Mau kemana lo?"tanya orang itu sambil menahan Keyra agar tidak kabur,dengan perlahan Keyra membalikkan badannya menghadap orang yang mengejarnya.


"Eh tuan Arga apa kabar?kenapa nyariin saya"tanya Keyra tersenyum pura pura tidak tahu apa apa,yap orang yang mencarinya itu adalah Arga.


"Gak usah sok gak tau tujuan gue buat cari lo ya"